Suasana saat Tabligh Akbar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/5/2022). | Prayogi/Republika.

Literasi Umat

06 Jun 2022, 08:00 WIB

Ikhtiar Republika Mensyukuri Indonesia

Masyarakat diajak mensyukuri Indonesia yang dijaga oleh nilai-nilai persatuan, kebangsaan, keislaman, dan Pancasila.

Assalamualaikum, pembaca yang budiman.

Keamanan, kemakmuran, dan kerukunan di Tanah Air adalah hal yang tentunya harus disyukuri umat Islam di Indonesia. Keberadaan bangsa Indonesia yang masih langgeng setelah sekian waktu merdeka juga anugerah dari Allah, Sang Maha Penjaga yang tak bisa diabaikan.

Setelah ditempa rerupa cabaran, bangsa Indonesia masih terus tegak, masyarakatnya bertahan dan terus menerus bangkit lagi. Atas semua rahmat Allah  tersebut, Republika berikhtiar menggelar tabligh akbar dengan tajuk "Semangat Umat Merawat Bangsa" di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor pada Selasa (31/5/2022) malam, menjelang Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Republika, Irfan Junaidi, dalam pidato sambutannya mengajak masyarakat untuk mensyukuri Indonesia yang dijaga oleh nilai-nilai persatuan, kebangsaan, keislaman, dan Pancasila.

Irfan mengatakan, acara Tabligh Akbar ini digelar sebagai wujud rasa syukur. "Syukur terhadap apa? Syukur terhadap Indonesia yang tercinta ini," kata Irfan di Masjid Az-Zikra.

photo
Sejumlah jamaah saat mengikuti Tabligh Akbar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/5/2022). Tabligh Akbar yang terselenggara atas kerjasama antara Republika dan Majelis Az-Zikra tersebut mengambil tema Semangat Umat Merawat Bangsa.Prayogi/Republika. - (Prayogi/Republika. )

Dalam acara tersebut, Republika juga mendatangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Amirsyah Tambunan, Pimpinan Majelis Rasulullah Habib Nabiel Al Musawa, Pimpinan Majelis Az-Zikra KH Muhammad Abdul Syukur, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar.

Habib Nabiel dalam acara tersebut berpesan bahwa cinta Tanah Air adalah sesuatu yang diajarkan dalam Islam. yang yg berpendapat cinta Tanah Air itu bid'ah dan Hadist itu dhaif. Padahal dia hanya kurang membaca kitab," ujar Habib Nabiel.

Sedangkan Buya Amirsyah Tambunan mengatakan, sebagai ungkapan dari rasa syukur, umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia harus bersatu untuk membuktikan kesyukuran itu. "Sikap umat Islam harus bersatu, umat Islam sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW yang saya sebut Muhammadiyah yaitu mengikuti jejak langkah perjuangan Nabi Muhammad mempersatukan kaum muhajirin dan anshar, tentu harus memiliki dasar yang kuat, yaitu dengan kekuatan iman," kata Buya Amirsyah.

photo
Pimpinan Majelis Az-Zikra KH. M Abdul Syukur membacakan doa saat Tabligh Akbar di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/5/2022). - (Prayogi/Republika. )

Pada akhirnya, scara Tabligh Akbar ditutup Ustaz Abdul Syukur dengan doa dan zikir. Ustaz Syukur mengatakan keberkahan negeri ini tidak terlepas dari keberkahan penduduknya.

"Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan," ujar Ustaz Abdul Syukur mengutip Surat Al A'raf ayat 96.

Selain kegiatan-kegiatan jurnalistik, Republika secara rutin menggelar ikhtiar-ikhtiar di luar bilik keredaksian dalam ikhtiar memajukan bangsa. Sumbangan pembaca melalui Literasi Umat di laman Republika.id ini insya Allah turut menguatkan upaya-upaya tersebut. 

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh. ';

Umat Diajak Menguatkan Persatuan dan Kebersamaan

Masyarakat diajak untuk mensyukuri Indonesia yang dijaga oleh nilai-nilai persatuan, kebangsaan, keislaman, dan Pancasila.

SELENGKAPNYA
×