Robert Lewandowski. | EPA-EFE/RAUL CARO

Sepak Bola

Reuni Lewandowski

Munchen akan menjamu Barcelona pada laga kedua Grup C Liga Champions,.

MUENCHEN -- Hanya kurang dari tiga bulan setelah resmi meninggalkan Stadion Allianz Arena, Robert Lewandowski akan kembali ke markas Bayern Muenchen tersebut.

Kali ini, penyerang asal Polandia itu akan berada di sisi lapangan yang berbeda. Sebab, ia bukan lagi penggawa Die Bayern, melainkan Barcelona. Muenchen akan menjamu Barcelona pada laga kedua Grup C Liga Champions, Rabu (14/9) dini hari WIB.

Salah satu sorotan terbesar pada laga ini tertuju ke Lewandowski. Setelah delapan musim memperkuat Muenchen, penyerang 34 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan klub Bavaria tersebut. Kepergian Lewandowski terasa mengejutkan. Sebab, dalam tiga musim terakhir memperkuat FC Hollywood, ia tengah berada dalam performa terbaik. Total 153 gol Lewandowski cetak dari 133 penampilan di semua ajang dalam musim terakhir bersama Die Bayern.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FC Barcelona (@fcbarcelona)

Selama periode tersebut, eks penyerang Borussia Dortmund itu menyabet gelar pemain terbaik FIFA dalam dua musim beruntun, tepatnya pada 2020 dan 2021. Prestasi individu itu dilengkapi Lewandowksi dengan mengantarkan Muenchen menyabet status sebagai treble winners pada musim 2019/2020. 

Lewandowski memilih meninggalkan Muenchen dan merapat ke Barcelona. Di Blaugrana, pria kelahiran Warsawa itu belum kehilangan ketajamannya. Sembilan gol dan dua assist sudah mampu ditorehkan Lewandowski dari enam penampilan di semua ajang.

Secara khusus, Lewandowski pun duduk di peringkat teratas daftar top skorer sementara Liga Spanyol dengan koleksi enam gol dari lima partai. Terakhir, Lewandowksi menyumbang satu gol dan dua assist kala Barcelona membungkam Cadiz, 4-0, pada jornada kelima La Liga, akhir pekan lalu. 

Ketajaman Lewandowski ini tentu menjadi ancaman besar bagi bekas klubnya. Hal itu pun diakui oleh pelatih Muenchen Julian Nagelsmann. Sebagai lawan, Lewandowski adalah pemain yang sangat berbahaya. Namun, pelatih berusia 35 tahun itu cukup yakin anak-anak asuhnya bisa meredam ketajaman pemain yang memulai karier di Divisi 3 Liga Polandia dengan membela Znicz Pruszkow itu.

 
 
Sebagai lawan, dia akan menjadi pemain yang sangat berbahaya. Mereka juga tampil begitu apik pada musim ini. Para pemain sudah begitu mengenal dia.
 
 

Setelah delapan musim bekerja sama dengan Lewandowski, para penggawa Die Bayern dinilai sudah hafal dengan gaya permainan striker jangkung itu. ''Sebagai lawan, dia akan menjadi pemain yang sangat berbahaya. Mereka juga tampil begitu apik pada musim ini. Para pemain sudah begitu mengenal dia,'' ujar Nagelsmann, seperti dilansir dari Bavarian Football, awal pekan ini. 

Pelatih asal Jerman itu menilai laga akan sangat sulit dan berlangsung ketat. Performa apik yang ditorehkan Barcelona pada awal musim ini menjadi pangkal kewaspadaan Nagelsmann tersebut. 

Berbeda dari Blaugrana, yang mampu mengemas lima kemenangan dan satu hasil imbang, langkah Muenchen pada awal musim ini terbilang tidak terlalu mulus. Thomas Mueller dan kawan-kawan tercatat gagal memetik kemenangan pada tiga laga terakhir Bundesliga, termasuk saat ditahan imbang Stuttgart, 2-2, akhir pekan lalu. 

