Seorang lansia memperlihatkan kartu vaksin saat peluncuran vaksinasi booster Covid-19 di Kediri, Jawa Timur, Senin (24/1/2022). Vaksinasi booster mulai dibuka di Kediri dengan sasaran awal lansia. | ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.

Kabar Utama

25 Jan 2022, 03:06 WIB

Masa Kritis Penularan Omikron Dua Pekan ke Depan

Wapres mewanti-wanti jajarannya untuk tidak meremehkan varian omikron.

JAKARTA – Lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir harus diwaspadai. Kenaikan kasus Covid-19 diperkirakan mencapai puncak dalam dua-tiga pekan ke depan yang sekaligus menjadi titik kritis perlawanan terhadap varian omikron.

Wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang (Jabodetabek) akan menjadi tantangan berkaitan dengan upaya pencegahan gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan, peningkatan kasus secara signifikan di Jabodetabek akan terjadi pada Februari.

Namun, masyarakat diminta tidak panik meski tetap harus waspada dengan disiplin protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan mengurangi kegiatan yang tidak perlu. “Paling banyak omikron di DKI dan Bodetabek. Tapi, tidak perlu panik karena memang hospitalisasi dan kematian yang rendah,” kata Budi dalam konferensi pers daring, Senin (24/1).

photo
Petugas mendata warga yang terjaring sidak masker di Denpasar, Bali, Senin (24/1/2022). Petugas gabungan di wilayah Denpasar terus menggencarkan sidak masker untuk mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19 khususnya varian Omicron. - (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.)

Varian omikron diketahui menjadi penyumbang signifikan kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Dari 1.626 yang terkonfirmasi omikron per Senin (24/1), sekitar 20 pasien menjalani perawatan dengan bantuan oksigen dan dua pasien yang wafat. Angka itu, kata Menkes, masih jauh lebih rendah dari kasus varian delta.

Budi mengatakan, sebagai langkah antisipasi lonjakan kasus, saat ini sebanyak 80 ribu bed atau tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 disiapkan di rumah sakit-rumah sakit. Kapasitas sebanyak itu disebutnya aman dan masih jauh dari batas yang mengkhawatirkan.

Dari 80 ribu tempat tidur yang tersedia, saat ini sudah terisi sekitar 5.000 pasien. Oksigen, obat, hingga tenaga kesehatan juga disiapkan.

“Itu masih bisa dinaikkan menjadi 150 ribu (bed). Mudah-mudahan ini tidak dibutuhkan karena memang kami berharap yang masuk rumah sakit akan jauh lebih rendah,” ujar Budi.

photo
Situasi Covid-19 di Indonesia update 24 Januari 2022 - (Satgas Penanganan Covid-19)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, pemerintah telah siap dengan kemungkinan terburuk dari omikron. Ketersediaan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 di Jawa dan Bali saat ini jauh lebih baik dari masa awal penyebaran varian delta.

Koordinator PPKM Jawa-Bali ini mengeklaim, peningkatan kasus Covid-19 akibat varian omikron masih tetap terkendali hingga saat ini. Di sisi lain, mobilitas masyarakat di Jawa-Bali pada sepekan terakhir tercatat mengalami tren penurunan. Pemerintah berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan hingga empat pekan ke depan.

 “Berdasarkan data yang kami ambil dari Google Mobility pada pekan ini, mulai terdapat tren penurunan mobilitas di Jawa-Bali. Apakah itu karena selesai libur atau masyarakat kita mulai disiplin,” kata Luhut.

Awas kewalahan

Ketua Kelompok Kerja Infeksi Pengurus Pusat Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Erlina Burhan mengatakan, para ahli memprediksi puncak kenaikan kasus akan terjadi pada pertengahan Februari hingga Maret 2022. PDPI meminta pemerintah untuk melakukan berbagai langkah pembatasan.

Varian omikron, kata Erlina, memiliki kemampuan penularan dan kemampuan memperbanyak diri lebih tinggi daripada varian-varian sebelumnya. Data menunjukkan bahwa memang sebagian besar kasus omikron merupakan kasus tanpa gejala.

Kasus tanpa gejala itu sebagian besar ditemukan pada individu yang telah divaksinasi lengkap. “Lebih dari 20 persen kasus omikron di Indonesia saat ini adalah kasus penularan lokal,” ujar Erlina.

photo
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) memantau vaksinasi Covid-19 dosis ketiga kepada lansia saat peluncuran vaksinasi booster Covid-19 di Kediri, Jawa Timur, Senin (24/1/2022). Vaksinasi booster mulai dibuka di Kediri dengan sasaran awal lansia. - (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.)

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta, mengatakan, kalau kasus Covid-19 terus-menerus meningkat, tingkat rawat inap di rumah sakit menjadi tinggi. Jika itu terjadi, fasilitas kesehatan akan kewalahan. “Ini tentu mengganggu sistem pelayanan kesehatan,” ujar dia.

Erlina mengingatkan, peningkatan kasus Covid-19 ini tidak boleh terlalu tinggi. Ia meminta, ketika terjadi penularan kasus, ada pembagian gejala, mulai dari ringan hingga yang harus dirawat inap.

Di samping itu, perlu ada perhatian untuk kelompok khusus, seperti usia lanjut dan orang dengan penyakit penyerta (komorbid), begitu juga untuk kelompok rentan lainnya.

Ketua Umum PDPI Agus Dwi Susanto menambahkan, daerah di zona merah harus menerapkan PPKM yang lebih ketat dari sebelumnya. Peningkatan penerapan PPKM itu seiring dengan kondisi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini. PDPI meminta pemerintah benar-benar mengambil langkah yang selama ini sudah dilakukan selama PPKM.

Peringatan Wapres

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta sistem kesehatan nasional siap siaga mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian omikron. Wapres memperkirakan, puncak penyebaran varian omikron akan terjadi pada Februari 2022 hingga awal Maret 2022.

“Saya minta dilaporkan kesiapan untuk membangun kesiapsiagaan sistem kesehatan kita. Ini sebagai antisipasi bila terjadi lonjakan,” ujar Wapres dalam pengantar saat memimpin rapat terbatas (ratas) evaluasi PPKM.

Wapres mewanti-wanti jajarannya untuk tidak meremehkan varian omikron. Kematian dua pasien yang terkonfirmasi positif omikron membuktikan varian ini tidak bisa disepelekan. Wapres pun meminta seluruh jajaran bersiap mencegah penularan omikron agar tidak meluas dan menyebabkan korban lebih banyak.

photo
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjalani pemeriksaan kesehatan saat mengikuti Vaksinasi Booster untuk ASN di Serang, Banten, Senin (24/1/2022). Pemkab Serang menggelar vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Pfizer guna mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19. - (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.)

 “Walaupun tingkat keparahan varian omikron ini lebih ringan dibanding dengan delta, tapi kalau jumlah bertambah terus, potensi penularan kepada terutama yang komorbid, maka ini juga akan memberikan tekanan kepada fasilitas tenaga kesehatan yang ada,” ujar dia.

Wapres mengatakan, kesiapan di antaranya dapat dilakukan dengan memperkuat pelacakan atau tracing di tengah masyarakat, terlebih dengan adanya peningkatan penyebaran melalui transmisi lokal.

Di sisi lain, Wapres juga meminta pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat dipercepat. Selain untuk kategori dewasa, akselerasi pun harus dipacu untuk para lansia dan anak-anak.


×