Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti†berpose usai menyampaikan keterangan dalam jumpa pers jelang Piala AFF U-16 2022 di Sleman, D.I Yogyakarta, Sabtu (30/7/2022). | ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Sepak Bola

06 Aug 2022, 04:45 WIB

Skuad Garuda Muda Incar Poin Penuh Kontra Vietnam

Masyarakat tentu ingin timnas Indonesia meraih kemenangan di setiap pertandingan.

JAKARTA -- Tim nasional (timnas) sepak bola U-16 Indonesia akan melakoni laga krusial melawan Vietnam pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-16 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/8). Pemenang dari laga tersebut akan otomatis lolos ke babak semifinal dengan status juara grup.

Saat ini, Indonesia dan Vietnam mengoleksi jumlah poin yang sama, yakni enam poin. Namun, dengan keunggulan selisih gol (+11 gol), tim asuhan Bima Sakti berhak memimpin puncak klasemen Grup A di atas Vietnam (+9). Adapun Filipina dan Singapura tertinggal di posisi ketiga dan keempat dengan nol poin.

Pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti mengakui, kemenangan 9-0 atas Singapura pada laga sebelumnya menjadi modal yang bagus bagi M Iqbal Gwijangge dkk untuk menatap laga melawan Vietnam. Dia mengakui, Vietnam merupakan salah satu lawan terkuat di grup dan itu bisa dilihat dari penampilan di dua laga sebelumnya, yakni menang 5-1 atas Singapura dan 5-0 atas Filipina.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PSSI (@pssi)

"Pertandingan melawan Vietnam harus dipersiapkan dengan lebih baik. Walau kami menang besar lawan Singapura, tidak boleh euforia terlalu besar. Kami masih banyak kekurangan," kata Bima seusai memimpin latihan, Jumat (5/8).

Bima memberikan menu latihan untuk mengantisipasi permainan cepat Vietnam. "Hari ini kami latihan small sided game dan simulasi bagaimana taktik dalam menghadapi perlawanan Vietnam nanti," ujar Bima.

Bima mengaku telah mempelajari permainan Vietnam dari rekaman video pertandingan sebelumnya. Ia paham Vietnam mempunyai organisasi permainan yang bagus dan rapi. Karena itu, dalam sesi latihan, para pemainnya diajarkan cara membongkar pertahanan serta mengantisipasi serangan lawan.

Indonesia dan Vietnam punya peluang sama besar untuk mewakili Grup A di babak selanjutnya. Tapi, dengan posisi saat ini, skuad Garuda Muda bisa tampil tanpa beban karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak semifinal. Sekalipun kalah, Indonesia tetap punya peluang lolos sebagai runner-up terbaik yang akan diperebutkan oleh tiga tim.

Garuda Muda bisa tetap lolos jika mempunyai jumlah poin dan selisih gol yang lebih banyak dari runner-up Grup B dan Grup C. Sebelum pertandingan ini, Vietnam menempati posisi runner-up terbaik dengan mengoleksi enam poin, disusul Thailand dari Grup B dengan empat poin dan Myanmar dari Grup C dengan tiga poin.

Tapi, tentu bukan itu yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia, terlebih Garuda Muda berstatus sebagai tuan rumah dalam ajang ini. Masyarakat tentu ingin timnas Indonesia meraih kemenangan di setiap pertandingan meskipun peluang untuk bisa lolos ke babak selanjutnya sudah hampir bisa dipastikan.

"Tentu kami ingin menang. Kami tak ingin nasib kami ditentukan oleh tim lain. Saya yakin tim lain juga mengincar kemenangan. Maka dari itu, saya katakan kepada para pemain, harus tetap terus berjuang keras. Raih kemenangan, sehingga posisi kami benar-benar aman sebagai pemuncak klasemen Grup A," kata Bima menegaskan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bima Sakti (@bimasakti230176)

Timnas Indonesia U-16 juga mempunyai catatan lebih baik dari Vietnam dalam lima pertemuan terakhir. Indonesia berhasil membukukan tiga kemenangan, dengan dua di antaranya diperoleh dari pertandingan di waktu normal. Sementara itu, Vietnam menang dua kali dengan salah satunya diperoleh dari adu penalti.

Pelatih Vietnam Nguyen Quoc Tuan memastikan akan mempersiapkan anak asuhnya dengan baik sebelum bertanding melawan Indonesia. Ia mengaku puas dengan hasil yang diperoleh Vietnam dari dua laga sebelumnya. Tapi, ia akan menggunakan strategi dan taktik berbeda saat melawan Indonesia nanti demi meraih hasil maksimal.

"Kami harus menjaga disiplin dan tetap terfokus. Dua kemenangan sebelumnya sudah tidak ada artinya. Kami akan bertemu tim kuat. Pertama Indonesia dan mungkin (bertemu tim kuat lain) setelah itu. Thailand, Australia, atau Myanmar," ungkap Quoc Tuan.


Trayektori Karier Konate

Klopp optimistis Konate bisa disertakan kala melawat ke markas Fulham.

SELENGKAPNYA

Tekad PSM Pertahankan Tren Positif Saat Jamu Persija

Persija baru bangkit dari kekalahan pada laga perdana.

SELENGKAPNYA
×