Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau langsung jalan alternatif Banyumas-Brebes di Desa Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, yang putus akibat longsor, Rabu (23/11/2022). | Dok Pemprov Jateng

Jawa Tengah

24 Nov 2022, 05:40 WIB

Jalan Alternatif Banyumas-Brebes Terputus

Panjang badan jalan yang longsor mencapai sekitar 25 meter.

BANYUMAS – Ruas jalan alternatif Banyumas-Brebes di Desa Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, putus akibat longsor pada Jumat (18/11/2022) lalu. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun meninjau langsung lokai tersebut, Rabu (23/11/2022).

Saat Ganjar tiba, sudah dipasang garis pembatas di sekitar area jalan yang longsor. Panjang badan jalan yang longsor mencapai sekitar 25 meter. Adapun kedalaman tebing dan sungai lebih dari 50 meter. Putusnya jalan itu, kata warga, melumpuhkan perekonomian. Sebab jalan itu merupakan penghubung Kecamatan Gumelar dengan Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

 
Ini lagi kita siapkan desain agar kita carikan jalan alternatif.
GANJAR PRANOWO Gubernur Jawa Tengah
 

Ganjar yang didampingi Bupati Banyumas, Achmad Husein, juga berdialog dengan warga yang terisolasi. Pasalnya, jalan tersebut adalah jalur utama yang biasa digunakan warga sehari-hari. "Bupati sebenarnya sudah menyiapkan perbaikan jalan, udah bagus. Ini lagi kita siapkan desain agar kita carikan jalan alternatif," kata Ganjar, menegaskan.

Ia menambahkan, kontur dan posisi jalan berada di lereng bukit dan kemiringan yang cukup tinggi menjadi penyebab longsor. Salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah membuat jalan memutar. “Mungkin diputar karena ini ada punggungan bukit di sebelahnya, tanahnya Kodam. Jadi nanti kita bisa komunikasi dengan Pangdam atau kemudian tetap di sini,” ujarnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

Gubernur Jateng dua periode itu menyebutkan, sembari mencari alternatif, di jalan tersebut akan dibuat jembatan sementara. Dengan demikian, warga yang terisolasi bisa dievakuasi. Ia pun bersyukur kondisi warga aman dan dalam keadaan baik.

Untuk kebutuhan sehari-hari, Ganjar mengusulkan agar pedagang sayur bisa datang ke lokasi tersebut. "Kan ini ada jalan daruratnya, bisa dipikul. Intinya dari mereka semuanya akan terlayani dengan baik," imbuhnya.

Selain itu, Ganjar meminta agar para siswa yang tinggal di sisi terisolir diberi kelonggaran. Terutama saat hujan deras kembali mengguyur, di mana situasinya bisa membahayakan."Sebenarnya, dalam kondisi darurat bisa kita kerjakan apapun, yang penting tidak terganggu. Dan pemerintah siap kok untuk segera merespons ini," kata Ganjar.

Ia pun mengimbau seluruh masyarakat Jateng waspada bencana dan saling peduli. Sebab, tak hanya di Kecamatan Gumelar, banjir dan longsor juga terjadi di banyak tempat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by BPBD PROVINSI JAWA TENGAH (@bpbdjateng)

Terpisah, Kapoksi Komisi VIII DPR, Abdul Wachid, menilai Jateng perlu memperbanyak kampung siaga serta desa tangguh bencana, di daerah yang memiliki kerawanan terhadap berbagai potensi kebencanaan.

Keberadaan kampung siaga dan desa tangguh bencana ini sebagai ikhtiar untuk menggerakkan potensi masyarakat dalam rangka mengantisipasi serta memberikan penanganan darurat kebencanan.

Sejumlah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air dalam beberapa pekan terakhir bisa menjadi peringatan bagi daerah lain.“Baik untuk melakukan mitigasi maupun kesiapsiagaan jika menghadapi situasi yang tidak diinginkan (bencana alam) terjadi,” ungkapnya.

Kesiapsiagaan ini dapat dilakukan dengan memperbanyak kampung-kampung siaga bencana untuk menghadapi situasi darurat kebencanaan. Kampung Siaga Bencana merupakan wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dijadikan kawasan atau tempat untuk program penanggulangan bencana. ';

Pemkot Bogor Perbaiki Puluhan SD Rusak

Ambruknya atap sekolah di beberapa sekolah dasar Kota Bogor menjadi masalah cukup serius.

SELENGKAPNYA

Delapan Oknum Kades Penyuap Dosen Ditahan Kejaksaan

Kedelapan kades ditahan usai dilimpahkan dari penyidik kepolisian beserta dengan barang buktinya

SELENGKAPNYA

Baznas Gelar Manajemen Tanggap Darurat di Cianjur

Ada 74 orang personel gabungan Baznas yang diterjunkan ke lokasi bencana.

SELENGKAPNYA
×