Willow, kucing peliharaan keluarga Biden berkeliaran di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (27/1/2022). | Erin Scott/The White House via AP

Internasional

Hewan Peliharaan di Pusaran Politik Global

Bagi para pemimpin dunia, memiliki binatang peliharaan baru, bisa pula memberi warna baru pada dunia perpolitikan global.

Memiliki hewan peliharaan, tak hanya akan membuat rumah menjadi terasa lebih menyenangkan. Bagi para pemimpin dunia, memiliki binatang peliharaan baru, bisa pula memberi warna baru pada dunia perpolitikan global.

Willow, seekor kucing betina berusia dua tahun, kini resmi menjadi penghuni rumah bersejarah Amerika Serikat (AS), Gedung Putih. Willow kini hidup bersama kepala negara Joe Biden dan ibu negara Jill Biden.

Kucing bermata hijau tersebut pun bebas menggaruk dan melompat setiap sudut yang ada di Gedung Putih."Ibu negara memberi namanya Willow, terinspirasi dari di mana kucing itu berasal, Willow Grove, Pennsylvania," kata juru bicara ibu negara Jill Biden, Michael LaRosa seperti dikutip laman NBC News, Ahad (30/1).

Sejak tahun lalu, ibu negara memang sudah menginginkan kehadiran hewan peliharaan di Gedung Putih. Jill juga telah lama berbicara untuk bisa menambahkan seekor kucing ke dalam keluarganya.

Dalam wawancara April tahun lalu dengan NBC News, dia mengonfirmasi niatnya memelihara kucing. "Ya, itu benar," kata Jill. Ketika ditanya apakah keberadaan Willow adalah idenya, Presiden Joe Biden menjawab sambil tertawa, "Tidak, tapi itu mudah."

Ibu negara telah bertemu Willow ketika kucing berbulu pendek itu masih seekor kucing kecil di Pennsylvania. "Willow membuat kesan yang cukup baik pada Jill pada 2020 ketika dia melompat ke atas panggung dan menyela komentarnya selama penghentian kampanye. Melihat ikatan langsung mereka, sang pemilik pertanian pun langsung tahu bahwa Willow milik Dr Biden," kata LaRosa.

Gedung Putih sudah lama tidak memiliki penghuni kucing sejak India, kucing Presiden George W Bush. Kini, Willow bergabung dengan Commander, anak anjing German shepherd yang diperkenalkan pada Desember 2022 kepada keluarga Biden.

Commander diberikan sebagai hadiah ulang tahun dari saudara laki-laki Presiden Biden, James Biden dan istrinya, Sara. Sebelumnya, Biden memiliki dua ekor German shepherd lainnya, yaitu Champ dan Major.

Keduanya, sudah lebih dulu menjadi penghuni tetap di Gedung Putih. Namun, Major, anjing yang sebelumnya diadopsi Biden dari penampungan, mulai kerap berperilaku agresif. Anjing berusia tiga tahun tersebut pun sudah beberapa kali mendapat sorotan karena insiden penggigitan.

Major kemudian dikirim kembali ke rumah Biden di Delaware, AS, untuk mendapatkan pelatihan. Keluarga Biden, setelah berkonsultasi dengan pelatih anjing, ahli perilaku hewan, dan dokter hewan, memutuskan untuk mengikuti rekomendasi kolektif para ahli.

LaRosa menyebut, mereka mengirim Major untuk tinggal di lingkungan yang lebih tenang bersama teman-teman dan keluarga pada Desember 2021. Sementara itu, Champ sudah mati pada Juni tahun lalu, dalam usia 13 tahun.

Stacy Cordery, yang mengajar sejarah dan kepemimpinan di Dickinson State University, AS, mengatakan menyambut hewan peliharaan selalu menjadi saat yang membahagiakan bagi keluarga mana pun. Dalam hal ini, kepemilikan binatang peliharaan, seperti anjing dan kucing, juga dapat membantu meningkatkan daya tarik publik kepada Biden di tengah pusaran isu politik yang selalu menjadi bagian dari kesehariannya.

Cordery, yang telah menulis buku tentang Presiden Theodore Roosevelt dan keluarganya, mencatat adanya perbedaan antara Biden dan pendahulu langsungnya, Donald Trump, yang tidak memiliki hewan peliharaan di Gedung Putih selama masa kepresidenannya. “Saya pikir bagian dari tujuan mereka adalah membuat Gedung Putih merasa lebih mudah didekati,” kata Cordery tentang keluarga Biden.

Memiliki kucing yang menjadi bagian dari hiruk-pikuk politik di suatu negara, juga terjadi di Inggris. Kucing bernama Larry kini telah menemani Perdana Menteri Inggris di Downing Street 10 selama lebih dari satu dekade.

 

Larry sejauh ini telah menemani tiga Perdana Menteri Inggris di rumah dinas tersebut, mulai dari David Cameron, Theresa May, dan kini Boris Johnson. Kucing dengan bulu coklat-putih itu tiba di Downing Street pada 15 Februari 2011, pada usia empat tahun.

Ia diadopsi oleh Perdana Menteri David Cameron dan keluarganya dari Penampungan Kucing dan Anjing Battersea dan dipilih oleh staf Downing Street. Larry bahkan telah menerima gelar Chief Mouser, sebagai hewan pertama di kediaman dan kantor perdana menteri.

Namun, mantan Perdana Menteri Cameron mengungkapkan, dirinya sempat kecewa karena kucing itu tidak memiliki insting membunuh, meski telah menangkap tiga tikus pada bulan-bulan pertama ia tinggal di Downing Street. Larry pun dikenal cukup akrab dengan mantan Presiden AS Barack Obama, namun kurang begitu tertarik dengan kehadiran mantan presiden AS lainnya, Donald Trump. 

Gerakan “Literasi Umat” merupakan ikhtiar untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi. Gerakan bersama untuk menebarkan informasi yang sehat ke masyarakat luas. Oleh karena informasi yang sehat akan membentuk masyarakat yang sehat.

Donasi Literasi Umat