Kondisi rumah sakit lapangan (rumkitlap) rujukan Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo saat diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Rabu (24/2). | Binti Sholikah/Republika
25 Feb 2021, 03:10 WIB

Solo Operasikan RS Lapangan Rujukan Covid-19

Area Benteng Vastenburg bisa digunakan untuk kegiatan lain, seperti vaksinasi massal.

SOLO – Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) rujukan Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo resmi beroperasi. Rumkitlap yang terdiri dari sejumlah tenda  itu diresmikan oleh Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari pada Rabu (24/2), kemarin.

Mayjen Bakti mengatakan, Rumkitlap tersebut bagian dari kontribusi TNI AD untuk masyarakat Solo Raya dan Jawa Tengah. Dia bersyukur karena kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Jateng sudah jauh berkurang.

"Namun kita tetap perlu waspada dan berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, salah satunya dengan Rumkitlap di Benteng Vastenburg ini," terang Bakti di acara peresmian tersebut.

Menurutnya, di samping kepentingan penanganan pasien Covid-19, Rumkitlap itu juga bisa digunakan untuk edukasi para tenaga kesehatan (nakes). Sebab, peralatan rumkitlap berbeda dengan rumah sakit permanen pada umumnya. "Semua peralatan bisa dipindahkan portabel sehingga lebih efektif untuk digunakan pada kondisi darurat," katanya.

photo
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari meresmikan rumah sakit lapangan (Rumkitlap) sebagai rujukan Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo, Rabu (24/2). - (Binti Sholikah/Republika)
SHARE    
 

Area Benteng Vastenburg tersebut bisa digunakan untuk kegiatan lain, seperti vaksinasi massal. Sebab, lahan masih luas sehingga mampu menampung lebih banyak orang. "Di sini sepertinya tempatnya memungkinkan untuk tempat vaksinasi massal, jadi akan kami kembangkan ke arah sana," kata dia.

Komandan Rumkitlap, Letkol Ckm Ardianto Pramono mengatakan, rumkitlap tersebut diinisiasi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa. Rumkitlap terdiri dari 20 tenda yang mencakup dua tenda tenaga kesehatan dan pusat komando, instalasi gawat darurat (IGD), laboratorium rontgen, laboratorium farmasi, serta ruang perawatan baik perawatan biasa maupun bertekanan negatif. Selain itu, juga dilengkapi ruang dekontaminasi.

"Kami berharap dengan adanya Rumkitlap di Benteng Vastenburg ini dapat memberikan dampak positif untuk terbangunnya kondisi kesehatan masyarakat yang lebih baik di Solo Raya, khususnya dalam menghadapi Covid-19. Semoga Rumkitlap di Benteng Vastenburg ini bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menangani kasus-kasus Covid-19," terang Ardianto.

photo
Kondisi rumah sakit lapangan (rumkitlap) rujukan Covid-19 di Benteng Vastenburg Solo saat diresmikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Rabu (24/2). - (Binti Sholikah/Republika)
SHARE    


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan, kasus penyebaran Covid-19 di Jateng hingga Selasa (23/2) mencapai 150.659 kasus. Sebanyak 7.150 orang masih dirawat, sembuh 134.084 orang, dan meninggal dunia 9.425 orang.

"Tidak ada wilayah di Jateng yang terbebas dari Covid-19. Melihat fakta tersebut penting dilakukan kerja sama bupati/wali kota, tokoh masyarakat, tokoh agama, semua warga Jateng untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Yulianto.

Pemprov Jateng menyampaikan terima kasih apresiasi terhadap TNI AD yang sudah menginisiasi pendirian Rumkitlap tersebut. Diharapkan Rumkitlap bisa membantu penanganan pasien Covid-19 di Solo dan sekitarnya.  

Terkait


×