Presiden Rusia Vladimir Putin. | AP/Alexander Zemlianichenko/AP Pool

Internasional

24 Nov 2021, 03:45 WIB

Putin dan Abbas Dijadwalkan Bertemu di Sochi

Qatar akan mulai mengirim bahan bakar Mesir hingga 10 juta dolar AS per bulan.

MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin diagendakan melakukan pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di kota resort Sochi, Rusia, pada Selasa (23/11). Abbas bakal didampingi sejumlah pejabat tinggi Palestina.

Kremlin mengungkapkan, dalam pertemuan itu Putin dan Abbas akan membahas perkembangan kerja sama bilateral, termasuk situasi terkini di Timur Tengah. “Dengan mempertimbangkan upaya Rusia untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel,” kata Kremlin, dikutip Anadolu Agency, Ahad (22/11).

Menurut laporan kantor berita Palestina, WAFA, dalam pertemuan dengan Putin, Abbas akan didampingi Kepala Otoritas Umum Urusan Sipil Palestina Hussein al-Sheikh, Kepala Badan Intelijen Umum Palestina Mayor Jenderal Majed Faraj, Penasihat Presiden untuk Urusan Diplomatik Majid al-Khalidi, dan Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafeez Nofal.

Akhir Agustus lalu, pemimpin senior Hamas Dr Musa Abu Marzouq melakukan pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Timur Tengah Mikhail Bogdanov di Moskow. Abu Marzouq dan Bogdanov bertemu di kantor Kementerian Luar Negeri Rusia.

Lewat akun Twitter pribadinya, Marzouq mengatakan bahwa dia membicarakan perkembangan perjuangan Palestina. “(Kami) turut membahas hak rakyat Palestina untuk melawan pendudukan,” tulisnya.

Dalam pertemuan itu, Bogdanov menyatakan dukungan Rusia terhadap hak-hak rakyat Palestina. Dia menyebut Moskow akan terus berupaya untuk membantu rakyat Palestina dalam perjuangannya.

BBM untuk Gaza

Dalam perkembangan terpisah, Qatar dilaporkan akan mulai mengirim bahan bakar Mesir hingga 10 juta dolar AS per bulan. Keputusan itu di bawah rencana untuk mendanai gaji pegawai negeri di daerah kantong Palestina yang miskin yang diperintah oleh kelompok itu.

photo
Truk membawa sayuran memasuki Gaza dari perbatasan Kerem Shalom di Rafah, selatan Jalur Gaza, Juni 2021 lalu. - (AP/Adel Hana)

"Menurut perjanjian, Qatar akan membayar setara dengan bantuan bulanannya kepada pegawai sipil Gaza, yaitu antara 7 hingga 10 juta dolar AS, dalam bentuk bahan bakar,” kata direktur kantor media Pemerintah Gaza, Salama Marouf.

"Bahan bakar akan datang melalui perbatasan (Mesir), dan kemudian akan dijual di pasar, hasilnya kemudian akan masuk ke kas Kementerian Keuangan Gaza, yang nantinya akan dibayarkan kepada karyawan," ujar Marouf.

Marouf mengatakan uang tunai yang diperoleh dari penjualan bahan bakar akan membantu membayar sekitar 40.000 pegawai negeri sipil di Gaza, rumah bagi dua juta warga Palestina. Sebuah sumber yang mengetahui pembicaraan itu mengatakan, Qatar dan Hamas belum menyelesaikan kesepakatan atas inisiatif tersebut.

Inisiatif ini akan membuat Hamas menjual bahan bakar ke pompa bensin Gaza dan menggunakan hasilnya untuk membayar pegawai negeri, termasuk dokter dan guru.

Qatar mengumumkan pada 17 November bahwa mereka telah menandatangani perjanjian dengan Mesir untuk memasok bahan bakar dan bahan bangunan ke Gaza. Pihak berwenang Qatar tidak menanggapi permintaan komentar tentang bahan bakar yang digunakan untuk membayar pegawai negeri sipil Gaza. 

Sumber : Reuters


×