Sejumlah pasien Covid-19 melihat pemandangan di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Senin (7/3/2022). | Republika/Putra M. Akbar

Nasional

Jelang Lebaran, Kasus Covid-19 Melandai

Pemerintah tetap mewaspadai potensi lonjakan kenaikan kasus saat libur Lebaran mendatang.

JAKARTA -- Kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren melandai menjelang hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah atau Lebaran 2022. Satgas Covid-19 mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 hingga Jumat (29/4) kemarin sebanyak 8.165 atau turun 200 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Penurunan kasus aktif ini turut disumbang oleh penambahan kasus baru dan kasus sembuh Covid-19. Data yang dilansir Satgas Covid-19 menunjukkan penambahan 395 kasus baru Covid-19.

Angka itu lebih rendah dibandingkan pada Kamis (28/4) lalu dengan 412 kasus baru. Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 yang sembuh bertambah 572 orang dan jumlah orang yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 23 orang.

Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 6.046.467. Dari angka tersebut, total 5.882.062 orang telah sembuh dan 156.240 orang meninggal dunia.

Penurunan kasus Covid-19 juga ditunjukkan dengan jumlah pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Hingga kemarin, tersisa 19 pasien yang masih menjalani perawatan atau berkurang tiga orang dibandingkan pada hari sebelumnya.

“(Pasien) dirawat di Tower 5, 6 dan 7,” kata Pegawai Harian Lepas (PHL) Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Septiono Prayogo.

Prayogo atau Yoga mengatakan, pasien yang dirawat terdiri atas empat pria dan 15 perempuan. Dia menambahkan, RSDC Wisma Atlet telah merawat 164.199 pasien Covid-19 sejak 23 Maret 2020 hingga 29 April 2022. 

Berbeda dengan RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Sementara itu, pasien rawat inap di Wisma Atlet Pademangan bertambah 17 orang menjadi 240 pasien. Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang juga bertambah sembilan orang menjadi 18 orang.

Meski melandai, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi memastikan pemerintah tetap mewaspadai potensi lonjakan kenaikan kasus saat libur Lebaran mendatang. Hal ini didasari oleh kebijakan pemerintah yang melonggarkan aktivitas saat arus mudik Lebaran.

“Pemerintah telah membuat langkah awal di antaranya dengan peningkatan cakupan dosis vaksinasi dosis kedua dan juga booster, peningkatan kapasitas active case surveillance, testing, dan tracing hingga jaminan akan fasilitas respons kesehatan yang mumpuni,” kata Nadia. 

Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi dan Guru Besar FKUI Prof Tjandra Yoga Aditama berharap agar kasus dan kematian akibat Covid-19 terus melandai. Ia menambahkan, jangan sampai ada lonjakan kasus tidak terkendali sebagai dampak mudik kali ini.

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat

Lelaki Buta yang Mencintai Rasulullah SAW

Meski tidak dianugerahi penglihatan, Ibnu Ummi Maktum mendapat keistimewaan berupa kecintaan terhadap agama meski nyawa taruhannya.

SELENGKAPNYA

Paradoks Dunia Antroposen

Manusia di dunia antroposen adalah titik sentral dari relasi alam dan lingkungannya.

SELENGKAPNYA

Pelabuhan Merak Makin Padat

Sebanyak 1,15 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek.

SELENGKAPNYA