Petugas turun dari Kereta Api (KA) Sibinuang setibanya di Stasiun Pauh Lima, Padang, Sumatera Barat, Rabu (15/12/2021). PT KAI Divre II Sumbar menguji coba perpanjangan rute KA Sibinuang dari Stasiun Simpang Haru Padang ke Stasiun Pauh Lima sejauh tujuh k | ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.

Ekonomi

17 Dec 2021, 16:40 WIB

KAI Amankan Prokes KA Saat Nataru

KAI akan mengoperasikan 7.246 perjalanan kereta api.

JAKARTA  — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan mengoperasikan kereta api (KA) sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021/2022. KAI tetap mengoperasikan KA untuk memastikan konektivitas masyarakat yang ingin bepergian dengan aman dan nyaman. 

"KAI konsisten menerapkan protokol kesehatan secara disiplin pada layanan KA sesuai ketentuan dari pemerintah selama masa pandemi Covid-19,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus di Jakarta, Kamis (16/12). 

Pada periode 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022, KAI akan mengoperasikan 7.246 perjalanan KA dengan perincian 3.190 perjalanan KA Jarak Jauh dan 4.056 perjalanan KA Lokal. Setiap harinya, rata-rata KAI akan mengoperasikan 381 perjalanan KA dengan perincian 168 perjalanan KA Jarak Jauh, dan 213 perjalanan KA Lokal.

Untuk perjalanan KA jarak jauh, KAI menyediakan rata-rata 72 ribu tiket KA Jarak Jauh per hari untuk mengantisipasi kebutuhan dari masyarakat yang akan bepergian. Joni mengatakan, KAI belum melakukan penambahan perjalanan kereta karena masih mengamati minat dari masyarakat.

Joni menjelaskan, secara umum tiket yang terjual masih di bawah 30 persen. Ia mengatakan, saat ini diprediksi akan terus bergerak karena penjualan masih berlangsung.

“Adapun rute yang menjadi favorit masyarakat sejauh ini adalah rute Jakarta-Yogyakarta pergi-pulang (pp), Jakarta-Surabaya pp, Yogyakarta-Surabaya pp, Jakarta-Purwokerto pp, dan lainnya," ujar Joni. 

Joni memastikan, tiket kereta api pada masa Nataru 2021/2022 sudah dapat dipesan oleh masyarakat melalui aplikasi KAI Access dan website KAI. Begitu juga melalui seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Joni menambahkan, para pegawai KAI juga akan melakukan posko di berbagai daerah. Posko tersebut bertujuan memastikan pelayanan berjalan dengan lancar, protokol kesehatan diterapkan secara disiplin, serta memastikan sarana dan prasarana kereta api dalam kondisi yang andal. 

“Tujuannya untuk menghadirkan layanan kereta api pada masa natal dan tahun baru 2022 yang aman, nyaman, selamat, dan sehat,” kata Joni. 

Sementara itu, PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta kembali mengimbau calon penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang akan memanfaatkan layanan rapid test antigen di stasiun untuk memperhitungkan waktu dan jadwal layanan di masing-masing stasiun. 

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, untuk membantu calon pelanggan melengkapi persyaratan naik KAJJ, terdapat 5 stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang melayani rapid test antigen dengan harga Rp 45 ribu.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KAI121 (kai121_)

"Layanan tes di stasiun tersebut dikhususkan bagi pelanggan KAJJ yang telah memiliki tiket KA atau kode booking yang telah terbayar lunas," kata Eva.

Eva menyebutkan, daftar lima stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang menyediakan layanan rapid test antigen, yaitu Stasiun Gambir, Stasiun Pasarsenen, Stasiun Bekasi, Stasiun Karawang, dan Stasiun Cikampek. Masa berlaku hasil negatif rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Hal tersebut sesuai dengan SE Kementerian Perhubungan Nomor 97 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 2 November 2021.


×