 
 
Perhatian utama saya terletak pada pemain-pemain yang siap diturunkan pada laga ini dan telah menunjukkan performa apik di sesi latihan. Kini, kami memiliki pemain-pemain yang bisa memberikan perbedaan dan memiliki kualitas yang lebih baik.
 
 

Muenchen gagal berada di trek kemenangan setelah mampu membungkam Inter Milan, 2-1, tengah pekan lalu. Di sisi lain, Barcelona datang ke Stadion Allianz Arena dengan rasa percaya diri tinggi setelah mendapatkan rentetan hasil positif. 

Barca pun telah merilis daftar pemain yang bakal terbang ke Muenchen. Dalam skuad yang berisi 25 pemain tersebut, Barcelona datang dengan kekuatan terbaiknya, termasuk menyertakan kembali Sergi Roberto. Begitu pula dengan kehadiran sejumlah penggawa anyar, seperti Jules Kounde, Lewandowski, dan Raphinha. 

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez mengaku siap menurunkan penggawa terbaik Blaugrana di laga kontra Muenchen setelah melakukan rotasi dalam kemenangan atas Cadiz. "Perhatian utama saya terletak pada pemain-pemain yang siap diturunkan pada laga ini dan telah menunjukkan performa apik di sesi latihan. Kini, kami memiliki pemain-pemain yang bisa memberikan perbedaan dan memiliki kualitas yang lebih baik," ujar Xavi, seperti dikutip Mundo Deportivo

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by FC Bayern (@fcbayern)

Dengan barisan skuad yang mulai bisa diandalkan dan tren positif performa, Barcelona pun berpeluang besar dapat memperbaiki rekor pertemuan dengan Die Bayern. Klub asal Katalunya itu tercatat selalu menelan kekalahan dari Muenchen dalam empat pertemuan terakhir di pentas Liga Champions. 

Takluk, 0-3 pada pertemuan terakhir, tepatnya pada 2021 silam, seolah melengkapi derita saat dipermalukan 2-8 di Stadion Camp Nou pada 2020. Dari 11 bentrokan dengan Bayern Muenchen di arena Liga Champions, Barcelona total menelan delapan kekalahan, satu hasil imbang, dan dua kemenangan. 

 

Prediksi Susunan Pemain: 

Bayern Muenchen (4-2-3-1) 

  • Kiper: Neuer 
  • Belakang: Pavard, De Ligt, Hernandez, Davies 
  • Tengah: Kimmich, Sabitzer; Gnabry, Mueller, Sane 
  • Depan: Mane 
  • Pelatih: Julian Nagelsmann

 

Barcelona (4-3-3) 

  • Kiper: Ter Stegen 
  • Belakang: Alba, Kounde, Araujo, Bellerin 
  • Tengah: Pedri, De Jong, Kessie Depan: Dembele, Lewandowski, Raphinha
  • Pelatih: Xavi Hernandez 

 

Data dan Fakta: 

  • 3 -- Muenchen mencetak setidaknya tiga gol dari empat bentrokan terakhir dengan Barcelona di semua ajang.
  • 4 -- Barcelona selalu menelan kekalahan dalam empat duel terakhir kontra Bayern Muenchen di arena Liga Champions. 
  • 30 -- Bayern Muenchen tidak terkalahkan dalam 30 laga dari 32 pertandingan terakhir di pentas Liga Champions.
  • 35 - Dari 37 laga kandang terakhir di Liga Champions, Muenchen mengemas 35 kemenangan dan hanya merasakan 1 hasil imbang serta 1 kekalahan.

'PSSI Jangan Mengambinghitamkan JIS'

Bisa jadi alasan sebenarnya adalah biaya sewa yang terlalu mahal.

SELENGKAPNYA

Juventus, Raksasa Italia yang Sedang Limbung

Massimiliano Allegri termasuk pelatih yang masih mengandalkan pola Italia kuno.

SELENGKAPNYA