Susilo Bambang Yudhoyono. | ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Nasional

24 Nov 2021, 03:45 WIB

SBY Jalani Masa Pemulihan Pascaoperasi

SBY juga tak lupa menyebut dua nama wapres, Jusuf Kalla dan Boediono.

JAKARTA -- Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku dalam kondisi baik usai menjalani pengangkatan prostat di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, Amerika Serikat. SBY menuturkan, tindakan medis pengangkatan prostat berjalan lancar. 

"Operasi pengangkatan prostat yang saya alami telah berjalan dengan baik dan lancar dan sesuai ekspektasi, baik tim dokter Indonesia dan tim dokter Mayo Clinic dan harapan saya sendiri," kata SBY dikutip dari akun Instagram @aniyudhoyono, Selasa (23/11).

Presiden RI periode 2004-2014 ini mengaku masih menjalani masa pemulihan hingga beberapa hari ke depan. "Sejauh ini pascatindakan yang dilakukan 11 hari lalu, tim dokter menyimpulkan bahwa apa yang saya alami sesuai dengan perkiraan bagi siapa pun yang melakukan operasi kanker prostat," ujarnya.

Dalam tayangan video tersebut, SBY menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah memberi perhatian dan doa kepadanya. Secara khusus, SBY menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin atas kepedulian, perhatian, dan bantuannya untuk kelancaran pengobatan selama di AS.

Ia juga menyebut nama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam ucapan terima kasihnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono)

"Saya juga menghaturkan terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, atas perhatian dan doa baik beliau terhadap apa yang saya alami sekarang ini,” tutur SBY.

Mantan ketua umum Partai Demokrat ini juga tak lupa menyebut dua nama wakil presiden yang pernah bekerja sama dengannya, Jusuf Kalla dan Boediono.

SBY mengakui, operasi besar yang dijalaninya memiliki risiko. Apalagi risiko bisa bertambah besar mengingat usianya saat ini 72 tahun. "Namun, saya sudah mengambil keputusan dan berkonsultasi dengan tim dokter kepresidenan yang merawat kesehatan presiden, wapres, dan mantan-mantan presiden dan wapres bahwa tindakan operasi inilah yang menurut saya untuk kondisi saya yang paling tepat," tuturnya.

Menurut SBY, pendapat senada juga disampaikan pihak Mayo Clinic. Operasi pengangkatan prostat dinilai langkah yang paling tepat setelah melihat patologi kanker yang dideritanya. "Maka pilihan ini sudah tepat dan benar. Mereka juga memiliki optimisme apa yang saya alami bisa diatasi dan kembali normal," ujarnya.

SBY menjalani operasi major didampingi putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Jumat (12/11). AHY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat mengatakan bahwa tindakan medis yang dilakukan untuk SBY selesai pukul 10.00 waktu setempat. Operasi berjalan lancar dan kesehatan SBY stabil. SBY menjalani perawatan dan pemulihan di Rumah Sakit St Marys yang masih berada dalam kompleks Rumah Sakit Mayo Clinic.

"Hadir juga sahabat Bapak SBY, Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto beserta istri, yang ikut memberikan dukungan moril kepada beliau sebelum pelaksanaan operasi," ujar AHY.

Mewakili keluarganya, AHY menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendoakan kesembuhan SBY. "Semoga Bapak SBY segera pulih dalam proses masa perawatan pascaoperasi ini dan kembali beraktivitas bersama kita. Aamiin," ujar AHY. 


×