Seorang pasien penderita demam berdarah dengue (DBD) di salah satu rumah sakit di Jakarta 14 Januari 2005. Ancaman wabah demam berdarah dengue (DBD) biasanya menjangkiti Wilayah Jakarta pada bulan Januari-Pebruari. Warga Jakarta dihimbau untuk mewaspadai | DOKREP

Tuntunan

Sakit Lenyapkan Dosa

Orang yang sakit boleh mengadukan sakit yang dideritanya kepada dokter atau temannya.

Oleh FERRY KISIHANDI

Tak selamanya tubuh dalam keadaan fit. Pada suatu masa, sakit datang menerjang dan membuat tubuh lemah terbaring. Sebagian orang mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya. Sebagian lainnya memilih bersabar atas rasa sakitnya itu. Ia berobat dan berharap sakit itu menjadi perantara tertebusnya dosa dan membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik.

Sayyid Sabiq melalui bukunya, Fiqih Sunnah, menganjurkan agar orang yang sakit itu tabah dan bersabar menghadapi penyakit yang dideritanya. Sebab, ujar dia, tak ada pemberian yang berharga dari Allah SWT kepada seorang hamba, kecuali kesabaran dalam menghadapi segala sesuatu, termasuk sakit.

photo
Ambulans bersiap membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit lain akibat overkapasitas di RS Langfang No 4 di Bazhou, Hebei, Kamis (22/12/2022). - (AP Photo)

Ia menyitir hadis yang diriwayatkan Muslim dari Syua’ib bin Sanan. Melalui hadis ini, Rasulullah Muhammad SAW menyatakan, sungguh ajaib keadaan seorang mukmin itu. Bagaimanapun keadaan yang dihadapinya, semuanya menjadi sebuah kebaikan. Jika si mukmin itu meraih kegembiraan, ia bersyukur dan itu adalah kebaikan.

 
Ada beberapa hadis mengungkapkan, sakit menjadi penghapus kesalahan dan melenyapkan dosa
 
 

Sebaliknya, saat mukmin didera kemalangan, ia bersabar, dan sikap sabar itu juga adalah kebaikan. Ada beberapa hadis mengungkapkan, sakit menjadi penghapus kesalahan dan melenyapkan dosa. Sakit dikategorikan sebagai cobaan pada diri seseorang, apakah ia akan bersabar atau sebaliknya.

Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah menerangkan hal tersebut. Ibnu Mas’ud mengatakan kepada Rasulullah yang kala itu sedang demam. "Ya Rasulullah, badanmu amat panas,” katanya. Rasul menjawab, "Memang, suhuku naik sampai dua kali lipat suhu kalian saat demam.”

Dia merespons, sebabnya mungkin karena diberi pahala dua kali lipat. Benar begitu. Dan, tidak seorang Muslim pun yang ditimpa kesakitan mulai dari tusukan duri hingga lebih berat dari itu kecuali dengan itu dihapuskan oleh Allah kesalahan-kesalahannya seperti kayu yang menggugurkan daun-daunnya, ungkap Rasulullah.

Sayyid Sabiq menambahkan, orang yang sakit boleh mengadukan sakit yang dideritanya kepada dokter atau temannya. "Selama hal itu bukan merupakan pelampiasan amarah dan kekecewaan hati,” katanya. Menurut dia, Aisyah pernah mengadu kepada Nabi Muhammad SAW bahwa ia sakit kepala. Demikian pula beliau.

Kesabaran saat sakit menimpa bukan berarti seseorang tak boleh berobat. Sayyid Sabiq menjelaskan, berobat adalah perintah agama, bahkan Rasul menganjurkan umatnya untuk berobat. Saat ditanya sahabatnya mengenai bolehnya mereka berobat, Muhammad mengatakan, berobatlah.

