Ilustrasi membaca surah al kahfi. | Republika

Khazanah

01 Feb 2021, 10:36 WIB

Malam Jumat, Baca Surah Al-Kahfi atau Yasin?

Jika pada pekan depan surah al-Kahfi dibaca lagi, cahaya rohani yang mulai padam itu akan menyala kembali.

Malam Jumat dan hari Jumat merupakan saat yang istimewa bagi umat Islam. Pada saat-saat istimewa itu, adakah surah tertentu dalam Alquran yang disarankan untuk dibaca? Sebagian Muslim mengisi malam Jumat dengan membaca surah al-Kahfi. Namun, ada yang memilih membaca surah Yasin. Manakah yang lebih utama?

Terkait hal itu, Pakar Ilmu Alquran, KH Ahsin Sakho Muhammad, menyampaikan, Rasulullah SAW memberikan tuntunan untuk membaca surah al-Kahfi pada malam Jumat dan hari Jumat. "Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Jumat atau malam Jumat, maka Allah SWT akan memberikan cahaya kepada orang tersebut selama satu pekan," kata pakar ilmu Alquran lulusan Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, itu akhir pekan lalu.

Hadis tersebut diriwayatkan al-Hakim dan al-Baihaqi, yang disahihkan oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami'. Kiai Ahsin memaparkan, jika pada pekan depan surah al-Kahfi dibaca lagi, cahaya rohani yang mulai padam itu akan menyala kembali.

Menurut dia, dengan membaca surah al-Kahfi pada waktu tersebut, Rasulullah SAW ingin mengingatkan kepada umatnya, salah satunya tentang akan adanya peristiwa-peristiwa pada hari kiamat. "Karena, terkadang kita lupa dengan hari kiamat," ujar Pengasuh Ponpes Darul Qur'an, Arjawinangun, Cirebon, itu menjelaskan.

Selain itu, dalam surah al-Kahfi juga disampaikan bahwa segala sesuatu yang ada di bumi ini hanya hiasan, sebagai ujian bagi hamba-Nya untuk melakukan perbuatan terbaik. Segala sesuatu di bumi ini mengacu pada pemandangan yang indah, seperti gunung-gunung, harta benda, dan sebagainya, yang pada akhirnya akan lenyap.

Seorang hamba yang terpukau pada harta benda, ia menambahkan, maka akan menjadikan dunia sebagai tujuan utama. Namun, bagi orang yang meyakini tentang adanya hari pembalasan atau hari akhir, dia tidak akan terpukau dengan kesenangan dunia.

"Bila dihayati, berarti orang-orang itu harus berpikir tentang nasib manusia pada akhir zaman. Di sinilah falsafah surah al-Kahfi. Karena itu, yang bagus itu adalah yang betul-betul menghayati tentang apa yang ada dalam surah al-Kahfi," ujar Kiai Ahsin.

Setelah melewati malam Jumat, Nabi Muhammad SAW saat shalat Subuh pada hari Jumatnya membaca surah as-Sajdah pada rakaat pertama dan al-Insan pada rakaat kedua. Surah as-Sajdah menjelaskan tentang hari kiamat dan nasib manusia pada akhir zaman. Ada manusia yang beruntung, tetapi ada pula manusia yang celaka.

"Dengan membaca Alquran yang disesuaikan dengan munasabahnya, harapannya orang yang membaca surah tersebut akan menghayatinya karena ada banyak sekali hikmah atau pelajaran yang bisa dijadikan bekal untuk kehidupan," katanya.

Mengenai surah Yasin yang biasa dilantunkan sebagian umat Islam pada malam Jumat, Kiai Ahsin menyampaikan, setiap surah dalam Alquran memiliki daya energi spiritual tersendiri. Misalnya, surah al-Ikhlas, ad-Dukhan, al-Waqi'ah, masing-masing memiliki khasiat tersendiri.

"Surah al-Kahfi mempunyai khasiat tersendiri, begitu juga surah Yasin," ujar dia.

Surah Yasin berisi ajakan untuk percaya kepada Allah SWT, ajakan percaya kepada Nabi Muhammad SAW, dan ajakan percaya pada hari kiamat. Ini tiga konten yang paling dominan dalam surah Yasin yang diturunkan di Makkah sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah.

"Tentu, bagus jika ini dibacakan. (Tetapi dalam hal surah yang diutamakan dibaca pada malam Jumat sebagaimana hadis Rasulullah), iya surah al-Kahfi," katanya.


×