Ilustrasi berkreasi menjadi content creator | Pexels/Andrea Piacquadio

Inovasi

Pijar Kreativitas di Masa Pandemi 

Berkegiatan di rumah tetap harus diisi dengan kreativitas yang positif.

Sejak masa pandemi melanda, media sosial, terutama platform pembuatan video pendek menjadi tempat pelarian banyak orang di kala bosan. Apalagi, karena banyak hal yang harus dilakukan di dalam rumah, kreativitas dalam melakukan aktivitas dan mengisi waktu luang amat diperlukan. 

Tanpa kreativitas dan mengisi waktu dengan baik, rasa bosan bukan tidak mungkin akan menjadi salah satu sumber masalah kesehatan baru. Menjadi content creator pun kini menjadi salah satu profesi yang banyak diminati di kala pandemi. 

Salah satunya, oleh penyanyi dan pemain sinetron Ihsan Tarore. Kini, ia juga merambah media sosial dan menjadi content creator pada platform Likee di kala pandemi. “Dari pada diam di rumah, aku mencari wadah untuk mengekspresikan diri,” jelas pria kelahiran Medan ini. 

Hingga saat ini, Ihsan telah memiliki puluhan ribu penggemar di platform Likee berkat keaktifannya membuat konten. Tak jarang, Ihsan juga menggunakan fitur live streaming untuk menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan penggemarnya. 

photo
Ilustrasi membuat video di platform video pendek. - (Dok Likee)

Menurut Ihsan, dengan berkarya di media sosial dan menjadi content creator, ia bisa merasakan keseruan, sekaligus melepas stres. Melalui platform, seperti Likee juga ia dapat dengan lebih mudah menyapa para penggemarnya yang selama pandemi sulit ditemui. 

Banyak hal positif yang bisa didapatkan, ketika kita menjadi content creator Likee. Misalnya, berbagi ilmu atau tips, seputar bidang-bidang yang kita kuasai. 

Meski membuat konten video pendek memang tidak semudah yang dibayangkan, Ihsan melanjutkan, jika terus ditekuni Likee bisa menjadi tempat untuk menambah penghasilan untuk siapa pun. Yang terpenting, ketika niat untuk berkarya sudah kepala, jangan malu dan terus kembangkan kreativitas. 

Mengisi Tren dengan Karya

photo
Ilustrasi gim daring - (Pexels/Soumil Koumar)

Pada beberapa tahun terakhir, mobile gaming dan e-sports terus berkembang pesat dan sangat diminati anak muda Indonesia. Penggunaan platform digital dan perkembangan teknologi yang meningkat, juga membuka peluang bagi anak muda untuk mengasah kreativitas dan bereksplorasi memanfaatkan peluang yanga da selama pandemi.

Beberapa waktu lalu, Shopee, menghadirkan diskusi sebagai wadah diskusi bagi para anak muda untuk berbagi wawasan mengenai tren dan peluang industri gim daring di Tanah air. Daniel Minardi selaku Head of Brands Management Shopee Indonesia, menjelaskan, pada masa pandemi, peluang industri kreatif di bidang gim daring memiliki ruang potensi yang dapat dikembangkan. “Hal ini juga dapat membawa dampak positif dan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujarnya. 

Senada, Business Development Esports Manager Garena Indonesia, Wijaya Nugroho, mengungkapkan, sebagai orang yang bekerja di industri gim, ia mengerti bagaimana keadaan pandemi memberikan dampak perubahaan yang besar. “Namun, fenomena ini tidak menjadi penghalang untuk tetap produktif. Salah satunya dengan memanfaatkan peluang terjun ke dunia gaming dengan membuat konten stream game yang ditonton oleh banyak orang,” katanya melanjutkan. 

Ari Kriswanto “Kulgar” yang selama ini dikenal sebagai content creator atau Youtuber game online pun turut membagikan tips dan trik untuk membuat konten stream game online yang seru dan menarik, di antaranya:

1. Lakukan riset dan rencanakan konsep yang menarik

Lakukan penelitian untuk membuat perencanaan matang, mulai dari menentukan gim yang ingin dimainkan, topik yang akan dibahas, alur konten yang menarik dan target yang ingin dicapai dari pembuatan konten. Temukan ciri khas kuat untuk membedakan karya kita dari orang lain. Misalnya, pada setting ruangan, atribut video, atau gaya bahasa. 

2. Siapkan perangkat yang dibutuhkan

Perangkat gaming tentunya menjadi hal utama yang dibutuhkan untuk membuat konten stream game online. Persiapkan perlengkapan dasar, seperti handphone, monitor, kibor, tetikus, dan headphone. Tidak perlu membeli barang berlebihan, cukup siapkan perlengkapan dasar yang dibutuhkan.

3. Ikuti tren yang sedang hype

Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan di dunia gaming yang banyak diminati. Manfaatkan topik yang sedang banyak diperbincangkan sebagai bahan baru yang menarik untuk dibahas dalam sebuah konten video.

4. Eksplorasi masukkan dari penonton

Penonton bisa memberikan input untuk menciptakan konten berikutnya yang memang sudah ditunggu-tunggu. Memperhatikan input dari penonton juga dapat memberikan insight bahwa ada bahasan menarik lainnya yang bisa dikreasikan. 

5. Konsisten membuat konten secara rutin

Konsistensi jadi kunci untuk menjadi content creator yang baik. Arti konsistensi, ternasuk juga menciptakan konten yang esuai dengan target penonton yang dimiliki.

 

 

Pandemi bukan penghalang untuk berkreasi dan menghasilkan karya yang positif. 

Wijaya Nugroho, Business Development Esports Manager Garena Indonesia.

 

 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat