Timnas Belgia semakin unggul dalam Liga Eropa atau Euro | X01095
21 Jun 2021, 08:28 WIB

Superioritas Belgia dan Penebusan Oranje

Belgia sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu, bahkan saat laga belum genap berjalan tiga menit.

OLEH REJA IRFA WIDODO 

Belgia menjadi tim kedua yang berhasil melangkah ke babak 16 besar Euro 2020. Tim berjuluk De Rode Duivels (Iblis Merah) ini mengikuti langkah Italia yang telah lebih dulu memastikan tiket ke fase gugur. 

Kepastian itu didapatkan Belgia setelah menuntaskan perlawanan Denmark 2-1 pada laga kedua mereka di Grup B, Kamis (17/6) malam. Dengan koleksi enam poin dari dua laga, Belgia nyaman di posisi teratas klasemen sementara. Hasil imbang kontra Finlandia pada awal pekan depan sudah cukup untuk mengantarkan Belgia mengakhiri penyisihan sebagai juara grup.

Selain mengamankan satu tiket di babak 16 besar, kemenangan atas Denmark juga menegaskan kembali superioritas peringkat teratas FIFA tersebut. Dalam laga yang digelar di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, Belgia sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu, bahkan saat laga belum genap berjalan tiga menit. Kesalahan operan antara lini belakang dan lini tengah Belgia berhasil dimanfaatkan Yussuf Poulsen untuk menjebol gawang Belgia.

Terkait

Keputusan pelatih Belgia Roberto Martinez memasukan Kevin de Bruyne menggantikan Driers Mertens pada babak kedua berbuah maksimal. Gelandang serang yang absen pada laga perdana lantaran dalam pemulihan cedera di bagian wajah ini menjadi motor sekaligus inspirator permainan De Rode Duivels. Pada menit ke-54, sodoran umpan De Bruyne berhasil diubah menjadi gol oleh Thorgan Hazard.

Masuknya Axel Witsel dan Eden Hazard pada menit ke-59 kian meningkatkan dominasi Belgia atas Denmark. Ujungnya, De Bruyne mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70 seusai menyelesaikan sodoran umpan Hazard dengan sepakan keras dari tepi kotak penalti.

Sepanjang laga, De Bruyne mengemas satu gol, satu assist, dan dua operan kunci serta mencatatkan akurasi operan hingga mencapai 74,1 persen. Mantan gelandang Chelsea itu akhirnya diganjar gelar pemain terbaik di laga ini. Pujian terhadap De Bruyne meluncur dari Martinez.

"Cara dia mengubah jalannya laga pada babak kedua benar-benar impresif. Terlebih, dia sempat absen cukup lama karena mengalami cedera," tutur Martinez seperti dilansir Calcionews.

Mantan pelatih Everton itu mengakui, anak-anak asuhnya sempat terkejut dengan gol cepat yang ditorehkan Denmark. Beruntung, timnas Belgia masih memiliki para pemain yang bisa memberikan perbedaan. “Kemenangan seperti ini jelas meningkatkan kepercayaan diri kami di turnamen ini,'' tutur Martinez.

Penebusan Tim Oranje

Catatan tidak kalah impresif juga ditorehkan negara tetangga Belgia, Belanda. Tim Oranje mengikuti langkah Belgia dan Italia ke babak 16 besar seusai membungkam Austria, 2-0, pada laga Grup C di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (18/6) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Belanda dicetak Memphis Depay dan Denzel Dumfries. Torehan enam poin dari dua pertandingan memastikan Belanda memuncaki Grup C walaupun masih menyisakan satu laga kontra Makedonia Utara. Tim besutan Frank de Boer itu tinggal menunggu hasil perhitungan peringkat ketiga terbaik dari grup D, E, dan F sebagai lawan di babak 16 besar.

"Ini menjadi skenario yang sempurna, menjuarai grup dengan masih menyisakan satu laga lagi,'' tutur gelandang timnas Belanda Frenkie de Jong, seperti dilansir laman resmi UEFA, Jumat (18/6).

Tim Oranje memang terus mendapatkan tekanan dan sorotan saat melangkah ke putaran final Euro 2020. Maklum, kegagalan tampil di putaran final dua turnamen bergengsi terakhir, Piala Dunia 2018 dan Euro 2016, membuat ekpektasi terhadap timnas Belanda begitu besar untuk bisa tampil apik di Euro 2020.

Fan Oranje sempat galau karena sederet penampilan tak maksimal selama Belanda dipegang De Boer. Belanda juga harus bersusah payah mengalahkan Ukraina, 3-2, pada laga perdana mereka akhir pekan lalu. Kegagalan menjaga konsentrasi selama 90 menit, terutama setelah unggul dua gol, membuat gawang tim Oranje kebobolan dua gol hanya dalam rentang waktu lima menit kala menghadapi Ukraina.

Kendati begitu, di laga kontra Austria, tim Oranje menebus semua kesalahan itu. Kembalinya Matthjis de Ligt di jantung pertahanan ditambah konsistensi Giorgio Wijnaldum dalam menjaga keseimbangan permainan membuat Belanda mampu menunjukkan tajinya sebagai salah satu favorit juara Euro 2020. 


×