Sabella Letiza Orvala | Dok Ist

Uswah

Sabella Letiza Orvala, Kenshi Belia dari Solo

Sabella berharap bisa menjadi atlet kempo profesional di masa mendatang

OLEH ANDRIAN SAPUTRA 

Sabella Letiza Orvala sukses membuktikan kemampuannya dalam cabang seni bela diri Shorinji Kempo. Pada bulan lalu, siswi SMP Muhammadiyah Program Khusus Kota Barat Surakarta itu berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo.

Dalam kejurnas yang berlangsung 8-11 September 2022 di Gedung Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret itu, Kenshi belia tersebut mendapatkan medali perunggu setelah mengalahkan sejumlah atlet kempo delegasi dari berbagai daerah. 

Namun, ini bukan prestasi yang pertama diraihnya. Putri dari pasangan Titik Susanti dan Aris Zunanda itu sudah beberapa kali menyabet juara dalam beberapa kejuaraan kempo tingkat regional.

Ia pernah meraih juara II kejuaraan kempo kategori beregu dan juara II kategori berpasangan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) serta juara III kejuaraan kempo wali kota Solo. Sabella yang baru duduk dibangku kelas VIII mengaku bangga atas prestasi yang telah ditorehkannya.

Capaiannya itu membuatnya lebih bersemangat dalam belajar. Ia pun senang karena banyak orang yang memberikan selamat dan mendukungnya agar bisa terus berprestasi. Apalagi, guru dan teman-temannya di sekolah yang berharap Sabella terus bisa meraih prestasi dalam dunia kempo.

“Saya bersyukur bisa meraih prestasi ini. Orang tua, guru, dan teman-teman banyak yang memberikan selamat. Mudah-mudahan target kedepannya saya bisa membawa medali emas di kejuaran-kejuaraan kempo,” kata Sabella kepada Republika, beberapa waktu lalu.

 

 

Mudah-mudahan target kedepannya saya bisa membawa medali emas di kejuaran-kejuaraan kempo

 

SABELLA LETIZA ORVALA
 

 

Siswi kelahiran Solo 20 Agustus 2009 itu mengaku telah jatuh cinta pada seni bela diri kempo sejak duduk di bangku kelas IV SD. Kala itu, orang tuanya yang juga pencinta seni beladiri memperkenalkan Sabella pada kempo.

Ia pun bergabung dengan sebuah klub kempo di Solo. Sejak saat itu, Sabella pun rutin mengikuti latihan yang berlangsung tiga kali dalam sepekan di lingkungan Stadion Manahan. 

Menurut dia, butuh kegigihan dan kesabaran dalam berlatih kempo. Terlebih, bila mendekati kejuaraan, intensitas latihan baik fisik, mental maupun teknik semakin meningkat. Sabella mengatakan melalui kempo dirinya belajar banyak hal. Terutama dalam membangun kepercayaan diri, manajemen emosi, dan disiplin.

Sabella mengatakan, melalui kempo dirinya juga memiliki lebih banyak teman baik yang sebaya maupun lebih tua. Sabella tak merasa minder, tetapi justru ia belajar bersosialisasi dan berkomunikasi. 

Ia pun belajar membagi waktu untuk belajar materi-materi sekolah dan berlatih. Memang, dia mengakui, rasa letih sering kali dirasakan, namun berkat motivasi dari orang tuanya Sabella pun tak pernah menyerah.

“Yang penting saya bisa mengatur waktunya. Kalau ada tugas-tugas dari sekolah itu saya segera kerjakan. Ada sesi istirahat latihan itu saya bisa gunakan juga. Dan setelah latihan saya langsung istirahat agar nanti bisa belajar lagi,” katanya.

 

 

Yang penting saya bisa mengatur waktunya. Kalau ada tugas-tugas dari sekolah itu saya segera kerjakan

 

SABELLA LETIZA ORVALA
 

Sabella berharap bisa menjadi atlet kempo profesional pada masa mendatang dan dapat mewakili Indonesia pada ajang-ajang bergengsi dunia. Untuk mewujudkan itu ia pun berkomitmen terus berlatih dan mengambil pengalaman dari atlet-atlet kempo yang lebih senior darinya.

Namun, selain kempo, Sabella juga aktif dalam sebuah klub bulu tangkis di Solo. Sabella yang sangat mengidolakan pebulu tangkis Kevin Sanjaya itu juga pernah beberapa kali mengikuti kejuaraan bulu tangkis, meski belum meraih juara. 

Di tengah padatnya berlatih kempo, Sabella yang tinggal di Bibis Banjarsari Surakarta itu tak mau melewatkan hari tanpa membaca Alquran. Ia mengatakan, dalam sehari ia biasa membaca satu lembar Alquran.

Kegiatan membaca Alquran dilakukannya di rumah ataupun di sekolah dengan bimbingan wali kelas. Sabella juga memiliki hafalan Alquran juz 30. Untuk menambah pengetahuan tentang agama, Sabella pun sering mengikuti pengajian bersama orang tuanya di masjid-masjid terdekat. 

 

Prestasi 

Juara III medali perunggu Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo 2022

Juara II kejuaraan kempo kategori beregu ajang POPDA

Juara II kategori berpasangan ajang POPDA

Juara III kejuaraan kempo tingkat Kota Solo

Mengenang Koh Steven, Jual Rumah demi Penyintas Pandemi

Pada awal korona merebak, kebutuhan akan APD bagi tenaga medis sangatlah besar

SELENGKAPNYA

Syekh Yusuf al-Qaradhawi Sosok Ulama Moderat

Sikap moderat Syekh Yusuf al-Qaradhawi terlihat pula dalam caranya mendidik putra-putrinya.

SELENGKAPNYA

Perjalanan Hayat dan Pemikiran Syekh al-Qaradhawi

Syekh al-Qaradhawi berpengaruh besar dalam penyebaran ilmu fikih dan paham moderat.

SELENGKAPNYA