Garuda Indonesia siap mengangkut jamaah haji. | AMPELSA/ANTARA FOTO

Ekonomi

19 Jan 2022, 03:17 WIB

Garuda Siap Layani Penerbangan Haji 

Garuda memastikan ketersediaan dan kesiapan armada untuk penerbangan haji 2022. 

JAKARTA — Maskapai Garuda Indonesia memastikan kesiapan operasional armada melayani penerbangan haji 2022. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyiapkan sejumlah armada pesawat berbadan besar atau wide body untuk melayani penerbangan haji 2022. 

“Jumlah armada yang akan digunakan tentunya juga akan kami selaraskan dengan proyeksi kuota jamaah haji Indonesia yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi," kata Irfan dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa (18/1). 

Irfan menambahkan, saat ini Garuda Indonesia telah mempersiapkan sejumlah armada pesawat berbadan besar atau wide body untuk melayani penerbangan haji 2022. Armada tersebut di antaranya B777-300 ER hingga A330-300. 

"Jenis pesawat ini tentunya akan menyeleraskan dengan kriteria dan kebutuhan yang ditetapkan oleh regulator maupun pemangku kepentingan terkait," ujar Irfan. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Garuda Indonesia (garuda.indonesia)

Irfan menegaskan, Garuda Indonesia akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan Garuda Indonesia siap menjalankan mandat sebagai national flag carrier dalam memastikan aksesibilitas dan kebutuhan layanan penerbangan haji bagi masyarakat Indonesia. 

Irfan menjelaskan, Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai langkah kesiapan operasional penerbangan haji. Salah satunya, dengan memastikan ketersediaan dan kesiapan armada yang nantinya akan melayani penerbangan haji 2022. 

"Kesiapan ini tentunya akan mengacu kepada ketentuan dan kebijakan Pemerintah Arab Saudi mengenai kepastian penyelenggaraan ibadah haji bagi jamaah asal Indonesia," kata Irfan.

Irfan menegaskan, armada yang akan digunakan dalam melaksanakan layanan penerbangan haji tersebut dalam keadaan layak terbang dan serviceable. Ia menambahkan, Garuda Indonesia juga terus melaksanakan koordinasi intensif dengan otoritas terkait, khususnya Kementerian Agama untuk memastikan seluruh persyaratan penerbangan haji dapat terpenuhi.

Garuda Indonesia juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dalam memastikan pemenuhan aspek airworthiness di seluruh armada yang akan digunakan dalam penerbangan tersebut.  

Irfan menegaskan, aspek operasional armada penerbangan haji telah dipersiapkan sedini mungkin. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Garuda Indonesia untuk selalu siap memastikan kebutuhan layanan penerbangan haji asal Indonesia dapat terpenuhi dengan baik jika nantinya kegiatan tersebut dapat dilakukan. 

Sebelumnya, Kementerian Agama menyiapkan skenario pelaksanaan dan pemberangkatan jamaah haji 1443 Hijriyah/2022 Masehi. Kendati belum ada kepastian dari otoritas Arab Saudi terkait dibuka atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji.

"Mengingat sampai dengan saat ini wabah Covid-19 belum berakhir yang ditandai dengan munculnya varian omikron maka pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan haji," kata Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, di Jakarta, Kamis (13/1).

Ada tiga opsi yang disiapkan, yakni secara kuota penuh, kuota terbatas, dan tidak memberangkatkan haji seperti dua tahun sebelumnya demi keselamatan bersama. Zainut menjelaskan, pemerintah hingga saat ini tetap bekerja dengan menyiapkan opsi pertama. Sejumlah mitigasi disiapkan, seperti siapa saja calon jamaah yang akan diberangkatkan hingga rencana penerbangan.


×