Cahaya Ramadhan
Tarawih dan Kekhasan Ramadhan
Tarawih merupakan shalat sunah yang hanya ada pada bulan Ramadhan.
Oleh Ustaz BOBBY HERWIBOWO Lc
Salah satu amal spesial sepanjang Ramadhan adalah shalat sunah Tarawih. Malam-malam Ramadhan menjadi semakin indah dengan ramainya jamaah yang mendirikan shalat Isya berjamaah dan diteruskan dengan shalat Tarawih. Pemandangan yang hampir tidak kita dapatkan kapan pun di luar Ramadhan.
Salah satu keutamaan shalat Tarawih seperti yang disebutkan oleh Baginda Nabi SAW adalah dihapuskannya dosa yang pernah dilakukan.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (Tarawih) karena iman dan mencari pahala maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari No 37 dan Muslim No 759).
Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat Tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh Imam An Nawawi. Hadis ini memberitahukan bahwa shalat Tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman, yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya atau alasan lainnya.
Selain itu, keutamaan kedua dari shalat Tarawih adalah mendapat pahala qiyamul lail. Dari Abu Dzar, Nabi SAW pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda, “Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR An Nasai).
Mengenai asal muasal qiyam Ramadhan (Tarawih), termaktub dalam sebuah hadis. Imam al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Sayyidah Aisyah bahwa Nabi pada suatu malam berada di masjid, beliau shalat dan diikuti para sahabat. Di hari berikutnya, Nabi shalat seperti di hari pertama dan jamaah yang mengikutinya bertambah banyak. Kemudian, di hari ketiga atau keempat, sahabat berkumpul di masjid untuk menanti kedatangan Nabi untuk shalat Tarawih bersama-sama, tapi Nabi tidak kunjung hadir hingga Subuh. Beliau menjelaskan perihal ketidakhadirannya di masjid semalam, beliau bersabda, “Aku telah melihat apa yang kalian lakukan, tidaklah mencegahku untuk keluar shalat bersama kalian kecuali aku khawatir shalat ini difardhukan atas kalian. Perawi hadis menjelaskan bahwa yang demikian itu terjadi di bulan Ramadhan.’’ (HR Bukhari & Muslim).
Jika Rasulullah hanya melakukan shalat Tarawih tiga malam saja, lalu mengapa setelahnya Tarawih dilakukan sepanjang malam Ramadhan? Hampir semua ulama sepakat bahwa Tarawih boleh dilakukan sepanjang malam Ramadhan.
Rasulullah SAW hanya melakukan tiga malam sebab khawatir itu diwajibkan. Sedangkan, beliau tidak pernah melarang para sahabat melanjutkannya.
Adapun keutamaan shalat Tarawih yang ketiga, yaitu jika wafat maka ia dicatat sebagai shiddiqin dan syuhada. Masya Allah!
Dari Amr bin Murrah al-Juhani RA, ia berkata, ‘’Datang seseorang dari gurun kepada Nabi SAW, ia berkata, aku bersyahadat bahwa tiada sesembahan yang hak kecuali Allah dan bahwasanya engkau adalah utusan Allah. Aku shalat lima waktu, aku puasa Ramadhan dan mengerjakan qiyam Ramadhan, dan aku membayar zakat. Maka, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang mati di atas ini semua, maka ia termasuk shiddiqin dan syuhada.’’ (HR Ibnu Khuzaimah No 2212, Ath Thabrani dalam Musnad Asy Syamiyyin No 2939, disahihkan al-Albani dalam Qiyamu Ramadhan, 18).
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
Mutiara Ramadhan
Sesungguhnya di dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Ar-Rayyan, yang pada Hari Kiamat orang-orang yang berpuasa masuk ke surga melalui pintu tersebut... HR ALBUKHARI No.1896
HIKMAH RAMADHAN
Memahami Makna Ramadhan
Ramadhan hadir untuk membakar dosa-dosa para hamba Allah.
Ramadhan hadir untuk membakar dosa-dosa para hamba Allah.
