ILUSTRASI Salah satu bentuk keberkahan adalah terhindarnya diri dari segala fitnah. | DOK ANTARA IGGOY EL FITRA

Khazanah

Keberkahan Bagi Mukmin

Seorang hamba Allah yang diberkahi berarti mendapatkan naungan kasih dan sayang dari-Nya.

OLEH HASANUL RIZQA

Kata berkah berasal dari bahasa Arab, yakni baraka. Bentuk jamaknya adalah barakah. Maknanya, 'memiliki banyak kebaikan yang bersifat tetap dan terus-menerus'.

Kata berkah juga berkaitan dengan birkah, yaitu tempat berhimpunnya air. Keadaannya berbeda dengan saluran tempat mengalirnya air. Birkah dapat menampung air dalam jumlah yang banyak dan sekaligus tetap.

Islam mengajarkan, seorang hamba Allah yang diberkahi berarti mendapatkan naungan kasih dan sayang dari-Nya. Lantas, siapa saja mereka itu?

photo
ILUSTRASI Tobat nasuha dapat menimbulkan keberkahan dalam kehidupan seorang Mukmin yang melakukannya. - (DOK ANTARA FOTO_Bayu Pratama S)

Tobat Nasuhah

Allah memuji orang-orang yang beriman, bertobat, dan mengerjakan kebajikan. “Maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang” (QS al-Furqan: 70).

Keberkahan bagi Mukminin adalah aneka kebaikan yang Allah anugerahkan. Semua karunia-Nya itu bersifat tetap dan terus mengalir seiring dengan kelestarian amal mereka. Dalam Alquran surah Nuh ayat 10-12, dijelaskan bahwa rezeki yang berlimpah menanti orang-orang yang kembali ke jalan-Nya.

Terhindar dari Fitnah

Salah satu dosa besar adalah fitnah. Dalam Alquran, disebutkan bahwa fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Fitnah juga berarti perbuatan-perbuatan yang menimbulkan kekacauan.

Rasulullah SAW mengajarkan doa agar terhindar dari fitnah, “Ya Allah, kami berlindung dari siksa kubur dan api neraka. Ya Rabb, lindungi kami dari semua fitnah orang-orang hidup dan fitnah setelah kematian. Lindungi kami pula dari fitnah dahsyat al-Masih Dajjal.”

Salah satu ciri hamba-hamba Allah yang diberkahi adalah terhindar dari fitnah. Mereka mendapatkan perlindungan dari-Nya. Untuk mencapai taraf ini, seorang Mukmin hendaknya setelah bertobat menjaga ketaatan kepada-Nya.

photo
ILUSTRASI Salah satu ciri keberkahan dalam kehidupan seorang Mukmin adalah meningkatnya rasa taat kepada Allah - (DOK REPUBLIKA PUTRA M AKBAR)

Dekat dan Taat

Mukmin yang diberkahi cenderung menjadi al-muqarrabuun. Artinya, mereka senang mendekat kepada Allah SWT. Setiap ibadah, baik yang wajib maupun sunah, dikerjakannya dengan hati yang lapang. Baginya, hanya Allah tempat meminta segala sesuatu.

Dari waktu ke waktu, ketaatan mereka kepada Allah terus meningkat. Harapannya adalah diwafatkan dalam keadaan yang terbaik (husnul khatimah). “(Yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepadanya), 'Salamun ‘alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan'.” (QS an-Nahl: 32).

Sumbangsih al-Biruni Dalam Sains

Al-Biruni, saintis Muslim dari abad ke-11 ini meletakkan prinsip-prinsip kerja ilmiah.

SELENGKAPNYA

Riwayat Gemilang al-Biruni

Al-Biruni mengembangkan dan bahkan merintis berbagai disiplin keilmuan.

SELENGKAPNYA

Tercelanya Menipu Rakyat

Pemimpin yang menipu rakyat hanya mengundang murka Allah dan kemarahan rakyatnya.

SELENGKAPNYA