Tenaga kesehatan memperlihatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga kepada warga saat vaksinasi booster Covid-19 di RSU Tangsel, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (12/1/2022). | ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

Kabar Utama

13 Jan 2022, 03:04 WIB

Penerima Booster Alami KIPI Ringan

Masyarakat diharapkan segera mengambil kesempatan booster gratis secepatnya.

TANGERANG SELATAN – Kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) dialami beberapa penerima vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster. Efek samping yang kebanyakan dirasakan tersebut umumnya ringan, seperti pegal di bagian yang disuntik. Gejala-gejala ini dipastikan wajar dan aman.

Pegal atau nyeri di bagian lengan yang disuntik dirasakan Lussy (61 tahun). Warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), tersebut mengaku tak khawatir dengan apa yang dirasakannya. Dia merasa KIPI yang dialaminya hal lumrah. Sebab, gejala yang sama juga terjadi ketika menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua.

“Ini kan demi kesehatan, apalagi omikron ini meningkat juga, jadi kenapa tidak (booster vaksin)? Terus saya juga ada rencana mau naik haji, sudah pending di tahun 2020, jadi saya harus siap, apalagi ada kesempatan ini,” kata Lussy, salah satu lansia penerima booster, saat ditemui usai menjalani vaksinasi di RSU Tangsel, Rabu (12/1).

Selain Lussy, puluhan lansia di Kota Tangsel juga mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis booster. Tak ada satu pun dari mereka yang mengalami KIPI membahayakan.

Ita (64), warga Pondok Cabe, Tangsel, mengaku, secara psikologis merasa lebih aman setelah di-booster. Ia bersyukur, sebagai kelompok rentan didahulukan menerima dosis penguat. “Saya bersyukur sudah mengadakan booster ini kepada lansia, karena saya pikir lebih cepat lebih baik untuk kesehatan kita,” ujar dia.

Ita mengajak warga lansia lainnya yang belum menjalani vaksinasi booster untuk mau disuntik vaksinasi dosis ketiga karena aman dan melindungi. Lussy dan Ita, sama-sama menerima booster vaksin Pfizer.

photo
Vaksinator menyuntikkan vaksin dosis ketiga jenis Pfizer kepada warga Lansia di Puskesmas Panunggangan Barat, Kota Tangerang, Banten, Rabu (12/1/2022). Pemerintah Kota Tangerang memulai program vaksinasi lanjutan (booster) dengan prioritas Lansia di atas 60 tahun dengan target 40 ribu orang. - (ANTARA FOTO/Fauzan/YU)

Vaksinasi booster untuk masyarakat umum resmi dimulai pada Rabu (12/1). Booster hanya dapat diberikan kepada masyarakat dewasa usia 18 tahun ke atas yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya.

Booster juga hanya diberikan kepada kabupaten/kota yang telah memenuhi kriteria 70 persen suntikan pertama dan 60 persen untuk suntikan kedua. Syarat-syarat tersebut mutlak harus dipenuhi. Kementerian Kesehatan mengidentifikasi terdapat sekitar 21 juta sasaran yang sudah masuk dalam kategori ini per Januari ini.

Kota Sukabumi, Jawa Barat, juga menjadi salah satu daerah yang sudah memulai vaksinasi booster. Salah satu penerima vaksin booster di Kota Sukabumi, Kurnia Ananingsih (54 tahun) menyatakan sangat senang dan berterima kasih telah difasilitasi mendapatkan vaksin booster secara gratis. Ia tidak merasa ada KIPI yang mengkhawatirkan usai di-booster.

Warga Kota Sukabumi lainnya yang menerima booster, Hendri (45), bahkan tidak merasakan ada gejala apapun pascavaksinasi. Pada vaksinasi booster Covid-19 ini, ia disuntik vaksin Astrazeneca. “Vaksin booster ini penting untuk keamanan dan kesehatan,” kata Hendri.

d

photo
Seorang lansia melakukan swafoto saat vaksinasi lanjutan (booster) dengan jenis pfizer di Sentra Vaksinasi RSUI, Depok, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022). Pemerintah Kota Depok memulai program vaksinasi lanjutan (booster) Covid-19 kepada masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas penerima orang lanjut usia (lansia) secara gratis. - (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU)

Di Jawa Timur, ada lima daerah yang telah memulai pemberian booster kepada masyarakat pada Rabu (12/1), yakni Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, serta Banyuwangi. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Erwin Ashta Triyono, mengatakan, setelah lima daerah tersebut, pada Kamis (13/1) akan dilanjutkan dengan beberapa kabupaten/kota lainnya.

Erwin melanjutkan, pemerintah pusat menjanjikan siap memfasilitasi kebutuhan vaksin booster untuk masing-masing kabupaten/kota di Jatim. “Untuk teknisnya masing-masing kabupaten/ kota sudah punya petanya. Seperti Surabaya sudah punya target-target yang harus dipenuhi, cuma ini spesial untuk lansia,” ujar dia.

Dinkes Kota Semarang, Jawa Tengah, juga telah mulai vaksinasi booster kepada masyarakat. Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengatakan, untuk masyarakat Kota Semarang yang bisa diberikan vaksinasi booster adalah mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua dengan jarak waku lebih dari enam bulan.

“Maka jumlah sasaran vaksinasi booster di Kota Semarang ada sekitar  250 ribu orang,” kata dia.

photo
Warga mengantre untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga saat vaksinasi booster COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Pemerintah memulai program vaksinasi lanjutan (booster) COVID-19 secara gratis kepada masyarakat umum yang berusia 18 tahun ke atas dengan kelompok prioritas penerima vaksin adalah orang lanjut usia (lansia) dan penderita immunokompromais. - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU)

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Erlina Burhan, mengatakan, vaksin lanjutan atau vaksin booster setengah dosis sudah cukup efektif. Penelitian yang ada juga mengonfirmasi bahwa setengah dosis booster juga aman dari kemungkinan KIPI berat. “Data menunjukan booster setengah dosis efektif meningkatkan antibodi,” kata Erlina.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban mengatakan, salah satu cara paling mungkin ditempuh saat ini untuk mencegah penularan varian omikron yang semakin meningkat adalah mendapatkan booster. Zubairi berharap masyarakat segera mengambil kesempatan booster yang digratiskan pemerintah ini secepatnya.

“Kesempatan vaksinasi booster ketiga ini harus optimal dilakukan, jangan sampai masyarakat melewatkan kesempatan ini, dan kita kembali mengalami ancaman gelombang ketiga,” kata dia.

photo
Tenaga kesehatan mengarahkan warga untuk ke ruang observasi usai vaksin Covid-19 dosis ketiga pada vaksinasi booster Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (12/1/2022). - (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU)

Juru Bicara Vaksinaai Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, jumlah target penerima booster di seluruh daerah di Tanah Air sebanyak 179 juta jiwa. Sementara Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu mengeklaim saat ini stok vaksin booster mencukupi. Ratusan juta dosis saat ini telah tersedia dan siap diberikan kepada masyarakat.

“Kalau ketersediaan vaksin untuk booster kita memadai sekali. Saat ini masih ada hampir 130-an juta dosis sudah siap Bio Farma,” kata Maxi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kemenko PMK (@kemenko_pmk)


Transmisi Lokal Omikron Makin Banyak

Kasus positif Covid-19 di Indonesia meningkat selama dua pekan terakhir.

SELENGKAPNYA
×