News
Ribuan Gamer Perebutkan Piala Presiden
Oleh Ribuan Gamer Perebutkan Piala Presiden
JAKARTA -- Para gamer di Tanah Air ditantang untuk mengikuti Piala Presiden Esports 2019. Kompetisi yang mempertandingkan gim Mobile Legends tersebut menjadi kesempatan para pencinta gim untuk menjadi atlet e-sportIndonesia.
Kompetisi dimulai dengan babak kualifikasi di delapan kota pada Februari, yaitu di Palembang, Denpasar, Surabaya, Makassar, Manado, Solo, Bekasi, dan Pontianak.
Tim terbaik dari masing-masing kota akan mengikuti bootcampdengan pelatih dan manajer ahli sebelum bertanding di grand finalyang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 30-31 Maret 2019.
Presiden Indonesia Es ports Premier League (IESPL) Giring Ganesha mengatakan, Piala Presiden Esports 2019 ditar getkan mampu menyedot animo dari 4.000 tim Mobile Legends di seluruh Indonesia. Kompetisi ini membuka peluang bagi pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga, untuk menjaring talenta- talenta atlet e-sport muda yang bisa diikutkan dalam Asian Games atau Asian Para Games berikutnya.
"Dari 4.000 tim diseluruh Indonesia, akan di saring menjadi 64 tim untuk delapan kota. Itu sudah yang terbaik di Indonesia. Pemerintah bisa mengidentifikasi pemain-pemain berpotensi," kata Giring dalam konferensi pers di Sekretariat Negara, Senin (28/1).
Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2019 merupakan hasil kerja sama IESPL dengan Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Giring mengatakan, gim Mobile Legends dipilih sebagai gim yang dipertandingkan karena paling banyak penggunanya dibandingkan gim e-sportlainnya. Namun, ia tak menutup kemungkinan Piala Presiden Esports tahun berikutnya bakal mempertandingkan gim lainnya.
Menurut Giring, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam hal e-sport. Saat ini, kata dia, jum lah pemain gim daring di Indonesia berjumlah 5 juta orang. Dari angka itu, sebanyak 60 persen di antaranya senang menyaksikan konten gim daring melalui kanal-kanal di Youtube. Giring memandang, pesatnya pelaku e-sport tak lepas dari penyebaran akses internet yang semakin merata di seluruh Indonesia.
"Komunitas e-sportterbentuk secara organik. Mereka berkumpul, berlatih menciptakan pertandingan mereka sendiri dari warnet ke warnet," ujar dia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, kompetisi tersebut bisa menjadi salah satu ajang pencarian bakat atlet e-sportna sional yang akan dipersiapkan untuk SEA Games 2019 dan Olimpiade 2020. "Karena, ini adalah olahraga masa depan yang bisa membawa martabat Indonesia ke jenjang dunia," kata Imam.
Menurut Nahrawi, Indonesia sudah saatnya membuka diri terhadap perkembangan e-sport. Ia bahkan membuka ruang bagi apa ratur sipil negara (ASN) untuk menjadi atlet e-sport. Pemikiran Nahrawi itu bermula dari kenyataan yang kerap dia temukan saat keluar dari ruangan kantornya. Ia mengaku kerap menemukan ASN di Kemenpora yang begitu serius bertanding e- sportmelalui ponselnya.
"Bahkan, mereka tidak menggubris bahwa menterinya mau keluar ruangan. Bahkan, ASN pun didorong jadi atlet e- sport," ujar dia.
Indonesia akan mengirimkan atlet e-sportke ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Imam mengatakan, Indonesia menargetkat atlet e-sportTanah Air meraih empat medali emas. E-sportmemang sudah dipe tandingkan di SEA Games 2019 dengan enam nomor pertandingan.
Kepala Staf Presiden Moeldoko mendukung sepenuhnya gelaran kompetisi untuk para gamerMobile Legends ini. Menurut dia, munculnya permainan daring sama halnya dengan munculnya lompatan teknologi yang terjadi pada satu dekade belakangan, seperti taksi daring, belanja daring, dan maraknya penggunaan media sosial.
Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo melihat kondisi ini sebagai peluang yang harus direbut agar Indonesia bisa tampil di panggung dunia. "Kita harus bisa manfaatkan ini. Semuanya serbadigital. Jika tidak (kita) ikuti, kita akan ke tinggalan," kata Moeldoko.
Moeldoko mengaku sempat memandang sebelah mata e- sport. Namun, ia kini mengaku terkesan setelah bertemu dengan atlet-atlet e-sportIndonesia. Moel doko bahkan menyebut mereka sebagai generasi muda yang bertalenta.
"Sudah ada perubahan paradigma. Saat ini permainan elektronik sudah diterima generasi muda dan menjadi bagian dari cabang olahraga yang digemari untuk dimainkan dan di tonton," ujar eks panglima TNI ini.
Oleh karena itu, kata Moeldoko, pemerintah menaruh perhatian pada perkembangan dunia e-sportsebagai salah satu peluang yang patut dimanfaatkan oleh insan muda untuk berkembang, berkompetisi dengan kreatif, sportif, dan mampu berkontribusi dalam ekonomi.
Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) mencatat, Indonesia menduduki peringkat ke-16 sebagai pasar e-sportdunia dengan nilai pendapatan hingga 879,7 juta dolar AS. Potensi ini, kata Moeldoko, harus ditarik ke arah yang positif, termasuk dengan mendorong anak-anak muda menyalurkan bakatnya untuk kompetisi yang menghasilkan prestasi.
"Piala Presiden Esports 2019 diharapkan tak hanya menjadi ajang yang dapat menunjukkan kecerdasan, tapi juga mental yang kuat dan karakter kebangsaan," kata dia.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengatakan, penyelenggaraan kompetisi e-sportini tak hanya sebagai wadah berkembangnya permainan daring, tetapi juga peningkatan kapasitas gamersprofesional di Tanah Air untuk bisa mengharumkan nama bangsa.
"Kami ingin ciptakan ekosistem yang inklusif dan sehat agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Nantinya, insan kreatif di dalamnya bisa berlaga di tingkat dunia," ujar Triawan.(antara ed: satria kartika yudha)
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
