Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw (tengah) di dampingi Plt Sekda Kota Sorong, Karel Gefilem (kanan) memimpin rapat terbatas penanganan banjir di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (23/8/2022). | ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/hp.

Nusantara

Sukses Kendalikan Inflasi Papua Barat Terima Insentif

Atas prestasi itu, Kementerian Keuangan memberikan dana insentif daerah (DID) ke Papua Barat sebesar Rp 10 miliar.

MANOKWARI -- Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengambil berbagai langkah untuk mengendalikan laju inflasi dengan menjaga harga bahan pokok tetap stabil, memastikan ketersediaan pasokan, menjamin kelancaran distribusi dan melakukan komunikasi efektif dengan berbagai pihak.

Saat mengikuti rapat virtual dengan para kepala daerah seluruh Indonesia yang dipandu Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, ia menjelaskan bahwa Papua Barat termasuk salah satu dari 10 provinsi di Indonesia yang dinilai mampu menekan angka inflasi.

Atas prestasi itu, Kementerian Keuangan memberikan dana insentif daerah (DID) ke Papua Barat sebesar Rp 10 miliar. "Terobosan yang kami lakukan yaitu memastikan harga bahan kebutuhan pokok terjangkau oleh masyarakat. Setiap hari petugas memonitoring harga di empat pasar tradisional yang ada di Manokwari dan Kota Sorong. Dengan adanya monitoring harga, maka dapat terpantau harga-harga dan tidak terjadi spekulasi harga di tingkat pedagang," jelasnya, Senin (14/11).

 
Pemprov Papua Barat juga telah meluncurkan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.
 
 

Pascapenyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada akhir September lalu, organisasi Persatuan Pejasa Roda Dua di Manokwari dan sopir angkutan umum di Kabupaten Sorong telah menetapkan standarisasi tarif ojek dan angkutan umum.

Sedangkan untuk menekan kenaikan harga bahan pakan ternak, para pelaku usaha di Papua Barat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha di Sulawesi Selatan dan Jakarta.

Selanjutnya kegiatan pasar murah bahan kebutuhan pokok digelar di berbagai daerah seperti di Kabupaten Manokwari (Arowi, Amban dan Sowi Empat), Kota Sorong (di halaman Kantor Wali Kota), Kabupaten Sorong (Distrik Salawati dan Aimas). Salah satu gebrakan yang dilakukan oleh Paulus Waterpauw untuk mendukung ketahanan pangan di Papua Barat yaitu melalui Gerakan Ketahanan Pangan (GERTAK Pangan). Lahan replanting sawit yang ada di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari ditanami 2.000 bibit cabai.

Pemprov Papua Barat juga telah meluncurkan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Di Kabupaten Manokwari, GNPIP tersebut dibalut dengan program Gerakan Manokwari Menanam Tanaman Pangan Pendamping Beras bertempat di Kampung Weluri, Distrik Manokwari Selatan. Komoditas yang ditanam antara lain jagung, singkong, ubi jalar (petatas) dan talas (keladi). 

Dalil Pendapat Fikih Diskon PSJT

LKS dapat memberikan potongan dari kewajiban pembayaran baik dipersyaratkan maupun tidak dipersyaratkan.

SELENGKAPNYA

FIFA Diyakini Ingin Selamatkan Piala Dunia U-20

PSSI bukan satu-satunya pihak yang berperan dalam persiapan menuju gelaran Piala Dunia U-20 nanti.

SELENGKAPNYA

G-20 Luncurkan Dana Pandemi 

Indonesia akan memanfaatkan dana tersebut untuk memperkuat sistem kesehatan. 

SELENGKAPNYA