 
Setiap penyakit ada obatnya. Jika sakit telah diobati, penyakit itu akan sembuh dengan izin Allah
NAMA TOKOH
 

Sebab, Allah tidak menaruh sesuatu penyakit melainkan menyediakan obatnya. Kecuali satu penyakit, yaitu penyakit tua. Setiap penyakit ada obatnya. Jika sakit telah diobati, penyakit itu akan sembuh dengan izin Allah. Demikian pernyataan Rasul dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir.

Bagi mereka yang sehat, ajaran Islam juga memberikan tuntunannya. Dalam bukunya, Ensiklopedi Akhlak Muhammad SAW, Mahmud al-Mishri mengatakan, turut merasakan sakit orang yang sakit mendatangkan pahala yang besar. Adapun membesuknya memiliki kadar sunah yang begitu kuat dan berpengaruh baik bagi kalbu orang tersebut.

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Rasul menegaskan, membesuk orang sakit merupakan kewajiban seorang Muslim terhadap sesama Muslim. Dia selalu menengok sahabatnya yang terbaring sakit. Tujuan membesuk adalah menghibur keluarga orang yang sedang sakit.

Islam juga menetapkan syariat bagi Muslim ketika menengok orang yang tak sadarkan diri meski diyakini orang yang tak sadarkan diri itu tak mengetahui siapa saja yang datang menengoknya. Al-Mishri mengungkapkan, dianjurkan seseorang yang menjenguk itu mendoakan orang yang dijenguk.

photo
MAKKAH, 187/11 - EVAKUASI PASIEN. Dua petugas Posko Kesehatan Mina mengevakuasi seorang jamaah haji Indonesia ke rumah sakit rujukan di Kota Mekah, Arab Saudi, Kamis (18/11). Hingga pelaksanaan haji pada nafar awal (lempar jamrah) sebanyak 142 orang jemaah haji meninggal dunia akibat sakit. FOTO ANTARA/SAPTONO/Spt/10 - (ANTARA)

Selain itu, si penjenguk juga menyampaikan dukacita dan nasihat kepada keluarganya agar bersabar. Jabir bin Abdullah mengisahkan, saat ia sedang sakit, Rasul dan Abu Bakar menjenguknya. Mereka berjalan kaki dan menemukan dirinya dalam keadaan pingsan.

Dahulu, jelas Shaleh Ahmad asy-Syami, Rasulullah selalu menjenguk para sahabatnya yang jatuh sakit. Ia tak segan pula menjenguk anak kecil dari ahli kitab yang sebelumnya berkhidmat kepadanya. Saat pamannya, Abu Thalib, sakit, ia pun bertandang ke rumahnya dan menjenguknya.

Ketika menjenguk orang sakit, Nabi Muhammad mendekat lalu duduk dekat kepala si sakit dan menanyakan keadaannya. Ia juga menanyakan sesuatu yang disukai oleh orang yang sedang sakit tersebut. Jika orang itu menginginkan yang disenanginya, beliau meminta bantuan sahabatnya untuk memperolehnya.

Shaleh melalui bukunya, Berakhlak dan Beradab Mulia, mengatakan, saat menjenguk, Rasul meletakkan tangan kanannya di atas bagian tubuh orang yang sakit dan mengucapkan doa, "Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan karena hanya Engkaulah yang mampu menyembuhkan. Tak ada kesembuhan kecuali yang datang dari-Mu. Sembuhkanlah dengan bentuk kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit lagi.”

Islamnya Sang Jurnalis

Saat sedang melakukan liputan investigatif pada 2001, Yvonne Ridley ditangkap pihak Taliban.

SELENGKAPNYA

Makkah Diserang Badai 80 Km per Jam, Seorang Guru Meninggal

Banyak jamaah umrah yang tersapu angin saat berupaya menyelamatkan diri.

SELENGKAPNYA

Patung Soekarno Dinilai Berpotensi Jadi Berhala

Patung Soekarno setinggi 100 meter akan dibangun di area perkebunan Walini, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

SELENGKAPNYA

Ikuti Berita Republika Lainnya