Ketua Baznas Noor Achmad memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Unit Pengumpul Zakat (Rakornas UPZ) 2022 di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Rakornas UPZ bertema Sinergi Untuk Kesejahteraan Umat yang bertujuan mendorong UPZ Baznas dalam peningkatan | Republika/Putra M. Akbar

Khazanah

Rakornas UPZ Lahirkan Sembilan Rekomendasi

Sebanyak 87 UPZ terbaik mendapatkan penghargaan dari Baznas

JAKARTA – Rapat Koordinasi Nasional Unit Pengumpul Zakat (Rakornas UPZ) 2022 yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah berakhir dengan menghasilkan sembilan rekomendasi. Rekomendasi-rekomendasi itu diharapkan dapat meningkatkan layanan dan kapasitas UPZ.

Berlangsung di Jakarta pada 26-28 Oktober 2022, rakornas ini mengusung tema ‘’Sinergi untuk Kesejahteraan Umat". Pemimpin Baznas Rizaludin Kurniawan menyampaikan, rekomendasi pertama dari Rakornas UPZ 2022 yakni menjadikan UPZ sebagai lembaga utama untuk menyejahterakan umat di Indonesia sesuai dengan visi Baznas.

photo
Ketua Baznas Noor Achmad (tengah) dan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin (ketiga kiri) bersama jajaran penguruz Baznas dan peserta berfoto bersama pada acara Rapat Koordinasi Nasional Unit Pengumpul Zakat (Rakornas UPZ) 2022 di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Rakornas UPZ bertema Sinergi Untuk Kesejahteraan Umat yang bertujuan mendorong UPZ Baznas dalam peningkatan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan, layanan inovasi, sinergi, pelaporan, monitoring evaluasi dan audit pengelolaan zakat untuk mendukung implementasi rencana kerja dan anggaran tahunan Baznas dalam rangka penyusunan dan pencapaian indikator kinerja kegiatan tahun 2023. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

Kedua, memperkuat kedudukan kelembagaan UPZ sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Baznas dengan memperkuat pengelolaannya sesuai prinsip aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI. "Rekomendasi ketiga, memperkuat fungsi pengumpulan dengan memberikan literasi, sosialisasi, dan fasilitasi kepada seluruh muzaki di lingkungan UPZ," kata Rizaludin, Jumat (28/10).

Adapun rekomendasi keempat yakni memperkuat penyaluran melalui sinergi, tata kelola, dan kolaborasi program pendistribusian dan pendayagunaan Baznas dan UPZ dengan berfokus pada upaya mewujudkan mustahik menjadi muzaki. Sementara itu, rekomendasi kelima ialah menjadikan rencana strategis Baznas sebagai acuan utama agenda-agenda di UPZ dalam bentuk rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT).

Keenam, lanjut Rizaludin, yakni berkomitmen mendukung pencapaian target zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) dengan meningkatkan pengumpulan masing-masing UPZ sebesar minimal 33 persen.

 

 

Melaksanakan kewajiban penyampaian laporan pengumpulan dan tugas pembantuan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS dan DSKL

 

RIZALUDIN KURNIAWAN Pimpinan BAZNAS
 

"(Rekomendasi ketujuh) melaksanakan kewajiban penyampaian laporan pengumpulan dan tugas pembantuan pendistribusian dan pendayagunaan ZIS dan DSKL kepada Baznas secara bulanan, semesteran, dan laporan tahunan melalui audit internal sesuai amanah Perbaznas Nomor 2 Tahun 2016," papar Rizaludin.

Rekomendasi kedelapan yakni mendukung diadakannya monitoring, evaluasi, audit Baznas, dan pembinaan oleh pimpinan Baznas. Rekomendasi kesembilan, mengimplementasikan sistem manajemen, administrasi, keuangan, dan pelaporan zakat berbasis Sistem Manajemen Informasi Baznas (Simba) UPZ Baznas.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Rizaludin Kurniawan (@rizaludin.kurniawan)

Ketua Baznas Prof KH Noor Achmad menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menguatkan kelembagaan Baznas melalui Rakornas UPZ. "Kami mengimbau kepada seluruh UPZ setelah Rakornas ini agar segera mengadakan rapat kerja untuk membahas RKAT 2023. Insya Allah, kita akan banyak melakukan sinergi. Mari kita jalankan rekomendasi sebaik-baiknya," ujarnya.

 

 

Kami mengimbau kepada seluruh UPZ setelah Rakornas ini agar segera mengadakan rapat kerja untuk membahas RKAT 2023

 

PROF NOOR ACHMAD
 

Kiai Noor berharap rekomendasi ini menjadi komitmen bersama dalam upaya meningkatkan layanan zakat di lingkungan UPZ yang aman regulasi, aman syar’i, dan aman NKRI. Melalui rekomendasi ini pula, Baznas diharapkan dapat makin mengambil peranan sebagai lembaga utama bagi pembayar zakat dan lembaga utama yang menyejahterakan umat.

Selain menggelar Rakornas UPZ, Baznas juga memberikan anugerah UPZ Award 2022. Penghargaan itu diberikan kepada 87 UPZ Baznas terbaik dari enam kategori. Turut hadir dalam acara penganugerahan UPZ Award 2022 yakni Ketua Baznas Prof KH Noor Achmad, Wakil Ketua Baznas Mo Mahdum, pimpinan Baznas, sekretaris utama Baznas, deputi I, dan deputi II Baznas.

Kiai Noor menyampaikan, UPZ Award 2022 ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh UPZ Baznas yang telah terlibat dan mendukung upaya Baznas dalam menyejahterakan umat. UPZ selama ini telah berperan penting dalam membantu Baznas. ‘’UPZ telah membantu Baznas provinsi dan Baznas kabupaten/kota dalam melakukan pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya," kata Kiai Noor dalam siaran pers yang diterima Republika, Jumat (28/10).

Kiai Noor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh UPZ yang telah berkontribusi dalam membantu pendistribusian dan pendayagunaan zakat melalui program-program yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan. n ed: wachidah handasah