Peristiwa
Swasembada Pangan Warga Kampung Adat Cireundeu
Mereka telah mengkonsumsi singkong sebagai pengganti nasi sejak 1924.
CIMAHI -- Beras telah menjadi bahan makanan pokok warga mayoritas Indonesia sejak lama. Nasi wajib hadir di meja makan sebagai menu utama menemani lauk pauknya.
Warga Kampung Adat Cireundeu, Leuwigajah, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, memiliki kebiasaan berbeda terkait makanan pokok. Mereka tidak lagi menkonsumsi beras sebagai makanan sehari-hari mereka.
Peralihan konsumsi beras menjadi nasi singkong di Kampung Adat Cireundeu sejak 1924 meneruskan tradisi leluhur. Kebiasaan ini berlangsung hingga saat ini membuat masyarakat di kampung tersebut mandiri secara pangan.
Mereka tidak bergantung pada beras yang menjadi makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia. Gonjang-ganjing harga beras tidak berpengaruh bagi warga Cireundeu Dalam sehari, warga kampung tersebut mampu mengolah 100 kilogram singkong untuk dijadikan tepung singkong yang dapat diolah kembali menjadi berbagai makanan.
Mereka pun menghasilkan sendiri bahan pangan lainnya. Mereka menanam sendiri berbagai jenis makanan yang dikonsumsi mereka. Singkong diolah menjadi beragam jenis makanan termasuk menjadi rasi alias beras singkong. Penganan yang bisa dikonsumsi layaknya nasi.
Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.
