Ilustrasi qiyamul lail | Dok Antara M Risyal Hidayat
14 May 2020, 04:08 WIB

Fadhilah Qiyamul Lail yang tak Diketahui Banyak Orang

Ramadhan menjadi waktu tepat untuk membiasakan diri melaksanakan qiyamul lail

Oleh Ustaz Bobby Herwibowo Lc

 

Perkara yang amat mahal untuk ditinggalkan selagi bulan Ramadhan adalah qiyamul lail atau shalat malam. Malam-malam Ramadhan menjadi indah dengan kita menyemarakkannya dengan ibadah, semisal, Tarawih, tahajud, dan witir. Apalagi, jika ditambah dengan tilawah Alquran di malam hari dalam bacaan shalat yang panjang. Itu semua menambahkan kekhusyukan dan keindahan Ramadhan.

Qiyamul lail di bulan Ramadhan juga sering disebut dengan qiyamur Ramadhan. Terkait hal ini, Rasulullah SAW bersabda, ‘’Siapa yang menjalani qiyamur Ramadhan dengan iman dan berharap balasan dari Allah Ta’ala maka diampuni segala dosanya yang terdahulu.’’ (HR Bukhari dan Muslim).

Terkait

Ada beberapa keutamaan qiyamul lail yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Pertama, menyambut seruan Allah Ta’ala. Banyak sekali dalam Alquran ayat-ayat yang menyerukan panggilan Allah Ta’ala untuk mengerjakan qiyamul lail. Salah satunya, ‘’Dan pada sebagian malam hari shalat tahajud-lah kamu….” (al-Israa’ [17]: 79).

Kedua, mengangkat derajat. Kerjakanlah shalat sunah tahajud. Mulailah sebisa mungkin yang Anda mampu, meski hanya dua rakaat semalam. Jika Anda melakukannya secara rutin maka Anda akan diangkat derajatnya oleh Allah Ta’ala.

Ketiga, momentum kedekatan bersama Allah Ta’la. Setiap malam, Allah Ta’ala menyempatkan turun ke langit dunia saat malam tersisa sepertiganya. Di saat itu, Allah Ta’ala menyeru dan menjamin, siapa yang meminta kepada-Nya, akan Dia berikan. Siapa yang berdoa, akan Dia ijabah. Siapa yang memohon ampunan, akan Dia ampuni.

Keempat, shalat sunah yang paling utama. Bagi mereka yang suka mencari keutamaan dalam setiap perkara, ketahuilah bahwa qiyamul lail adalah shalat sunah yang paling utama di antara shalat-shalat sunah lainnya.

Kelima, diampuni dosa terdahulu. Inilah kelebihan menjalani qiyamul lail di bulan Ramadhan. Ia menjadi pasangan shiyam yang disebut qiyamur Ramadhan. Keutamaan orang yang menjalankan qiyamur Ramadhan karena iman dan mencari balasan dari Allah Ta’ala adalah pengampunan dosa yang pernah dilakukan.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari dan Muslim).

Keenam, menjauhkan diri dari azab Allah. Dan ketujuh, membuat hubungan pasangan suami istri lebih harmonis dan romantis. Barangkali banyak yang belum mengerti bahwa qiyamul lail bersama pasangan akan mendatangkan hubungan yang lebih romantis dan harmonis.

Dalam hubungan pernikahan ada tiga tingkat cinta yang dicari. Ini kerap disingkat dengan samara (sakinah mawadah warahmah). Untuk mendapatkan cinta yang tertinggi bernama rahmah (rahmat Allah Ta’ala), perlu kiranya dicoba resep qiyamul lail ini bersama pasangan.

Coba simak hadis Rasulullah SAW berikut. Dari Abu Hurairah RA, ia menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Semoga, Allah memberi rahmat (cinta tertinggi) kepada seorang suami yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun ia percikan air ke wajahnya. Semoga, Allah memberi rahmat (cinta tertinggi) kepada seorang istri yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila si suami enggan untuk bangun ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR Abu Daud dan An Nasai).

Shalat malam bisa dikerjakan minimal dua rakaat atau maksimal 11 rakaat, yakni delapan rakaat shalat tahajud dan tiga rakaat witir. Jika Anda sudah mengerjakan witir usai Tarawih, cukuplah dengan tahajud di malam hari tanpa mengulangi kembali shalat witir.

Berikut adalah beberapa tips agar dimudahkan bangun tahajud, yakni tidur sedini mungkin, persiapkan bangun malam dengan hati penuh cinta, niat bangun malam dan shalat malam, berdoa, wudhu (mandi), bersiwak, dan bacaan Alquran yang nikmat.


×