Presiden AS Donald Trump. | BloombergPOOL

Internasional

18 Apr 2020, 01:53 WIB

Trump: Terserah Gubernur

Badan kesehatan Cina mengakui kematian di Wuhan 50 persen lebih besar dari angka semula

WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (16/4), memaparkan rencananya untuk memutar kembali roda perekonomian AS, di tengah upaya memerangi pandemi Covid-19 yang disebabkan virus korona. Namun, Trump menyerahkan keputusan kepada gubernur negara bagian.

"Kita tidak membuka sekaligus, namun selangkah demi selangkah dengan hati-hati," kata Trump di Gedung Putih. Pernyataan ini berbeda dari ucapan awal April lalu yang mengatakan AS akan mulai aktif lagi dengan kekuatan "big bang". Namun, rencana Trump ini hanya rekomendasi dan bukan kebijakan pemerintah federal.

Hal ini berbeda dari pernyataan Trump pada Senin 13/4) yang mengatakan ia berkuasa penuh untuk memerintahkan negara bagian dibuka kembali atau tetap tutup. Kali ini, Trump menyerahkan wewenang ke tangan gubernur negara bagian. "Anda sekalian yang akan memutuskan," kata Trump dalam konferensi jarak jauh dengan para gubernur. "Kami akan mendukung Anda."

Pemaparan Trump ini secara efektif mengakhiri mitigasi virus selama 30 hari yang ditetapkan pemerintah federal. Sebelumnya, pemerintah federal menyatakan aturan mitigasi itu berlaku sekurangnya hingga 30 April.Trump memamparkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi setiap negara bagian sebelum membuka wilayahnya.

photo
Seorang bocah berusia tiga tahun menemani ibunya meminta bantuan di New Orleans. Ibunya kehilangan pekerjaan sejak Covid-19 mewabah di Amerika Serikat. - (AP)

Salah satunya adalah negara bagian harus memastikan ada tren penurunan kasus. Jika syarat sudah dipenuhi, maka negara bagian boleh membuka wilayah melalui tiga tahap. Setiap tahap menggambarkan batasan-batasan yang semakin longgar sebelum menuju tahap berikut.

Trump memperkirakan ada 29 negara bagian yang siap. Ia melihat sejumlah tren positif."Mereka mampu memulai besok (Jumat, Red)," kata Trump, yang juga kandidat presiden AS dalam pemilu November.

Namun, para gubernur tampaknya akan memutuskan sendiri langkah mereka, termasuk para gubernur dari partai Trump, Republik. Salah seorang gubernur yang mejadi sekutu dekat Trump adalah Gubernur West Virginia Jim Justice yang memilih berhati-hati. "Semua (aturan) akan dilupakan dengan cepat jika kita terburu-buru melangkah dari yang seharusnya, bisa-bisa akan banyak korban meninggal begitu cepat seperti lalat," kata Justice.

Kekhawatiran juga membayangi warga AS. Survei yang diterbitkan Pew Research Center pada Kamis menunjukkan, dua dari tiga warga AS khawatir akan kelonggaran yang ditetapkan terlalu awal. Saat berita ini ditulis, jumlah kasus Covid-19 secara global telah melampaui 2,1 juta dan lebih dari 145 ribu pasien meninggal. Kasus di AS melampaui 671 ribu dan angka pasien yang meninggal lebih dari 30 ribu orang.

Wuhan revisi angka

Kota Wuhan di Hubei, Cina, merevisi jumlah pasien Covid-19 yang tewas. Angka mereka ternyata lebih besar 50 persen dari catatan sebelumnya. Wuhan adalah pusat awal penularan virus korona yang menyebabkan Covid-19.

Revisi ini diumumkan badan kesehatan nasional, National Health Commission, Jumat pagi. Dengan penambahan ini, maka jumlah pasien yang meninggal di Cina secara keseluruhan direvisi dari 3.342 orang menjadi 4.632 orang.

photo
Petugas paramiliter kepolisian Cina berjaga-jaga di stasiun kereta api di Wuhan. - (Thepaper)

Kantor berita Cina Xinhua menguti seorang sumber di Wuhan yang mengatakan, revisi ini akibat ada gangguan dalam informasi dan data. "Karena pendataan dan kapabilitas perawatan yang tidak memadai, sejumlah lembaga kesehatan gagal terhubung dengan sistem pencegahan dan pengendalian penyakit secara tepat waktu, sementara rumah sakit kewalahan dan petugas medis juga kebanjiran pasien."

"Akibatnya, terjadilah laporan yang terlambat, luput, dan keliru," kata sang sumber yang tidak disebutkan namanya.Sebelumnya banyak keraguan akan akurasi sistem penghitungan kasus di Cina, khususnya pada Januari yang tidak menunjukkan ada kasus apapun.

Delapan petugas medis termasuk seorang dokter yang meninggal karena Covid-19, bahkan mendapat ancaman dari polisi karena mereka memperingatkan adanya penyakit ini lewat media sosial mereka. Cina sendiri menyangkal menutup-nutupi kasus ini.

Sementara Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendapat kritik karena dinilai mendukung cara Cina menangani kasus ini sejak awal. Trump kemudian memutuskan menahan iurannya untuk WHO dan menuding badan kesehatan di bawah PBB ini bias dan pro-Cina. Langkah ini diambil Trump setelah sebelumnya ia memuji Presiden Cina Xi Jinping dalam mengatasi wabah virus korona. Sementara saat itu, Trump menampik risiko yang mengintai negaranya. n


×