Pemain Liverpool Thiago Alcantara membawa bola dalam sebuah pertandingan. | EPA-EFE/Paul Ellis

Olahraga

21 May 2021, 09:45 WIB

Persaingan Sengit Liverpool, Chelsea, dan Leicester

Liverpool, Chelsea, dan Leicester, akan adu kuat untuk unggul di Liga Inggris

MERSEYSIDE -- Liverpool kembali ke empat besar setelah mengalahkan tuan rumah Burnley, 3-0, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Turf Moor, Kamis (20/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat the Reds tetap bersaing hingga pekan terakhir dalam perebutan tiket Liga Champions musim 2021/2022.

Kekalahan Leicester City, 1-2, dari Chelsea satu hari sebelumnya menjadi keuntungan bagi the Reds. Sebab, Liverpool akan duduk di posisi keempat menggeser Leicester ke urutan kelima jika menang atas Burnley. Target itu berhasil mereka wujudkan.

Layaknya partai final, Liverpool akan bersaing dengan Chelsea dan Leicester untuk finis di empat besar di partai penutup musim 2020/2021. Sadio Mane dan rekan-rekan akan menjamu Crystal Palace di Anfield pada laga pamungkas, Ahad (23/5). Pada saat bersamaan, Chelsea bertandang ke markas Aston Villa dan Leicester melawat ke kandang Tottenham Hotspur.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp sadar timnya wajib menang atas Burnley. Ia menganggap pertandingan tersebut layaknya semifinal. Liverpool melewati babak tersebut untuk melaju ke partai puncak, yaitu pertandingan pekan terakhir Liga Inggris yang sangat menentukan.

Walau belum ada yang pasti, posisi Liverpool sudah semakin baik. "Itulah yang kami butuhkan. Itu yang pantas kami dapatkan karena ini adalah performa terbaik,” ujar Klopp seusai pertandingan, dilansir dari Sky Sports.

Menurut Klopp, Burnley mencoba mengeksploitasi kelemahan di bek tengah. Namun, anak asuhnya menunjukkan kinerja dengan baik yang mampu mengatasi serangan yang dibangun tuan rumah. 

Klopp sadar sebelum pertandingan bahwa laga akan berlangsung sulit. Burnley mendapatkan tambahan dukungan dari suporter langsung di stadion. Hal tersebut cukup memengaruhi permainan Liverpool, tapi skuad the Reds menangani dengan sangat baik.

“Mereka tidak terganggu--mereka mencoba menggunakannya karena kebisingan itu bagus. Kami memainkan banyak pertandingan sepak bola yang bagus,” kata mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Liverpool Football Club (liverpoolfc)

Dari dua tiket tersisa menuju Liga Champions, Chelsea paling berpeluang mendapatkan satu tiket. The Blues ada di urutan ketiga dengan nilai 67, unggul satu poin dari Liverpool dan Leicester. Kemenangan akan memastikan Chelsea lolos tanpa memedulikan hasil kedua pesaingnya.

Andai kalah atau seri, Chelsea berharap Liverpool juga kalah atau seri, atau Leicester gagal menang. Chelsea bisa terlempar dari empat besar apabila Liverpool dan Leicester sama-sama menang, sementara mereka tidak.

Liverpool akan lolos ke Liga Champions jika hasil yang didapatkan sama dengan Leicester, entah imbang atau kalah. Jika Liverpool imbang dan Leicester menang, the Reds bisa lolos jika Chelsea kalah. Poin kedua tim akan sama, tapi Liverpool unggul dalam selisih gol, aturan pertama yang digunakan di Liga Inggris jika ada dua tim yang nilainya sama.

Leicester tim paling rentan gagal lolos. Pertama, the Foxes tak boleh kalah. Jika imbang, Leicester berharap Liverpool kalah. Andai Liverpool menang, the Foxes tak cukup hanya mengalahkan Tottenham, tapi harus dengan skor besar. Sebab, saat ini selisih gol Leicester adalah 20, tertinggal empat gol dari Liverpool. Jika menang dan masih kalah selisih gol dari Liverpool, Leicester bisa lolos jika Chelsea gagal menang. 

Tiket Liga Europa pun masih sengit hingga pekan terakhir.  Ada satu tiket yang akan diperebutkan oleh West Ham United, Tottenham Hotspur, dan Everton. West Ham berada di posisi terdepan karena duduk di posisi keenam dan unggul tiga poin dari Everton dan Tottenham. Satu tiket lagi sudah menjadi milik Leicester yang juara Piala FA. Jatah tiket Liga Europa bisa menjadi dua untuk tim peringkat tujuh jika Chelsea finis di posisi lima, tapi kemudian memenangkan Liga Champions.

Posisi ketujuh juga akan mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi baru, yaitu pada Liga Konferensi Eropa. Tim urutan ketujuh Liga Inggris akan lolos ke babak play-off dengan format pertandingan dua leg, yaitu 19 dan 26 Agustus.

Dengan demikian, Arsenal masih bisa berlaga di kompetisi Eropa karena kini duduk di posisi kedelapan dengan selisih satu poin dari Tottenham dan Everton. Jika skenario Chelsea finis di posisi lima tapi memenangkan Liga Champions terwujud, tim peringkat delapan yang akan berlaga di Liga Konferensi Eropa.


×