Petugas saat beraktivitas di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Kondisi keterisian ruang gawat darurat dan juga tempat tidur di rumah sakit sudah mengkhawatirkan. | Republika/Putra M. Akbar

Nasional

18 Jun 2021, 03:45 WIB

BOR Rumah Sakit Sudah Mengkhawatirkan

Kondisi keterisian ruang gawat darurat dan juga tempat tidur di rumah sakit saat ini sudah mengkhawatirkan.

JAKARTA -- Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro menyampaikan, kondisi keterisian ruang gawat darurat dan juga tempat tidur di rumah sakit saat ini sudah mengkhawatirkan. Sementara, lonjakan kasus terus terjadi di berbagai daerah.

Bahkan, kenaikan kasus aktif Covid-19 per 17 Juni 2021 mencapai 12.624 kasus pada Kamis (17/6), kemarin. Angka membuat kasus aktif kembali tembus menjadi 125.303 pasien.

“Angka keterisian ruang gawat darurat dan tempat tidur di rumah sakit sudah mengkhawatirkan, bed occupancy ratio sudah lebih dari 50 persen di beberapa daerah, bahkan sudah mencapai 100 persen,” ujar Reisa saat keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/6).

Lonjakan jumlah pasien yang drastis tercatat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Hingga saat ini, 80 persen tempat tidur isolasi yang tersedia telah dihuni oleh pasien positif. Per Kamis, pasien baru di RSD bertambah 179 orang.

"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 5, 6, dan 7 (bangsal perawatan) sebanyak 5.730 orang. Sementara, jumlah semula (satu hari sebelumnya) 5.551 orang. Ada penambahan jumlah pasien rawat inap sebanyak 179 orang," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian, kemarin.

Untuk wilayah DKI, TNI Angkatan Laut menyiapkan Gedung Dolos, Pangkalan Marinir (Lanmar), Jakarta untuk isolasi mandiri sebagai antisipasi lonjakan kasus. Di sana sudah terdapat 100 kasur rawat dan akan ditambah lagi 200 kasur rawat.

"Saya melihat kesiapan Gedung Dolos untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 sudah berjalan dengan baik. Dapat dilihat dari sarana dan prasarananya di sini bersih dan rapi. Apalagi disiapkan tempat berjemur dan berolahraga yang pastinya dapat meningkatkan imun tubuh menjadi lebih sehat," ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, Kamis (17/6).

Gedung Dolos memiliki luas 2.156 meter persegi dan merupakan gedung perawatan isolasi mandiri dua lantai. Pada lantai pertama terdapat 42 bilik beserta tempat tidurnya dan lantai dua 50 bilik. Gedung Dolos dilengkapi dengan sarana standar perwatan pasien Covid-19. "Kapasitas gedung ini untuk sementara yang digunakan 100 bed dan rencananya ditambah sampai 200 bed," kata dia.

Sementara, Pemerintah Kota Tangerang akan kembali mengoperasikan rumah perlindungan sosial (RPS) untuk lokasi isolasi pasien Covid-19. Hal itu lantaran tingkat keterisian bed occupancy rate (BOR) di Kota Tangerang telah penuh.

“Kita cek kesiapannya untuk digunakan kembali sebagai lokasi isolasi pasien positif Covid-19,” kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, kemarin.

Arief mengatakan, fasilitas tempat tidur yang ada di RPS sebanyak 35 unit. Pada akhir pekan ini, RPS akan segera dioperasikan kembali bagi pasien Covid-19. “Rencananya akan dibuka pada Sabtu, 19 Juni 2021,” ujar dia.   ';

×