Wakil Presiden KH Ma | Twitter KH Ma

Ekonomi

03 Aug 2022, 05:31 WIB

Wapres: Konversi BPD Riau Harus Beri Nilai Tambah

Bank Riau Kepri Syariah siap untuk mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin berharap konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ma'ruf berharap industri keuangan syariah dapat terus berkembang seiring banyaknya BPD yang melakukan konversi menjadi bank syariah.

Mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga berharap perekonomian di Riau bisa semakin berkembang dengan adanya konversi BPD menjadi BPD syariah. "Saya harap kinerjanya nanti setelah menjadi (bank) syariah harus lebih baik. Perubahan ini harus memotivasi kinerja kita karena syariah itu selain bisnis ada nilai tambahnya. Orang yang bertransaksi ada nilai tambahnya, yaitu nilai dakwah," kata Ma'ruf melalui keterangan resmi, Senin (1/8) malam.

Pada 2019, Direksi PT Bank Riau Kepri mengajukan usulan perubahan menjadi Bank Riau Kepri Syariah (BRKS). Pada tahun ini, bank tersebut telah memenuhi semua persyaratan dan tahapan transformasi.

 

"Menurut saya, ini adalah salah satu peran strategis BPD syariah. Ini menjadi salah satu model yang bisa dikembangkan," kata Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut.

Gubernur Riau, Syamsuar, melaporkan, Bank Riau Kepri Syariah siap untuk mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah. Syamsuar mengatakan, pada 4 Juli 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan keputusan Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah atau BRKS.

"Sejak keputusan ini diterima, BRKS wajib melaksanakan kegiatan pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah," kata Syamsuar.

Selain perubahan BPD menjadi bank syariah, Syamsuar juga menyampaikan, di wilayahnya saat ini sudah terbentuk lembaga yang khusus menangani ekonomi dan keuangan syariah di tingkat daerah. "Riau sebagai zona ekonomi syariah sudah dilaksanakan. Selain itu, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau juga telah terbentuk," katanya.

Di samping melaporkan proses transformasi Bank Riau Kepri, Syamsuar juga menyampaikan undangan kepada Wapres untuk dapat menghadiri peresmian BRKS sekaligus meresmikan KDEKS Provinsi Riau pada 10 Agustus mendatang.

Pengembangan KDEKS merupakan salah satu arahan hasil rapat pleno KNEKS pada Juni lalu. Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS Putu Rahwidhiyasa mengatakan, pihaknya terus mendukung semangat untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Menurut dia, pembentukan KDEKS di Riau akan diikuti sejumlah pemda lain.  

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bank Riau Kepri (@bankriaukepri.co.id)

Keberadaan KDEKS di daerah dinilai akan memudahkan koordinasi dan sinkronisasi antara program kerja nasional dan kebutuhan serta karakteristik spesifik daerah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Dengan demikian, upaya meningkatkan peran ekonomi syariah dalam pertumbuhan ekonomi nasional bisa lebih terintegrasi.

 


Drone Akhiri Perjalanan Pak Dokter Alqaidah, Al-Zawahiri

CIA melakukan serangan drone di ibu kota Afghanistan yang menewaskan Al-Zawahiri.

SELENGKAPNYA

Jangan Biarkan Judi Daring Beroperasi

Muhammadiyah dan NU meminta agar pemerintah segera membasmi judi-judi daring.

SELENGKAPNYA
×