Penandatanganan Akta Penggabungan Merger Tiga Bank Syariah dilakukan oleh seluruh perwakilan bank peserta penggabungan usaha yakni Direktur Utama Bank BRISyariah Ngatari, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Hery Gunardi, dan Direktur Utama Bank BNI Syaria | Dok Bahana Sekuritas
27 Dec 2020, 02:00 WIB

BSI Tegaskan Komitmen Dukung UMKM

Sikap dan arah kerja BSI akan mengutamakan nasabah dan pelaku UMKM.

 

JAKARTA -- Bank Syariah Indonesia (BSI)  menegaskan komitmen dalam memajukan dan meningkatkan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Hal itu sejalan dengan arahan Muhammadiyah yang disampaikan beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia sekaligus Ketua Project Management Office (PMO) Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi mengatakan, sikap dan arah kerja BSI setelah efektif beroperasi pada tahun depan akan mengutamakan nasabah dan pelaku UMKM sebagai salah satu pilar penting perekonomian Indonesia.

"Bank Syariah Indonesia dan Muhammadiyah punya kesepahaman sama mengenai pentingnya peran UMKM untuk menciptakan kondisi perekonomian yang lebih baik dan adil di Indonesia. Kami akan mengembangkan dan melakukan pemberdayaan UMKM bersama-sama ke depannya," ujar Hery dalam keterangan pers, Kamis (24/12).

Terkait

Dukungan Bank Syariah Indonesia bagi pelaku UMKM akan terwujud dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mudah terjangkau. Selain itu, Bank Syariah Indonesia akan menghadirkan berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM agar mereka bisa lebih berkembang dan meningkat kesejahteraannya.

 
Bank Syariah Indonesia diproyeksi dan ditargetkan akan menyalurkan pembiayaan untuk UMKM minimal 23 persen dari total portofolio.
 
 

Menurut Hery, Bank Syariah Indonesia diproyeksi dan ditargetkan akan menyalurkan pembiayaan untuk UMKM minimal 23 persen dari total portofolio pada Desember 2021. Setelah itu, porsi pembiayaan dan pelayanan bagi UMKM akan terus ditingkatkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Muhammadiyah.

"Bank Syariah Indonesia akan menjadi bagian ekosistem dan sinergi pemberdayaan pelaku usaha UMKM, mulai dari fase pemberdayaan hingga penyaluran KUR Syariah, dukungan bagi UMKM tidak akan berkurang, justru hendak ditambah dan diperkuat," ujarnya.

photo
Infografis komitmen Bank Syariah Indonesia pada pelaku UMKM. - (BSI)

Sesuai program pemerintah melalui Kementerian BUMN, Bank Syariah Indonesia akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan syariah yang sesuai, juga melalui sinergi dengan bank-bank Himbara. Hingga September 2020, nilai total pembiayaan UMKM yang disalurkan ketiga bank syariah Himbara anggota merger mencapai Rp 36,36 triliun.

Mandiri Syariah sebagai salah satu bank yang akan melakukan merger menekankan kesamaan visi dengan Muhammadiyah dalam hal pendidikan. Direktur Distribution and Sales Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan terdapat kesamaan visi antara bank syariah dengan Muhammadiyah dalam menegakkan syariat.

"Dalam melaksanakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar di semua bidang dalam upaya mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya," kata Anton.

Saat ini Muhammadiyah mengimplementasikannya dalam dakwah secara langsung dan tidak langsung  melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Amal usaha tersebut terutama bergerak dalam bidang pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

Mandiri Syariah pun menawarkan solusi bagi kebutuhan perbankan semua segmen nasabah. Mulai dari skala mikro, kecil, menengah (UMKM), ritel,  wholesale, sampai korporasi sesuai dengan prinsip syariah.

Anton mengatakan, Mandiri Syariah dan Muhammadiyah juga bekerja sama dalam sejumlah program. Termasuk yang terbaru yakni pemberian bantuan pembangunan Gedung PAUD Aisyiyah di Denpasar, Bali.

"Semoga pembangunan gedung baru dan penambahan sarana prasarana sekolah akan menjadikan sekolah sebagai pusat pendidikan dan wadah syiar Islam," katanya.


×