Petugas medis menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga rumah susun Jatinegara Barat, di Jakarta, Jumat (18/6/2021). Kasus penularan Covid-19 di Jakarta Utara naik signifikan dalam empat hari terakhir. | Prayogi/Republika.
19 Jun 2021, 03:45 WIB

28 RW di DKI Masih Zona Merah

Kasus penularan Covid-19 di Jakarta Utara naik signifikan dalam empat hari terakhir.

JAKARTA -- Sebanyak 28 Rukun Warga di DKI Jakarta sampai saat ini berstatus zona merah dengan kondisi bernama wilayah pengendalian ketat (WPK). Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, pada Jumat (18/6), sebaran zona merah di Jakarta yang ditetapkan untuk periode 14-20 Juni ada di 82 rukun warga (RW) dan 3.486 RT di seluruh wilayah Kabupaten/Kota DKI Jakarta.

Adapun rincian wilayah yang saat ini masih ditetapkan sebagai wilayah zona merah di DKI Jakarta, antara lain, RW 001 di Kelurahan Bungur, RW 004 di Kelurahan Cempaka Putih Timur, RW 002 Kelurahan Cipete Selatan, RW 002 Kelurahan Cipinang Melayu, RW 004 Kelurahan Duri Pulo, RW 001, 002, 003, 004, 006, 008 Kelurahan Joglo dan RW 002, 003, 004, 005, 008 Kelurahan Kalibata.

Juga di RW 002, 004, 005 dan 007 Kelurahan Karet, RW 001, 002, 004, 005, 006, 007 Kelurahan Karet Kuningan, RW 007 Kelurahan Kartini, RW 002 Kelurahan Kayu Manis, RW 003 Kelurahan Kebon Manggis, RW 008 Kelurahan Kebon Sirih dan RW 017 Kelurahan Kelapa Gading Barat.

Selain itu, data Satuan Tugas Penanganan atau Satgas Covid-19 menunjukkan jumlah kasus Covid-19 baru melonjak sampai 302 persen dalam 10 hari terakhir. Pemprov DKI Jakarta mencatat terdapat total 4.144 kasus positif baru pada 17 Juni 2021.

Terkait

photo
Sejumlah warga rumah susun (rusun) Jatinegara Barat menunggu giliran untuk disuntik vaksin Covid-19, Jakarta, Jumat (18/6/2021). - (Prayogi/Republika.)

Jumlah itu adalah jumlah kasus positif terbaru terbanyak setelah 7 Februari 2021 dengan jumlah 4.213 kasus. Di samping itu, varian virus korona baru juga sudah masuk ke wilayah Ibu Kota.

Di Jakarta Utara, kasus penularan Covid-19 di Jakarta Utara naik signifikan dalam tiga sampai empat hari terakhir. “Kenaikan Covid-19 di Jakarta Utara dalam tiga-empat hari ini naik signifikan," kata Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Sudin Kominfotik Jakarta Utara (kominfotik_ju)

Pembaruan data kasus Covid-19 yang dirilis Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara per Jumat mencatatkan ada kenaikan kasus positif sebanyak 233 orang, sehingga jumlah warga setempat yang positif Covid-19 saat ini menjadi 50.096 orang. Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Jakarta Utara pada Kamis (17/6) sebanyak 49.863 orang.

Berdasarkan data itu, kenaikan kasus paling signifikan terjadi pada Rabu (16/6), yakni kasus positif Covid-19 di wilayah Jakarta Utara menjangkiti hingga 402 orang. Kenaikan signifikan juga terjadi pada Senin (14/6). Namun, angka kenaikan kasus Covid-19 pada hari tersebut sebanyak 344 orang.

"RSDC Wisma Atlet infonya sudah kembali menerima pasien, tapi kami harapkan tidak ada yang warga Jakarta Utara yang kami kirim ke sana. Untuk itu ikhtiar pencegahan terus kami gencarkan,” kata Ali.

photo
Pekerja mengecek tabung oksigen medis di agen isi ulang oksigen, Jalan Lebak Bulus 3, Jakarta, Jumat (18/6/2021). Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta permintaan oksigen untuk kebutuhan medis rumahan mengalami peningkatan mencapai 50 persen. Dalam sehari warga yang mengisi ulang oksigen mencapai puluhan tabung. - (ANTARA FOTO/ Reno Esnir)

Diapresiasi

Pemprov DKI Jakarta berupaya melakukan vaksinasi harian kepada 100 ribu orang untuk mengejar target vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Ibu Kota mencapai 7,5 juta orang pada akhir Agustus 2021. Saat ini, Jakarta pun mampu melampaui target harian.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, capaian vaksinasi DKI Jakarta pada Kamis (17/6) sebanyak 102.548 orang. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah, mulai kemarin angka ini sudah tercapai. Namun, tugas kita sekarang adalah mempertahankan angka itu secara konsisten dan bahkan terus meningkatkannya,” kata Anies, Jumat.

Anies menjelaskan, pihaknya melakukan sosialiasi dan edukasi untuk meningkatkan minat masyarakat mendapatkan vaksinasi. Selain itu, dia menyebut, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan beberapa pendekatan sebagai strategi percepatan serbuan vaksinasi di Ibu Kota. 

Sumber : Antara


×