Graham Potter | AP/Florian Schroetter

Sepak Bola

Peringatan Dini untuk Chelsea

Chelsea tumbang 0-2 di markas Manchester City, Stadion Etihad, pada babak ketiga Piala Liga Inggris.

MANCHESTER -- Graham Potter tampaknya mulai menghadapi ujian berat sejak ditunjuk menjadi pelatih Chelsea. Setelah awal yang menjanjikan, the Blues kini mulai terseok-seok, khususnya di kancah domestik. Chelsea tumbang 0-2 di markas Manchester City, Stadion Etihad, pada babak ketiga Piala Liga Inggris, Kamis (10/11) dini hari WIB.

Dua gol pada babak kedua yang dicetak oleh Riyad Mahrez dan Julian Alvarez, cukup untuk membawa skuad asuhan Pep Guardiola itu melaju ke babak 16 besar. Walaupun, the Citizens harus berterima kasih banyak kepada kiper pilihan kedua, Stefan Ortega, yang membuat dua penyelamatan gemilang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Chelsea FC (@chelseafc)

Kedua manajer membuat tujuh perubahan dari laga akhir pekan lalu, tapi dengan hasil akhir yang berbeda. Rencana Potter tidak berjalan semulus Guardiola. Akibatnya, Chelsea harus tersingkir di Piala Liga. Bukan itu saja, kekalahan ini membuat mantan klub Roman Abramovich itu baru dua kali menang dari tujuh pertandingan di semua kompetisi. Dua kemenangan itu pun didapat dalam pertandingan fase grup Liga Champions. 

Sementara itu, di kancah domestik, Pierre-Emerick Aubameyang cs belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir, setelah akhir pekan lalu kalah dari Arsenal.

Kondisi ini membuat Chelsea terlempar dari empat besar klasemen Liga Primer Inggris karena tak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir. Oleh karena itu, kekalahan ini menjadi peringatan dini Potter menjelang jeda Piala Dunia bahwa timnya sedang tidak baik-baik saja.

 
 
Ada struktur yang lebih baik dan level kinerja yang lebih baik. Tim terlihat lebih dekat, sama seperti yang kami inginkan.
 
 

Namun, mantan manajer Brighton itu menyebut ada pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan di Stadion Etihad, meski kecewa dengan hasil yang didapat. Ia menilai, ada beberapa hal positif yang diperlihatkan timnya. "Ada struktur yang lebih baik dan level kinerja yang lebih baik. Tim terlihat lebih dekat, sama seperti yang kami inginkan," kata Potter, dikutip dari Sky Sports, Kamis (10/11).

Potter menambahkan, anak asuhnya memiliki keberanian besar melawan tim sekelas City. Selain itu, terpilihnya Ortega menjadi man of the match laga ini membuktikan kalau the Blues memberikan tekanan yang cukup ke pertahanan the Citizens. Dari sisi serangan, Chelsea lebih baik dibandingkan saat melawan Arsenal akhir pekan lalu. "Secara keseluruhan, saya pikir itu adalah langkah maju bagi kami," ujar Potter.

Di sisi lain, Guardiola tidak banyak melakukan penilaian terhadap performanya. Namun, ada dua nama yang menjadi perhatiannya, yaitu Ortega dan Jack Grealish. Ia memuji setinggi lagi atas penampilan Ortega yang konsisten. Sebab, pelatih asal Spanyol itu mengatakan kalau Ortega juga tampil sangat baik saat melawan Borussia Dortmund dan Sevilla di Liga Champions. 

 
 
Hari ini, dia tidak mencetak gol, tapi dia memiliki peluang dan suatu hari dia akan memaksimalkannya. Dia luar biasa, Jack bermain sangat, sangat bagus.
 
 

Karena itu, Guardiola senang City merekrut Ortega sebagai kiper pelapis Ederson. Menurutnya, Ortega merupakan kiper paket lengkap.

"Pada akhirnya, Chelsea tidak mencetak gol karena dia menyelamatkannya. Itu bagus untuk Edi karena kompetisi (piala) sangat penting untuk mempertahankan level," ujar Guardiola menjelaskan.

Di tengah lapangan, Guardiola menilai Grealish tampil impresif. Pergerakan cepatnya mampu merepotkan pertahanan Chelsea, meski tidak mencetak gol seperti Mahrez dan Alvarez. Upaya terbaik Grealish juga sempat digagalkan oleh Edouard Mendy. Karena itu, Guardiola menyebut peran mantan pemain Aston Villa itu sangat penting bagi kemenangan the Citizens.

"Hari ini, dia tidak mencetak gol, tapi dia memiliki peluang dan suatu hari dia akan memaksimalkannya. Dia luar biasa, Jack bermain sangat, sangat bagus," ujar Guardiola memberikan sanjungan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Manchester City (@mancity)

Setelah ini, City masih akan tampil di Etihad untuk menyambut Brentford di Liga Primer Inggris. Sementara, Chelsea bakal menghadapi lawan kuat lainnya akhir pekan ini, yaitu Newcastle United.

The Magpies saat ini berada di peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris setelah sembilan pertandingan tak terkalahkan. Skuad asuhan Eddie Howe itu juga melaju ke babak 16 besar Piala Liga usai mengalahkan Crystal Palace pada waktu yang bersamaan dengan kekalahan Chelsea.

Jaga Stok Vaksin Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Peningkatan kasus saat ini adalah imbas dari kelangkaan stok vaksin Covid-19 beberapa waktu lalu.

SELENGKAPNYA

Menpan Akui Honorer Masih Dibutuhkan

Pemerintah masih mengkaji tiga opsi dalam upaya menyelesaikan masalah tenaga honorer atau non-ASN.

SELENGKAPNYA

Erick Buka-bukaan di Buku (Bukan) Kisah Sukses Erick Thohir

Erick menceritakan perjalanan hidupnya hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di Tanah Air.

SELENGKAPNYA