Pebasket Indonesia Patriots Vincent Rivaldi Kosasih menggagalkan lemparan bola pebasket Satria Muda Pertamina Tyquan Tyrone Scott pada pertandingan seri ketiga IBL Pertamax 2020 di Mahaka Square, Jakarta, Ahad (2/2/2020). | Republika/Putra M. Akbar

Olahraga

17 Dec 2020, 09:27 WIB

IBL Kedepankan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Protokol kesehatan cegah Covid-19 yang dijalankan IBL dalam sistem gelembung nantinya juga akan menjadi model.

JAKARTA -- Klub-klub peserta Indonesia Basketball League (IBL) menyambut baik simulasi penyelenggaraan kompetisi musim depan yang digelar Selasa (15/12). IBL 2021 yang akan digelar 15 Januari, akan menjadi sejarah baru. Liga akan dimainkan dalam sistem gelembung dipusatkan di satu tempat. Tiga seri pertama akan berlangsung 15 Januari hingga 7 Februari 2021 di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta.

Manajer Tim Satria Muda Pertamina Jakarta, Riska Natalia Dewi mengatakan, simulasi kemarin sangat penting. Itu karena virus Covid-19 ini tidak bisa dianggap remeh. Semua pihak yang terlibat harus komitmen dan disiplin dengan protokol untuk saling menjaga untuk semua pihak terkait.

"Selama ini kita sudah diberikan protokol oleh IBL dan sudah beberapa kali disosialisasikan melalui zoom meeting. Dengan simulasi memberikan gambaran lebih jelas dan menjadi paham karena kita lebih mendapatkan gambarannya dalam praktik bukan hanya text book," kata dia ketika dihubungi Republika, Rabu (16/12).

 

Beby, sapaan akrab Riska Natalia Dewi, menambahkan, semua pihak yang terlibat harus disiplin, begitu ada satu yang terkena Covid-19, maka liganya akan terancam berhenti. Jadi, kata dia, sangat penting untuk kelangsungan dan suksesnya liga musim depan.

"Kita selaku klub sudah mulai menerapkan protokol Covid-19 di asrama, dalam latihan, atau latih tanding. Hal itu untuk membiasakan pada sistem gelembung. Semoga dengan kebiasaan dan pola yang sudah diterapkan di internal klub, seharusnya sudah siap mengikuti sistem yang berlaku," ujar dia.

Satria Muda Pertamina adalah klub bola basket profesional yang bermain pada Liga Bola Basket Indonesia yang berasal dari Jakarta. Awalnya dikenal sebagai Satria Muda Mahaka, dan mengikuti Liga basket pertama Kobatama pada tahun 1993. Satria Muda Mahaka memenangkan gelar Kobatama lima tahun kemudian. Pada awal Desember Satria Muda Pertamina berkesempatan menjalani latih tanding menghadapi West Bandits Solo dan NSH Jakarta. kesempatan latih tanding ini menandai babak baru dalam persiapan SM Pertamina menyambut IBL Pertamax 2021. SM Pertamina menggeber persiapan menyambut musim baru sejak awal bulan November lalu atau dua setengah bulan sebelum jadwal mulai kompetisi. 

Urgensi simulasi 

Direktur Operasional Amartha Hangtuah Ferri Jupry juga mengatakan, simulasi kemarin sangat penting. "Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, simulasi jadi sesuatu yang nonteknis, menentukan semua tim dalam keadaan siap bertanding, sehat, tanpa halangan apa pun. Meskipun sudah melakukan swab test dan dilakukan sistem gelembung, kemungkinan apa pun bisa terjadi. Jadi, semua yang terlibat harus benar-benar paham dan taat aturan," kata dia.

Ferri melanjutkan, sebenarnya semua klub sudah menerapkan tahapan protokol kesehatan yang diwajibkan. Hal-hal, seperti prokes saat latihan dan laga uji coba, rutin dilakukan. 

"Nanti sebelum masuk gelembung tanggal 13 Januari, semua diwajibkan dua kali tes usap. Begitu sampai di hotel, semua wajib tes PCR. Semua ketat sekali, tim mendukung demi kebaikan kita semua. Walaupun ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan, tetapi itu wajar," ujar Ferri.

photo
Pebasket Satya Wacana Salatiga (SWS) Montrell Wiliams (dua kiri) mencoba melewati pertahanan tim basket Satria Muda Pertamina saat pertandingan seri keempat IBL Pertamax 2020 di GOR Amongrogo, DI Yogyakarta, Jumat (7/2/2020). Satria Muda Pertamina menang atas Satya Wacana Salatiga dengan skor 78-59 - (Hendra Nurdiyansyah/ANTARA FOTO)

Ia meyakini, jika semua menjalankan protokol dengan baik, tidak terlalu khawatir akan munculnya klaster IBL. Ia mengatakan, semua harus disiplin menerapkan seluruh aturan yang ditetapkan.

Manajer Tim NSH Mountain Gold Timika, Arlan, juga menyambut baik simulasi tersebut. Menurut dia, simulasi kemarin terlihat sudah sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Dengan adanya simulasi, kata dia, peserta IBL menjadi mengerti terkait tindakan apa yang harus dilakukan selama gelembung kompetisi berjalan. "Kita di internal klub juga sudah sosialisasi ke pemain, ofisial, anggota tim apa yang harus dilakukan saat karantina. Semua sudah kita jalankan, persiapan menuju 15 januari 2021," kata dia.

Protokol kesehatan yang dijalankan IBL dalam sistem gelembung nantinya juga akan menjadi model bagi Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) dalam pelaksanaan aktivitas bola basket lainnya. "Disiplin dan ketaatan pada protokol kesehatan adalah bentuk komitmen kami terhadap pemutusan rantai Covid-19," ujar Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi.

photo
Pemain Satria Muda Pertamina Shawntez Maurice Petterson (kiri) menggiring bola dibayang-bayangi pemain Prawira Bandung M Reza Fahdani Guntara (kanan) saat pertandingan seri kelima Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 di GOR Jayabaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Ahad (1/3/2020). Satria Muda Pertamina menang atas Prawira Bandung dengan skor 73-53 - (ANTARA FOTO)


×