Pertumbuhan Halal Value Chain dan PDB | republika

Ekonomi

17 Jan 2022, 08:24 WIB

PD Export Kembangkan Ekosistem UMKM Halal Digital

Saat ini, telah terbentuk Global Halal Hub yang merupakan ekosistem UMKM halal.

 

JAKARTA -- Para pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi Platform Digital Export (PD Export) siap meningkatkan ekspor produk halal Indonesia khususnya dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketua Umum PD Export Hadi Lee mengatakan, pihaknya sudah memiliki ekosistem pengembangan UMKM halal secara terintegrasi berbasis digital. Dia berharap, terobosan itu bisa mendapatkan dukungan pemerintah ataupun pemangku kepentingan lainnya.

"Di tengah pandemi Covid-19, platform digital menjadi solusi mendorong peningkatan ekspor UMKM dan produk halal," ujar Hadi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Saat ini terdapat 25 platform digital yang tergabung dalam PD Export. Ke depannya, Hadi juga akan menggandeng Kadin Indonesia, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan organisasi pengusaha lainnya.

Menurut dia, kolaborasi dan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam ekosistem ekspor UMKM halal turut meningkatkan optimisme Indonesia menjadi pusat industri halal dunia pada 2024.

Saat ini, telah terbentuk Global Halal Hub yang merupakan ekosistem UMKM halal binaan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim. Terobosan itu untuk mendukung bidang pengembangan industri halal dan ekonomi syariah.

"Kami memetakan dan membahas masalah-masalah ekspor UMKM halal dan kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk solusinya," ujar Lukman.

Kawasan Industri Halal (KIH) dapat berperan signifikan pada tingkat ekspor produk halal, khususnya UMKM asal Indonesia. Pengamat ekonomi syariah, Fauziah Rizki Yuniarti, mengatakan, ekspor produk halal akan terbantu dengan adanya KIH.

Saat ini kurang lebih ada 10 kawasan industri yang sedang mengajukan status KIH. Menurut dia, peran KIH perlu ditingkatkan untuk fokus pada pengembangan ekspor produk halal khususnya dari pelaku UMKM.

 

 

KIH yang sudah ada perlu dimaksimalkan potensinya, khususnya terkait regulasi-regulasi yang mampu memberikan insentif ke mereka, baik insentif fiskal dan nonfiskal.

 

FAUZIAH RIZKI YUNIARTI, Pengamat ekonomi syariah
 

Berdasarkan penelitian yang ada, masih terjadi simpang-siur informasi atas regulasi insentif untuk KIH. Ada beberapa pengelola KIH yang belum terinformasikan dengan baik terkait perbedaan kawasan industri reguler dan KIH.

Fauziah mengatakan, pemerintah saat ini sedang menyusun peta jalan industri halal yang salah satunya membahas fokus pengembangan KIH. Ia berharap, KIH dapat menjadi one-stop service untuk segala urusan industri halal termasuk sertifikasi halal.

Saat ini juga sudah ada program kodifikasi ekspor produk halal. Fauziah mengatakan, kodifikasi ekspor akan sangat penting untuk menjadi enabler dalam perkembangan industri halal. Data itu akan menjadi tolok ukur dan indikator kuantitatif perhitungan pergerakan perdagangan ekspor impor produk halal.

"Sehingga, akhirnya ada angka yang bisa kita pantau bersama kenaikannya dan penurunannya, sektor mana saja, dan lainnya," kata dia.


×