Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (kedua kiri) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (ketiga kiri) saat meninjau kegiatan 1 juta vaksin booster di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ka | Republika/Thoudy Badai

Kabar Ramadhan

24 Apr 2022, 09:23 WIB

Vaksinasi Booster Ikhtiar Wujudkan Mudik Sehat

PBNU dan Muhammadiyah turut menyukseskan vaksinasi booster.

 JAKARTA -- Ormas-ormas Islam di Indonesia turut mendukung keberhasilan vaksinasi penguat atau booster. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), misalnya, bekerja sama dengan Kepolisian RI (Polri) dan Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program "1 Juta Vaksin Booster" menjelang mudik Lebaran 2022.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, program atau kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara NU, Polri, dan Kemenag. "Ini dipersiapkan dengan cepat melalui kerja yang efektif serta efisien," kata Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf, saat peluncuran program tersebut, Kamis (21/4).

Gus Yahya mengatakan, program vaksinasi booster yang dimulai sejak Kamis (21/4) dan diperkirakan berlangsung sampai empat atau lima hari ke depan dilakukan di kantor-kantor NU. Ada pula vaksinasi yang dilakukan pesantren dan lembaga pendidikan NU, bahkan di gereja-gereja.

Vaksinasi ini dapat diikuti oleh masyarakat secara umum. Gus Yahya menyebut, masyarakat memiliki minat yang besar untuk mengikuti program vaksinasi booster tersebut. "Saat ini, sudah lebih 1.000 orang yang mendaftar secara daring (untuk mengikuti vaksinasi di Kantor Pusat PBNU) dan akan terus bertambah, bahkan ada rombongan yang datang langsung," ujar Gus Yahya.

Berdasarkan penghitungan termutakhir dari PBNU, di seluruh Indonesia, akan ada sekitar 1 juta 300 ribu orang yang mengikuti program "1 Juta Vaksin Booster". Menurut dia, angka tersebut berhasil tercapai karena kerja sama NU, Polri, dan Kemenag serta minat dan dukungan dari masyarakat.

Selain PBNU, Muhammadiyah juga mendorong kesuksesan vaksinasi booster Covid-19 di Indonesia. Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Samsudin mengatakan, saat ini di Pulau Jawa, Muhammadiyah terus menggencarkan vaksin booster. Vaksinasi boostermenjelang Idul Fitri tetap berjalan.

"Kami rencanakan (program vaksinasi) sampai Agustus, mudah-mudahan Agustus sudah reda (Covid-19) sehingga kami bisa berhenti vaksinasinya," ujar Agus kepada Republika, Jumat (22/4).

Muhammadiyah telah menggelar program vaksinasi sejak tahun lalu. Hingga kini, 1,3 juta orang telah divaksinasi. Kini, Muhammadiyah fokus kepada masyarakat di daerah terpencil, terdepan, dan terluar (3T) yang belum mendapatkan vaksin.

"Kami datang ke daerah-daerah yang orang lain tidak mau datangi (untuk memberikan vaksin kepada masyarakat)," ujar Agus.

Sejak tahun lalu, Muhammadiyah aktif menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 di sekolah, universitas, dan kantor-kantor Muhammadiyah. Awalnya, program vaksinasi dimulai di Pulau Jawa, tapi setelah di wilayah ini hasilnya sudah baik, Muhammadiyah menyasar lokasi yang tingkat vaksinasinya masih kecil, yakni di daerah 3T. 

"Yang melayani (vaksinasi masyarakat) yang umum sudah banyak, makanya kami mencoba menyasar saudara-saudara yang kurang beruntung dan jauh, yang orang lain tidak mau datang," ujar Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hadir dalam peluncuran gerakan "Satu Juta Dosis Vaksinasi Booster" yang diluncurkan Kemenag, PBNU, dan Polri. Menurut dia, vaksinasi booster merupakan ikhtiar menciptakan mudik yang sehat dan aman.

"Vaksinasi ini tidak ada tujuan lain selain pemerintah ingin melindungi warganya dan yang paling penting adalah agar bisa mudik setelah libur mudik dua tahun. Bisa mudik dengan selamat, sehat, yang di rumah juga aman," kata Yaqut. 

 


Maksimalkan Ibadah demi Lailatul Qadar

Langit disesaki malaikat yang turun ke bumi pada malam Lailatul Qadar.

SELENGKAPNYA

Berburu Kemuliaan di Sesaknya Malam

Rasulullah fokus pada sepuluh hari terakhir Ramadhan untuk beriktikaf

SELENGKAPNYA

"Berapa Skor Aminah?" Soal 24 April 2022

SELENGKAPNYA
×