Pembalap tim Pata Yamaha With Brixx WorldSBK Toprak Razgatlioglu melaju saat sesi latihan bebas pertama (FP1) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (19/11/2021). Razgatlioglu mendominasi FP1 d | ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.

Kabar Utama

20 Nov 2021, 03:45 WIB

Balapan Pemungkas WSBK Siap Digelar

Menjelang dimulainya balapan di Mandalika, aparat melakukan penyekatan jalan masuk menuju area balapan.

LOMBOK TENGAH -- Mandalika Grand Prix Association menyatakan Sirkuit Pertamina Mandalika telah lulus homologasi oleh Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM). Hal itu diraih menjelang penyelenggaraan seri penutup World Superbike.

Berdasarkan inspeksi lapangan yang dilakukan oleh FIM pada Kamis (18/11), sirkuit baru kebanggaan Indonesia itu dinyatakan layak digunakan untuk penyelenggaraan FIM Superbike World Championship (WSBK) 2021.

"Ini adalah kabar gembira bagi kita semua dan sebuah kebanggaan yang besar mengingat sirkuit ini adalah sirkuit yang baru," kata Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah dalam pernyataan resmi, Jumat (19/11).

"Kita telah membuktikan bahwa sirkuit ini layak dan memiliki kualitas yang memenuhi syarat untuk menggelar event balapan motor internasional,” ujarnya. Pembangunan sirkuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dirampungkan dalam waktu 14 bulan. 

Di dunia olahraga otomotif, homologasi merupakan proses penilaian semua aspek balap terhadap standar yang telah ditentukan guna mendapatkan lisensi atau izin sebagai syarat untuk menggelar balapan. Homologasi meliputi beberapa aspek, yaitu aspal trek, area run-off, pagar pembatas, hingga pit building serta fasilitas kesehatan di sirkuit.

"Saat ini seluruh peralatan siap dan lengkap, perangkat penyelenggara dan pendukung balapan juga sudah siap," kata Ricky.

photo
Pembalap tim Aruba.it Racing - Ducati WorldSBK Michael Ruben Rinaldi (kanan) melaju saat sesi latihan bebas pertama (FP1) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (19/11/2021). - (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.)

Sirkuit Pertamina Mandalika akhir pekan ini menjadi tuan rumah seri ke-13 sekaligus penutup musim WSBK yang menjadi penentuan gelar juara dunia. Toprak Razgatlioglu dari tim Pata Yamaha dan juara dunia bertahan Jonathan Rea dari tim Kawasaki Racing Team menjadi dua pembalap yang berpeluang merebut titel tahun ini. Keduanya berjarak 30 poin pada klasemen.

Sementara itu, sebanyak 62 poin maksimal siap direbut dari dua balapan dan satu superpole race sepanjang 10 lap akhir pekan ini. Sirkuit Pertamina Mandalika juga akan menjadi venue tes pramusim MotoGP pada Februari tahun depan sebelum menggelar balapan seri kedua pada 20 Maret.

Tahap free practice pertama (FP1) balapan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, NTB, pada Jumat (19/11), juga rampung dengan lancar.  Dalam laporan Crash, pemimpin klasemen sementara WSBK, Toprak Razgatlioglu, mendominasi jalannya pembuka free practice. 

Razgatlioglu berhasil menyalip Leon Haslam lebih awal untuk berada sebagai yang paling cepat. Sementara rivalnya, Jonathan Rea, berada di urutan ke-11 pembalap tercepat.  Pada urutan ketiga, ada Garett Gerloff yang mengimpit Rea dan Razgatlioglu untuk bersaing dalam tahap selanjutnya.

 

Kemudian, terdapat petaka menghinggapi Oliver Konig yang menggantikan Loris Cresson akibat cedera. Dalam FP1, Konig harus mengalami kecelakaan di sektor ketiga.  Sementara, pemalap asal Italia berkebangsaan Indonesia, Michael Rinaldi, harus puas menjadi yang tercepat nomor sembilan karena berselisih 2,1 detik dari Razgatlioglu.

Ratusan penonton latihan bebas tersebut sudah memadati Pertamina Mandalika International Street Circuit sejak pagi. Mulai pukul 09.00 WITA, wilayah parkir barat di Bazar Mandalika yang menjadi titik lokasi penjualan dan pengambilan tiket sudah dipadati penonton. 

Tak hanya itu, di tempat ini juga berdiri lokasi tes antigen. Ida, penonton asal Jakarta, mengaku senang bisa hadir di Sirkuit Mandalika untuk menonton balap WSBK. Ia mengaku datang bersama sepuluh orang lainnya dari Jakarta. "Ini baru pertama kali nonton WSBK bersama keluarga dan rombongan," ujar Ida di lokasi Bazar Mandalika, Jumat. 

Dia mengaku puas dengan pelayanan petugas, mulai dari tes antigen hingga pengambilan tiket menonton WSBK. "Kalau dari sisi pelayanan puaslah, ya. Meskipun ada kekurangan. Mungkin karena ini juga masih baru, masih bisa kita pahamilah," kata Ida. 

Terkait keberadaan Sirkuit Mandalika, Ida mengaku bangga karena Indonesia memiliki sirkuit bertaraf internasional. "Ini baru WSBK, belum MotoGP. Kita tidak tahu seperti apa nanti karena ini saja sudah ramai," ujar Ida. 

photo
Sejumlah warga saat menonton pertandingan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) Race 1 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/11). Pada pertandingan tersebut pebalap asal Jepang, Taiyo Furusato berhasil meraih posisi pertama setelah menjalani 16 putaran. - (Republika/Putra M. Akbar)

Ferry Fajar, yang juga warga Jakarta, mengaku senang berada di tengah-tengah penonton lainnya yang akan menyaksikan WSBK di Sirkuit Mandalika. "Bangga sebagai warga Indonesia sampai punya event sekelas WSBK dan nanti MotoGP. Ini pastinya akan menjadi ikon buat Indonesia," tutur Ferry.

Ferry menuturkan, ia sudah datang ke Lombok sejak Senin (15/11) bersama dua orang kawannya dari Jakarta untuk menonton WSBK. "Kita beli tiketnya di Dyandra satu bulan lalu. Kita belinya paket yang harga Rp 2,4 juta," ujarnya. 

Selama berada di lokasi penyelenggaraan WSBKdi Mandalika, ia mengaku tidak menemui kendala dan puas dengan pelayanan yang diberikan petugas. "Alhamdulillah, tidak ada kendala, petugas mengarahkan cukup jelas," kata Ferry. 

Menjelang dimulainya balapan di Mandalika, aparat melakukan penyekatan jalan masuk menuju area balapan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, kemarin. Berdasar pantauan, aparat gabungan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan telah mulai disebar di beberapa titik, khususnya yang telah ditentukan, untuk melakukan penjagaan. 

Seperti halnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, mulai dari jalan pintu masuk Bandara Lombok mulai dijaga aparat, termasuk jalan bypass menuju Mandalika. Setiap pengendara kendaraan mobil ataupun motor yang akan masuk melalui jalur bypass Kuta, tepatnya di Bundaran simpang tiga Kuta, pengendara harus memiliki kartu VIP. 

photo
Sejumlah warga saat menonton pertandingan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) Race 1 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/11/2021). Pada pertandingan tersebut pebalap asal Jepang, Taiyo Furusato berhasil meraih posisi pertama setelah menjalani 16 putaran. - (Republika/Putra M. Akbar)

Selanjutnya, bagi yang tidak memiliki kartu, mereka diarahkan menuju parkir yang telah disiapkan di area Masjid Nurul Bilad. Begitu juga dengan kendaraan yang datang melalui jalan bypass Bandara Lombok, mereka tidak bisa masuk menuju sirkuit tanpa kartu VIP dan diarahkan ke area parkir sisi timur sirkuit di Pantai Ann.

Polda NTB  menyatakan, bakal menerapkan penjagaan berlapis pada ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Superbike di Sirkuit Mandalika. "Untuk pengamanan, telah dipersiapkan secara komprehensif. Semua jalur masuk sudah diatur, baik yang masuk dari jalan Bypass Bandara Lombok atau dari arah Barat dan timur, serta pengunjung yang menginap juga sudah disimulasikan teknik pengamanannya," ujar Kapolda NTB Irjen Moh Iqbal di Praya, Lombok Tengah, Jumat.

Sumber : antara


×