Pekerja menggunakan eskavator mengangkat kayu gelondongan yang menumpuk di daerah aliran sungai pascabanjir bandang di desa Blang Cut, kecamatan Meurah Dua, kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (30/12/2025). Pemerintah mengerahkan sejumlah eskavator untuk membersihkan kayu gelondongan dan lumpur dalam rangka normalisasi sungai dan percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah provinsi Aceh. | ANTARA FOTO/Ampelsa

Iqtishodia

Tafsir Maqashid Syariah atas Banjir Bandang dan Strategi Pascabencana

Dalam perspektif Islam, bencana tidak semata-mata dipahami sebagai takdir alamiah.

Oleh Neneng Hasanah (Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Syariah IPB University)  Banjir bandang yang berulang kali melanda berbagai wilayah di Indonesia—seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—bukan sekadar peristiwa alam yang datang tanpa sebab. Intensitas hujan memang menjadi faktor pemicu, tetapi kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, dan tata kelola pembangunan yang...

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat