Massa yang tergabung dalam BEM Nusantara menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/9/2022). Mereka menolak naiknya harga BBM yang dinilai merugikan rakyat kecil. | Prayogi/Republika.

Kabar Utama

Aparat TNI-Polri Siapkan Pengamanan BBM Subsidi

Kepolisian juga mengantisipasi adanya praktik penimbunan BBM. 

JAKARTA -- Aparat kepolisian dan TNI di berbagai daerah melakukan persiapan untuk melakukan pengamanan menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pengawasan dan upaya penyisiran juga dilakukan guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan BBM. 

Kenaikan harga BBM tingga menunggu waktu. Pemerintah sudah memberikan sinyal kuat adanya kenaikan harga dengan memulai penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi BBM. Penyerahan BLT tersebut dilakukan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jayapura, Papua, Rabu (31/8). 

Untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dari rencana kenaikan harga BBM, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya pada Kamis (1/9) menggelar rapat koordinasi (rakor) di Aula Soedirman di Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur. Kapoda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam kesempatan itu menyampaikan paparan perihal antisipasi pengamanan efek kenaikan harga BBM. 

Ia meminta semua jajaran untuk bekerja sama menjaga keamanan wilayah DKI Jakarta sebelum maupun sesudah diumumkannya kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat. Kalau Ibu Kota ini aman, insya Allah (daerah) yang lainnya akan aman," kata Fadil. 

 
photo
Massa yang tergabung dalam BEM Nusantara menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (1/9/2022). Dalam aksinya mereka menolak naiknya harga BBM yang dinilai merugikan rakyat kecil. - (Prayogi/Republika.)

Salah satu hal yang perlu diantipasi, kata Fadil, adalah adanya aksi unjuk rasa oleh masyarakat akibat dari kenaikan harga BBM nanti. Ia berharap persiapan yang dilakukan sejak dini mampu membuat kondisi Jakarta tetap aman. Kalau pun ada unjuk rasa, diharapkan bisa berjalan tertib.

"Kita berkoordinasi mempersiapkan diri, bersinergi manakala ada aspirasi yang ingin turun ke jalan, kita akan menghadapinya dengan humanis," kata Fadil.

Fadil menambahkan, pihaknya juga akan menindak tegas pihak-pihak atau masyarakat yang melakukan penimbunan BBM. Namun demikian, Fadil menyebut sejauh ini pihaknya belum menemukan atau mendapatkan laporan adanya kasus penimbunan BBM. 

photo
Kapolres Temanggung AKBP Agus Puryadi menunjukkan barang bukti saat gelar kasus penyalahgunaan pengangkutan niaga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi di Mapolres Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022). - (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

Menurut dia, praktik penimbunan menjelang kenaikan harga BBM biasanya dilakukan dengan berbagai macam modus operandi. Ada yang melakukan modifikasi kendaraan sampai bolak-balik mengisi bahan bakar yang kemudian ditaruh di satu titik.

“Sampai hari ini belum ada kita temukan, sampai hari ini belum ada laporan bahwa terjadi penimbunan,” ungkap Fadil.

Kepolisian juga akan melakukan penjagaan di beberapa pengisian bahan bakar atau pom bensin. Selain itu, jajaran Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pertimbangan pemerintah pusat mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM.

“Dari Polda dari Kodam akan menjaga lokasi-lokasi tersebut dan kita yakinkan situasi sekarang aman tidak ada masalah,” ucap Fadil. 

photo
Polisi berusaha menghalau sejumlah mahasisiswa yang akan membakar ban bekas saat berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (1/9/2022). Aksi ujukrasa yang menolak rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) tersebut berlangsung ricuh. - (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)

Pangdam Jaya Mayjen Untung Budiharto menyampaikan jajarannya siap membantu Polda Metro Jaya untuk menjaga keamanan menjelang kenaikan harga BBM. Untung mengatakan, pihaknya juga membuat kontinjensi terkait kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di wilayah DKI Jakarta. 

"Kita sendiri secara makro apabila terjadi beberapa masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasix kita akan menjaga, mendukung Kapolda untuk memberikan keamanan kepada mereka agar aspirasi tersampaikan dengan baik," kata Untung. 

Di Jawa Tengah, Polresta Solo melakukan sidak di dua SPBU Manahan dan Banyuanyar, Kamis (1/9). Wakapolresta Solo AKBP Gatot Yulianto mengatakan, sidak di dua SPBU tidak ditemukan adanya antrean akibat kepanikan akan kenaikan harga BBM. Ia pun menyebut belum ada penyimpangan di dua SPBU tersebut.

photo
Sejumlah pengendara sepeda motor antre mengisi BBM di SPBU Kawasan Otista, Jakarta, Rabu (31/8/2022). Terpantau di sejumlah SPBU di Jakarta dipadati pengendara yang mengantre BBM akibat rencana pemerintah menaikkan harga BBM jenis pertalite dan solar bersubsidi per tanggal 1 September 2022. - (Prayogi/Republika.)

Meski begitu, Gatot menegaskan Polresta Solo akan tetap melakukan penjagaan maupun pengawasan. Setidaknya, ada dua personil yang akan ditugaskan di setiap SPBU.

"Saya akan laksanakan terus pengamanan. Jangan sampai ada penyimpangan dan tidak ada panic buying dari masyarakat," terangnya.

Sementara itu, pihak SPBU menceritakan bahwa antrean panjang sempat terjadi di SPBU Manahan pada Rabu (31/8) malam. Ini karena banyak masyarakat yang mengiri harga Pertalite akan naik mulai Kamis (1/9). 

"Antrean tidak mengganggu stok kita. Stok masih aman meski semalam antri," kata Catur Husodo, Pengawas SPBU Manahan.

Masih dihitung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah masih menghitung rencana kenaikan harga BBM dengan hati-hati. Hal ini disampaikannya usai meluncurkan teknologi 5G mining di Mimika, Kamis (1/9). “BBM semuanya masih pada proses dihitung dikalkulasi dengan hati-hati,” kata Jokowi. 

Menteri ESDM Arifin Tasrif enggan berkomentar terkait wacana kenaikan harga BBM subsidi. Justru, Arifin mengajak masyarakat untuk berhemat dalam mengonsumsi energi.

Sebab, menurut Arifin, fluktuasi harga minyak dunia tidak pernah terprediksi. Apalagi, saat ini dengan situasi geopolitik yang mengerek harga minyak dunia di angka 100 dolar AS per barel.

“Beban pemerintah untuk subsidi ini tinggi sekali, jadi kami imbau masyarakat untuk hemat energi” ujar Arifin saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Kamis. 

Arifin mengatakan, hemat energi juga sebagai salah satu cara agar bisa memastikan ketahanan energi. Hal ini mengingat sumber energi yang dimiliki Indonesia, khususnya energi fosil tak lagi mencukupi.

“Kita perlu ganti sumber energi yang lebih baik dan bersih. Kita perlu kebut teknologi dan ciptakan teknologi sendiri agar mandiri dan bisa mensejahterakan masyarakat," ujar Arifin.

Wacana kenaikan harga BBM sampai saat ini belum ada titik terang. Terbaru, PT Pertamina (Persero) justru menurunkan harga jual Pertamax Turbo dan Dex Series. Dikutip dari laman resmi Pertamina, harga BBM Pertamax Turbo (RON 98) turun dari semula Rp 17.900 per liter menjadi Rp 15.900 per liter. Sedangkan Dexlite turun dari  Rp 17.800 per liter menjadi Rp 17.100 per liter. Pertamina Dex juga turun dari semula Rp 18.900 per liter menjadi Rp 17.400 per liter. Rentang enurunan harga berbeda di setiap wilayah. 

Seperti Kena Prank

Gencarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi membuat masyarakat sempat panic buying. Antrean kendaraan di berbagai SPBU tampak mengular pada Rabu (31/8) malam. Banyak warga mengira harga BBM naik mulai Kamis (1/9). 

Pada Rabu kemarin, hoaks mengenai harga baru BBM per 1 September ramai beredar di media sosial. Dituliskan bahwa harga Pertalite per 1 September naik menjadi Rp 10 ribu per liter. 

photo
Sejumlah pengendara sepeda motor antre mengisi BBM jenis pertalite di SPBU Krapyak, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (31/8/2022) malam. - (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Warga Indramayu, Jawa Barat, Dhika (25), mengaku ikut antre BBM pada Rabu malam karena mengira info kenaikan harga BBM per 1 September benar adanya. Antrean kendaraan mengular sampai jalan raya. 

Denger-denger kan Kamis harga BBM mulai naik. Makanya sampai rela mengantre di SBPU dan beli bensin sampai penuh. Tapi ternyata tidak naik, jadi seperti kena prank,’’ kata Dhika yang merupakan pengguna sepeda motor, Kamis (1/9).

Meski demikian, Dhika mengaku senang karena BBM subsidi belum naik. “Semoga benar-benar tidak jadi naik,” katanya. 

Pengawas SPBU 34.45235 Karangturi,  Indramayu, Muhammad Basri, menceritakan, antrean kendaraan di SPBU Karangturi cukup panjang pada Rabu. Antrean kendaraan sudah mulai terlihat sejak pukul 17.00 WIB.

 Hingga malam hari, antrean kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor, terus terjadi bahkan mengular hingga jalan raya. Kondisi itu terus berlangsung hingga sekitar pukul 23.30 WIB. 

Menurut Basri, hampir semua pemilik kendaraan mengisi BBM pada kendaraannya masing-masing hingga penuh. “Setelah jam 12 malam ke atas itu baru mulai kembali normal. Dan hari ini juga tidak ada antrean,’’ kata Basri.

photo
Sejumlah pengendara sepeda motor antre mengisi BBM di SPBU Kawasan Matraman, Jakarta, Rabu (31/8/2022). - (Prayogi/Republika.)

 Annisa (28), seorang karyawan swasta di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengatakan, bakal mengisi penuh BBM kendaraannya sehari sebelum pemerintah menaikkan harga BBM. Pada Rabu kemarin, Annisa sebagaimana banyak pengendara lainnya, rela antre panjang untuk mengisi penuh tangki kendaraannya karena menyangka harga BBM naik pada 1 September. 

"Kemarin antisipasi, saya antre buat isi bensin di SPBU. Antreannya panjang, ya memang rata-rata warga tahunya besoknya (1 September) memang mau naik, yang Rp 10 ribu itu. Tapi ternyata enggak ya," kata dia. 

Annisa memprediksi, kenaikan harga Pertalite tetap akan terjadi, cepat atau lambat. Dia berharap, ada solusi dari kenaikan tersebut, terutama bagi karyawan swasta sepertinya. 

"Harapan saya sih bisa ada bantuan dari kantor tempat saya bekerja, seperti tambahan uang transportasi," kata dia. 

Sementara itu, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor menyatakan, akan melakukan penyesuaian tarif jika ada kenaikan harga BBM. Penyesuaian tarif tersebut disesuaikan dengan berapa persen kenaikan harga BBM nantinya.

photo
Sejumlah pengendara sepeda motor antre mengisi BBM di SPBU Kawasan Matraman, Jakarta, Rabu (31/8/2022). - (Prayogi/Republika.)

Ketua Organda Kota Bogor, Moch Ishack mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, terkait permasalahan yang terjadi akibat kenaikan harga BBM.

“Organda akan menyusun penyesuaian tarif dengan Dishub dan Pemkot Bogor,” kata Ishack kepada Republika, Kamis (1/9).

Saat ini, tarif angkot di Kota Bogor berada di angka Rp 3.500 per orang dengan total sekitar 3 ribu angkot beroperasi. Besaran kenaikan tarif angkot bergantung pada persentase kenaikan harga BBM.

Salah seorang pekerja bernama Muhammad Putra mengaku, kenaikan harga BBM tidak terlalu berpengaruh terhadapnya. Sebab, besaran BBM yang dia beli selalu sama.

“Saya mah berapa pun harganya selalu belinya Rp 20 ribu sekali beli,” ujarnya ketika ditemui di SPBU Jalan Pajajaran.

Pendataan 

Pertamina Patra Niaga menyatakan, berkomitmen dalam menyediakan Pertalite dan solar bagi kebutuhan masyarakat. Selain memastikan ketersediaannya, Pertamina Patra Niaga juga terus melanjutkan inisiatif pendaftaran Program Subsidi Tepat, sebagai upaya penyaluran subsidi yang lebih tepat sasaran.

Corporate Secretary Pertamina, Patra Niaga Irto Ginting menjelaskan, Program Subsidi Tepat bertujuan untuk mendata kendaraan yang menggunakan Pertalite dan solar. 

“Saat ini fokusnya masih pada pendaftaran dan sosialisasi, memastikan kesiapan sistem serta operasional di lapangan sambil terus memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014, yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi,” kata dia. 

Hingga akhir Agustus, sudah lebih dari satu juta unit kendaraan yang didaftarkan dalam Program Subsidi Tepat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 persen pendaftar merupakan pengguna Pertalite. Sedangkan solar sekitar 30 persen.

“Untuk pengguna Pertalite yang mendaftar masih didominasi oleh pengguna pribadi. Sedangkan untuk solar, komposisinya cukup seimbang antara pengguna pribadi dan kendaraan umum,” kata Irto.  

Pemerintah Mulai Salurkan BLT BBM

Jokowi berharap BLT yang diberikan pemerintah dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

SELENGKAPNYA

Mengharap Pengganti Subsidi BBM

Survei BPS, 80 persen penikmat subsidi BBM justru dari keluarga mampu.

SELENGKAPNYA

Duduk Perkara Subsidi (Termasuk Kompensasi) BBM

Meskipun (dana) kompensasi diterima oleh Pertamina dan PLN, tapi penerima manfaat akhir tetap masyarakat. Masyarakat, pada akhirnya, dapat membeli BBM dan listrik pada harga di bawah keekonomiannya.

SELENGKAPNYA