Jorginho Chelsea ditantang oleh Everton Gylfi Sigurdsson, belakang, selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Everton di stadion Stamford Bridge di London, Senin, 8 Maret 2021. | AP/Glyn Kirk/POOL AFP
20 Apr 2021, 11:12 WIB

Beda Misi Chelsea Vs Brighton

Chelsea akan menyodok ke posisi tiga Liga Primer Inggris andai bisa mengalahkan Brighton and Hove Albion.

LONDON — Persaingan sengit dalam perebutan posisi empat besar di klasemen akhir Liga Primer Inggris terus berlangsung. Laga pekan ke-32 yang bersinggungan dengan jadwal semifinal Piala FA membuat beberapa tim bermain belakangan. Akibatnya, pergeseran posisi, terutama di papan atas, sangat dinamis dan dalam hitungan hari.

Chelsea, misalnya, akan menyodok ke posisi tiga Liga Primer Inggris andai bisa mengalahkan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge, Rabu (21/4) dini hari WIB. Jadwal Chelsea digeser ke tengah pekan karena sebelumnya tampil di semifinal Piala FA. Walaupun harus melakoni jadwal padat, the Blues sadar pertandingan ini tak bisa dilewatkan begitu saja tanpa tiga poin.

Sebab, ini merupakan momentum kembali ke zona Liga Champions setelah kekalahan West Ham United dari Newcastle United dan Leicester City belum bertanding karena harus berlaga di semifinal Piala FA.

Chelsea berada di posisi kelima dengan nilai 54, satu poin di belakang the Hammers yang berada di posisi empat dan dua angka dari Leicester di tempat ketiga. Ini merupakan posisi klasemen sebelum Liverpool bertanding melawan Leeds United pada Selasa (20/4) dini hari tadi. Jika Liverpool menang, Chelsea dan West Ham masing-masing turun satu tangga.

Terkait

Kemenangan Liverpool tak masalah andai Chelsea juga bisa merebut kemenangan. Sebab, ini akan mendongkrak kembali the Blues ke posisi yang lebih tinggi, yakni peringkat tiga.

Soal geser-menggeser posisi ini diperkirakan akan dinamis dan terus berlangsung hingga pekan terakhir. Terlebih, jadwal pertandingan tim-tim yang berpeluang ke Eropa masih menyebar, tidak berlangsung dalam hari yang sama.

Untuk Chelsea, laga kontra Brighton ini menjadi tantangan yang mesti dijawab dengan tepat. Pelatih Thomas Tuchel mesti menyiasati kelelahan yang diderita pasukannya. Sejak mengalahkan Crystal Palace 4-0 pada 10 April, Chelsea sudah melakoni dua laga, masing-masing kalah 1-0 dari Porto di Liga Champions dan mengalahkan Manchester City 1-0 pada semifinal Piala FA.

Chelsea juga harus memperbaiki rekor buruk dengan hanya tujuh kali menang dalam 15 laga tandang di liga musim ini. Namun, lolos ke final Piala FA dan semifinal Liga Champions tampaknya memberikan motivasi ekstra kepada Chelsea. Menurut dia, finis di posisi empat besar membuat klub punya visi yang jelas musim depan.

"Kami memainkan setiap pertandingan liga seperti pertandingan piala untuk finis di empat besar," kata Tuchel, dikutip dari laman resmi Chelsea, Senin (19/4).

Di sisi lain, Brighton juga tak punya banyak hal yang diunggulkan jelang pertemuan ini selain waktu istirahat delapan hari serta catatan kandang lumayan musim ini. Dari 33 poin yang sudah dikumpulkan tim asuhan Graham Potter, 19 di antaranya didapatkan di laga kandang. Hanya, Brighton selalu kalah dalam enam kunjungan terakhir ke Stamford Bridge. The Seagulls bahkan tak pernah mencetak gol.

Jika Chelsea ingin finis di empat besar, Brighton yang berada di posisi 16 klasemen berusaha lepas dari intaian degradasi. The Seagulls saat ini berjarak enam poin dari Fulham di zona degradasi. Sehingga Brighton juga butuh hasil positif untuk sesegera mungkin mengamankan tempat di Liga Primer Inggris musim depan.

"Masih ada tujuh pertandingan sisa. Masih ada 20 poin untuk didapatkan dan itu banyak. Kami akan melakukan yang terbaik," kata penyerang Neal Maupay dikutip dari laman resmi Brighton.


×