Siswa mengerjakan soal ujian sekolah di SDN 1 Narimbang Mulia, Lebak, Banten, Selasa (23/3/2021). | MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS/ANTARA FOTO
29 Mar 2021, 02:00 WIB

Klaster Sekolah Muncul di Bandung

Satgas Covid-19 Kota Bandung meminta siswa positif Covid-19 dipulangkan.

BANDUNG – Sebanyak 16 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Terpadu Krida Nusantara di Kota Bandung, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid-19 saat menjalani kegiatan pembinaan sekolah pada pertengahan Maret lalu. Sebanyak 14 orang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sakit Pindad, Kota Bandung, dan dua lainnya dirawat di rumah sakit di Jakarta dan RS Borromeus Bandung.

Camat Cibiru, Didin Dikayuana, mengatakan, penyebab belasan siswa SMA Krida Nusantara terpapar Covid-19 yakni ketika dilakukan pembinaan untuk siswa kelas satu. “Mulai kegiatan 15 Maret kemudian sudah seminggu lebih tiba-tiba ada anak-anak batuk kemudian antigen dan positif,” kata dia saat dihubungi, Ahad (28/3).

Ia menuturkan, hasil tersebut membuat kaget para siswa dan guru di sekolah tersebut. Sebab, sebelum pelaksanaan pembinaan dilaksanakan, pihak sekolah mensyaratkan agar anak harus memiliki catatan negatif uji usap PCR.

Pascakegiatan itu, rekan satu kamar dari siswa yang dinyatakan positif dilakukan swab dan hasilnya empat orang dinyatakan positif Covid-19. Satu kamar yang diisi oleh enam orang tersebut terdapat lima orang yang positif. Akhirnya seluruh siswa sebanyak 316 orang plus para guru dan pembina 70 orang dengan total 386 orang dites antigen dan hasilnya 16 orang.

Terkait

“Semua OTG, mereka anak-anak dibilang sakit disuruh push up, yang 16 orang tidak kenapa-napa,” katanya. Ia mengatakan, kegiatan pembinaan pun sudah dihentikan dan saat ini 300 siswa akan dilakukan tes uji usap PCR dan akan dipulangkan ke rumah masing-masing.

Didin menyebut, pihaknya memberikan rekomendasi penyelenggaraan kegiatan pembinaan sebab protokol kesehatan yang dijalankan sudah maksimal dilakukan dan bukan kegiatan belajar mengajar. Termasuk luas area kegiatan yang mencapai 20 hektare lebih.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung telah meminta pihak SMA Terpadu Krisda Nusantara menghentikan sementara kegiatan pembinaan atau masa orientasi terhadap para siswa mereka. “Kegiatan pendidikan sudah dimintakan berhenti,” ujar Ketua Satgas Kota Bandung, Ema Sumarna.

Ia menuturkan, pihaknya juga meminta agar para siswa dipulangkan sementara ke asal masing-masing pascapenyebaran Covid-19 mereda. Namun, para siswa yang pulang harus terlebih dahulu memperoleh hasil negatif Covid-19 dari uji usap PCR.


×