West Ham United | AP Photo/Ian Walton

Olahraga

09 Nov 2021, 13:35 WIB

Duo Klub London Melonjak ke Papan Atas

West Ham dan Arsenal mulai masuk persaingan perebutan gelar.

LONDON -- West Ham United mengakhiri 25 pertandingan tak terkalahkan Liverpool seusai menekuk the Reds, 3-2, Senin (8/11) dini hari WIB. Tiga poin dari London Stadium membuat the Hammers naik ke posisi ketiga klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Skuad asuhan David Moyes menggeser Liverpool yang turun ke posisi keempat. Sementara itu, Arsenal sudah 10 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi setelah mengalahkan Watford, 1-0, di Stadion Emirates.

Gol tunggal Emile Smith Rowe membuat Arsenal naik ke posisi kelima, menggeser Manchester United yang sehari sebelumnya dikalahkan Manchester City. Arsenal dan West Ham, dua klub asal London, itu pun mampu masuk dalam persaingan papan atas untuk memperebutkan gelar juara Liga Primer Inggris.

David Moyes sukses menyulap West Ham menjadi salah satu tim yang ditakuti musim ini. West Ham sudah memenangkan tujuh dari 11 pertandingan terakhir.

Terakhir kali klub asal London itu melakukan hal serupa terjadi pada musim 1975/1976. Total, West Ham sudah mengumpulkan 23 poin dari 11 laga Liga Primer musim ini. Hasilnya, the Hammers bisa dibilang bersaing dalam perebutan gelar juara liga dengan hanya terpaut tiga poin dari Chelsea di puncak klasemen.

''Ini adalah kemenangan brilian melawan tim yang sangat bagus. Kami juga bermain Kamis malam (di Liga Europa) dan tampil dengan energi untuk bertahan hingga hasil akhirnya sangat bagus untuk para pemain,'' ujar Moyes dikutip dari Sky Sports, Senin (8/11).

Di lain pihak, pelatih Liverpool Juergen Klopp tampak tak terima dengan kekalahan pertamanya musim ini dalam 26 pertandingan di semua kompetisi. Kekalahan tersebut mengakhiri rekor tak terkalahkan terpanjang the Reds sejak bergabung dengan Football League pada 1983. Itu juga mengakhiri rekor tak terkalahkan the Anfield Gank di Liga Primer musim ini.

Namun, Klopp tidak mau mencari alasan. Ia menerima kenyataan bahwa performa para pemainnya sedang tidak bagus. Meski begitu, ia juga menyebut wasit tidak bekerja sebagaimana mestinya. Gol bunuh diri Alisson Becker dan aksi Aaron Cresswell dinilainya patut untuk dianggap sebagai pelanggaran. ''Dua situasi itu berpengaruh, tapi pada akhirnya West Ham berjuang untuk tiga poin,'' kata Klopp.

Di sisi lain, Arsenal mampu bangkit sejak tiga kekalahan dalam tiga laga pembuka Liga Primer. Sejak saat itu, the Gunners tak terkalahkan dan terus memperbaiki posisi di klasemen.

Kemenangan atas Watford merupakan kemenangan ketiga secara beruntun bagi Arsenal di liga. Pada akhirnya, Arsenal mampu masuk jajaran top six setelah menyalip Man United dari peringkat kelima.

Selain itu, pelatih Arsenal Mikel Arteta menandai 100 pertandingannya bersama the Gunners dengan kemenangan. Arteta bahkan melampaui pencapaian 100 pertandingan pertama pelatih legendaris Arsenal, Arsene Wenger, dengan 56 kemenangan berbanding 53.

Arteta mengatakan, skuadnya bisa mencetak lebih banyak gol di laga melawan Watford. Apalagi, Pierre-Emerick Aubameyang sempat gagal mengeksekusi penalti.

Meski demikian, Arteta mengaku sangat senang dengan hasil dan penampilan anak asuhnya selama pertandingan. "Hari ini adalah tentang konsistensi dalam segala hal yang ingin kami lakukan selama pertandingan," ujarnya.

Arteta, yang posisinya sempat terancam di awal musim, kini telah membuktikan dirinya layak lebih lama berada di London. Bahkan, dengan jarak enam poin dari Chelsea di puncak klasemen, ini bisa menjadi titik balik bagi Arteta untuk membawa timnya mendapatkan trofi. "Sangat bagus bagi tim mana pun untuk menang sebelum jeda internasional," ujar Arteta.

Situasi sebaliknya justru dialami Manchester United. Setelah terus berada di papan atas selama empat pekan, skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut kini justru terancam terus turun posisi.

Kekalahan 0-2 dari Man City membuat Man United berada di peringkat keenam dengan mengemas 17 poin, sama dengan Brighton and Hove Albion di peringkat ketujuh. Namun, ada banyak tim, terutama mulai dari posisi ke-12 yang siap menyalip dengan jarak hanya satu dan dua poin.


×