Potongan karton ditempatkan menggantikan penonton yang tak boleh hadir menyaksikan klub sepakbola Brisbane Lions karena karantina wilayah untuk mencegah penyebaran Covid-19. | EPA-EFE/DARREN ENGLAND
09 Jan 2021, 02:00 WIB

Brisbane Lockdown Akibat Satu Kasus

Australia sebelumnya menemukan kasus Covid-19 varian Inggris.

BRISBANE -- Kota Brisbane, Australia, mulai Jumat (8/1) melakukan lockdown selama tiga hari. Ini dilakukan setelah ada satu kasus infeksi Covid-19 varian Inggris. Penderita adalah petugas kebersihan di sebuah hotel yang dijadikan tempat karantina Covid-19. 

"Saya paham bahwa akan ada orang di Brisbane yang bertanya, 'Mengapa ini harus dilakukan? Hanya cuma ada satu kasus'. Well, ini bukan kasus biasa. Ini kasus yang amat khusus dan kasus yang membutuhkan penanganan yang amat berbeda," kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Jumat.

Masa lockdown dimulai Jumat pukul 18.00 waktu setempat. Lebih dari dua juta warga di kota terbesar ketiga di Australia ini tidak boleh keluar rumah kecuali untuk urusan mendesak. 

Belum diketahui apakah sang pasien terinfeksi oleh orang yang baru tiba dari Inggris. Namun, kini semua orang yang akan ke Australia harus menunjukkan negatif Covid-19 sebelum naik pesawat. 

Terkait

"Hasil tes yang negatif bukan berarti tidak akan keliaru, namun dengan hasil tes positif --maka mereka tidak boleh datang," ujar  seorang petinggi senior bidang kesehatan Australia, Paul Kelly, kepada para wartawan di Canberra.  

photo
Petugas keamanan memeriksa suhu pelanggan pusat perbelanjaan di Sydney, Australia, Ahad (3/1) lalu. - (AP Photo/Mark Baker)

Australia sebelumnya menemukan kasus Covid-19 varian Inggris. Namun, baru kali ini kasus tersebut ditemukan di luar sistem karantina. Australia juga menemukan kasus Covid-19 varian Afrika Selatan di hotel tempat karantina. 

Lockdown di Brisbane kali ini berbeda dari lockdown yang pernah berlangsung beberapa bulan di Melbourne atau Sydney. Dalam kasus di Brisbane, sistem ini untuk memotong kemungkinan kontak dengan penderita. 

Perdana Menteri Queensland Annastacia Palaszczuk mengatakan, pemerintah bertekad untuk bertindak sigap dan sedini mungkin. Masa lockdown yang singkat memungkinkan pihak berwenang di bidang kesehatan untuk menemukan orang yang mungkin pernah berada di kendaraan umum bersama si penderita. Sang penderita sempat berbaur di tengah masyarakat selama lima hari sebelum ia dinyatakan positif pada Kamis.  

Namun, lockdown kali ini terhitung masih menyisakan ruang longgar untuk beraktivitas. Selain diiizinkan berbelanja kebutuhan harian, warga Brisbane juga masih boleh melakukan perawatan kesehatan, berolahraga, bekerja di kantor jika bekerja di rumah tak memungkinkan, serta menghadiri pernikahan atau pemakaman asalkan dalam jumlah orang yang terbatas.

Berbeda dari Brisbane, lockdown di Melbourne sebelumnya bertujuan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang jumlahnya mencapai ribuan kasus. Dalam kasus Meblourne, maka setiap orang harus diisolasi untuk menghentikan penambahan kasus. 

Sementara itu laman BBC melaporkan, lockdown juga diberlakukan di Kota Shijiazhuang, Cina. Langkah ini dilakukan setelah lebih dari 100 kasus Covid-19 ditemukan di kota berpenduduk 11 juta ini. Lockdown ini melarang warga untuk bersekolah tatap muka dan keluar kota.

Sumber : Reuters


×