Pelancong menjaga jarak setibanya di Bandara Internasional Ben Gurion Airport, Tel Aviv, Israel, Ahad (2/11/2021). Israel membatasi kedatangan sehubungan merebaknya varian omikron. | AP/Ariel Schalit

Internasional

04 Jan 2022, 03:45 WIB

Flurona Dideteksi di Israel

Flurona adalah perpaduan penyakit influenza dan virus korona.

TEL AVIV -- Israel mencatat kasus pertama florona. Kasus infeksi ini disebut flurona karena merupakan perpaduan langka dua penyakit, yaitu influenza dan virus korona.

Sang pasien adalah seorang ibu muda yang hamil. Ia berada di rumah sakit, tapi gejalanya ringan. Jika kondisinya membaik, ia akan keluar dari rumah sakit pada Kamis (6/1).

"Ia didiagnosis menderita flu dan virus korona saat tiba (di rumah sakit)," kata Profesor Arnon Vizhnitser, direktur Departemen Ginekologi di Beilinson Hospital, Petah Tikva, Israel, dikutip the Independent, Senin (3/1).

"Tes dua kali menunjukkan positif. Penyebabnya adalah virus dan mengakibatkan kesulitan bernapas karena keduanya menyerang saluran pernapasan bagian atas," kata Vizhnitser kepada media setempat, Hamodia.

photo
Petugas medis memeriksa warga Palestina yang memasuki Israel dari Jalur Gaza di di Pelintasan Erez, Kamis (16/12/2021). - (AP/Tsafrir Abayov)

Kementerian Kesehatan Israel masih meneliti dampak dari flurona. Mereka ingin mengetahui apakah kombinasi dua penyakit dapat menyebabkan sakit lebih serius.

Kasus ini adalah yang pertama terdokumentasi. Para dokter yakin bahwa ada kasus serupa lainnya yang belum terdeteksi. "Kami mendapati lebih banyak ibu hamil yang menderita flu. Jelas ini menjadi tantangan besar bagi ibu hamil yang menderita demam saat akan melahirkan," kata Vizhnitser.

"Apalagi jika kita tidak tahu apakah ini virus korona atau flu. Jadi kita menganggapnya sama saja. Sebagian besar keluhannya pada saluran napas," katanya menambahkan.

Dalam perkembangan lain, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Israel Nachman Ash mengatakan, lonjakan kasus infeksi Covid-19 dapat mendorong Israel mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Angka kasus positif harian Covid-19 di negara itu terus merangkak naik. Varian omikron mendorong lonjakan kasus infeksi di seluruh dunia.

"Biasanya akan banyak kasus infeksi. Kasus yang kami miliki akan sangat tinggi dalam mencapai kekebalan kelompok. Meski bisa dicapai melalui infeksi, kami ingin mencapainya karena banyak orang yang melakukan vaksinasi," kata Ash kepada stasiun radio 103FM, Ahad.

Kekebalan kelompok merupakan titik di mana populasi terlindungi dari virus melalui vaksinasi atau masyarakat membangun antibodi pada penyakit yang ditimbulkan virus. Sekitar 60 persen populasi dari 9,4 juta populasi Israel sudah divaksin lengkap.

Kasus di AS

Ahli penyakit menular terkemuka Amerika Serikat Dr Anthony Fauci mengatakan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mungkin menambah syarat untuk pasien Covid-19 yang tanpa gejala. Selain wajib dikarantina lima hari, mereka juga mungkin akan diminta menunjukkan hasil tes negatif Covid-19.

"Ada pihak yang merasa khawatir, mengapa tidak ada keharusan tes untuk orang yang sudah menjalani karantina lima hari," kata Fauci. "Jadi mempertimbangkan hal itu, mungkin tes akan menjadi keharusan, dan ini akan diputuskan esok atau lusa dari CDC."

Pada 27 Desember, AS memperpendek masa karantina dari 10 hari menjadi lima hari bagi pasien yang tanpa gejala. Langkah ini diikuti dengan kewajiban bermasker jika berada dekat orang lain. Namun, para ahli kesehatan menilai aturan tersebut tidak cukup menekan laju penularan Covid-19.  

Sementara Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Senin, mengaku optimistis sistem kesehatan negaranya bisa mengatasi gelombang baru infeksi Covid-19. "Seiring kenaikan kasus, tingkat keparahan dari penyakit ini sekiar 75 persen lebih ringan dibanding delta," kata Morrison.

"Namun, bukan berarti sistem kesehatan tidak akan terbebani. Tentu saja masih terbebani, dan itulah alasannya mengapa kita masih terus bekerja sama dengan para pemimpin negara bagian dan kepala menteri untuk memastikan sumber daya siap di tempat," katanya kepada dua televisi, Seven Network dan 9 News.

Namun, ini diungkapkan sebelum pengumuman bahwa kasus baru di Negara Bagian Victoria mencapai rekor. Sedangkan Negara Bagian New South Wales menunjukkan kenaikan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

Sumber : Reuters


×