Buruh angkut membongkar muat semen di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/7/2019). Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat, rata-rata konsumsi semen pada semester I tahun 2019 sebesar 4,9 juta ton per bulan, atau mengalami penurunan d | ANTARA FOTO

Ekonomi

25 May 2022, 11:08 WIB

SIG Optimistis Prospek Pasar Semen

SIG berencana melakukan rights issue pada kuartal IV tahun ini.

JAKARTA — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau Semen Indonesia Group (SIG) optimistis dengan prospek pertumbuhan permintaan pasar semen dalam negeri. SIG masih mengalami kelebihan pasokan yang membuat tidak terserap dengan maksimal di pasaran.

"Per Desember 2021, kapasitas nasional 119,1 juta ton, permintaan semen nasional itu 65,2 juta ton, jadi kelebihan suplai sebesar 53,8 juta ton," kata Direktur Utama SIG Donny Arsal saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/5).

Donny menyampaikan, kapasitas produksi SIG pun diproyeksikan bertambah sembilan juta ton seiring dengan adanya satu fasilitas yang akan beroperasi. Donny meyakini, kelebihan kapasitas produksi akan terus mengecil setiap tahunnya.

"Prospek semen masih baik dengan pertumbuhan populasi satu persen per tahun dari 273 penduduk. Kita harap permintaan bertambah, lalu backlog pembangunan rumah yang sebesar 12,75 juta unit saat ini juga kita harapkan mendorong permintaan semen nasional," ujar Donny.

Tak hanya itu, Donny juga melihat prospek kebutuhan semen dalam pembangunan infrastruktur. Meski mengalami penurunan, lanjut Donny, alokasi anggaran infrastruktur pada 2022 masih cukup signifikan, yakni sebesar Rp 385 triliun.

Donny juga melirik peluang kebutuhan semen di ibu kota negara (IKN) baru. Menurut Donny, pengembangan infrastruktur di IKN akan berdampak cukup signifikan terhadap permintaan semen. "Ada peluang IKN yang diperkirakan akan memberikan potensi permintaan (semen) nasional dalam 20 tahun itu sebesar 21 juta ton," kata Donny.

Donny menargetkan kelebihan produksi yang tidak terserap akan terus mengecil menjadi 18,1 juta ton pada 2030. SIG sendiri merupakan pemain utama dalam industri semen dengan market share sebesar 49,3 persen dan kapasitas sebesar 42,2 persen dari kapasitas total nasional.

Donny menambahkan, SIG juga telah memiliki sejumlah rencana strategis, salah satunya dengan meningkatkan kinerja penjualan di tengah kelebihan pasokan.  Ia menyampaikan, SIG terus memperkuat rantai distribusi di setiap area kompetisi dengan melakukan penetrasi melalui produk semen murah agar bisa bersaing dengan kompetitor. 

SIG juga akan menerapkan harga dinamis dan brand mix di pasar ritel. "Tempat-tempat yang permintaannya tinggi, kita akan melakukan kenaikan harga sehingga kita dapat menyesuaikan dengan biaya bahan bakar yang meningkat," kata Donny.

photo
Pekerja memindahkan karung semen ke atas kapal, di dermaga Semen Padang, Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/11/2021). Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2021 PT Semen Padang (Semen Indonesia Group) telah mengekspor semen sebanyak 451.614,94 Metrik Ton (MT) ke berbagai negara, jumlah tersebut melampaui target tahun ini yang hanya 198.600 MT, dengan realisasi lebih dari 500 persen. - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Selain itu, lanjut Donny, SIG juga melakukan pendekatan kepada pelanggan melalui solusi dan produk bernilai tambah dengan manfaat yang lebih tinggi. Donny meyakini, langkah ini akan mampu memberikan kontribusi positif bagi kinerja perusahaan.

Donny menyebutkan, SIG juga fokus dalam melakukan efisiensi biaya produksi dengan optimalisasi digitalisasi dan konsolidasi rantai pasok untuk menekan tingginya biaya logistik. Ia mengatakan, penggunaan plant optimizer dapat menghemat dua persen dari biaya energi. Pun dengan peningkatan penggunaan panel surya yang mampu mengurangi 15 persen dari biaya listrik.

SIG juga berencana akan melakukan rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada kuartal IV tahun ini. "Rencana transaksi terjadi pada kuartal keempat tahun ini," kata Donny.

Donny juga menambahkan, rencana rights issue SIG tidak melalui tender offer karena pemegang saham tertinggi atau ultimate shareholder masih sama yakni dikontrol oleh pemerintah. Selain itu, juga sudah dilakukan keterbukaan publik sehingga tidak diperlukan tender offer.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memaparkan sejumlah BUMN yang akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) serta rights issue pada 2022. Salah satu BUMN yang direncanakan melakukan rights issue, yakni SIG.

Erick menjelaskan, untuk rights issue SIG merupakan bagian dari upaya konsolidasi, di mana ada satu BUMN semen yang tertinggal, yakni Semen Baturaja akhirnya berdiri sendiri, tetapi tidak menjadi ekosistem SIG. Padahal, lanjut dia, BUMN harus juga berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan semen swasta nasional dan asing.

Erick mengatakan, tidak mungkin Kementerian BUMN membiarkan kondisi Semen Baturaja terus mengalami penurunan, sehingga kalau dikonsolidasikan maka Semen Baturaja ini akan memperkuat footprint semen di wilayah Sumatra Selatan.

Dengan demikian, produk dari Semen Padang tidak perlu lagi masuk dan bisa dialihkan untuk kebutuhan ekspor ke luar negeri, mengingat banyak negara berupaya mengimpor semen dari negara-negara lain. Ini tujuannya Semen Baturaja ini akan digabungkan oleh Kementerian BUMN ke SIG. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR yang juga menjadi pimpinan RDP Mohamad Hekal mengatakan, Komisi VI meminta SIG meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dalam capital expenditure atau belanja modal dan biaya operasional. Hekal mengatakan, Komisi VI juga meminta SIG menyusun rencana strategi bisnis model yang lebih berkesinambungan agar mampu meningkatkan ekspor dan menjadi pemain industri semen nasional regional maupun global.

"Komisi VI RI akan meminta Kementerian BUMN berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk memastikan ketersediaan pasokan batu bara untuk industri semen BUMN," kata Hekal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Semen Indonesia (@semenindonesia)


Kapolda Tolak Jadi Penjabat Gubernur DKI Gantikan Anies

Anies berharap penggantinya memperhatikan pembangunan di Kepulauan Seribu.

SELENGKAPNYA

'Orkes':Arsip Modern Para Musisi

Tidak sekadar menampilkan semacam konser digital.

SELENGKAPNYA

Memotret Hiphop dari Masa ke Masa

Musisi hip hop yang tersebar dari Sabang sampai Merauke punya keunikan khas.

SELENGKAPNYA
×