Warga antre untuk mendapatkan vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Banda Aceh, Aceh, Senin (25/10/2021). | ANTARA FOTO / Irwansyah Putra
26 Oct 2021, 03:45 WIB

Capaian Vaksinasi di Luar Jawa-Bali Masih Rendah

Capaian vaksinasi Lombok Tengah untuk penyelenggaraan SuperBike 2021 di Mandalika masih perlu ditingkatkan.

JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyebut baru empat provinsi di luar Jawa-Bali yang capaian vaksinasi dosis keduanya di atas rata-rata vaksinasi nasional.

Empat provinsi itu yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, dan Jambi. "Sedangkan 23 provinsi lain capaiannya di bawah nasional atau rata-rata di bawah 32,67 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/10).

Sedangkan, untuk capaian vaksinasi dosis pertama juga masih rendah, yakni baru lima provinsi yang di atas rata-rata vaksinasi nasional. Lima provinsi tersebut Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara. Airlangga mengungkap, 22 provinsi lainnya masih di bawah nasional.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo memberi catatan khusus untuk Papua, Aceh, Sumatera Barat, dan Sulawesi Barat agar terus meningkatkan capaian vaksinasinya. Sejumlah provinsi itu adalah yang terendah, yaitu baru 24 sampai 33 persen dari target vaksinasinya.

Terkait

Airlangga Hartarto menilai, capaian vaksinasi Lombok Tengah untuk penyelenggaraan SuperBike 2021 di Mandalika masih perlu ditingkatkan. Ini karena, capaian vaksinasi dosis kedua di kabupaten ini masih rendah yakni sekitar 21 persen. Sementara, vaksinasi dosis pertama sudah 70 persen. 

"Lombok Tengah perlu peningkatan terutama untuk dari segi respon dan dari segi vaksinasi dosis pertama sudah 70 persen, Lombok Tengah mendekati 70 dan yang terkait dengan dosis dua sekitar 21 persen. Nah ini yang perlu ditingkatkan," ujar Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/10).

Airlangga mengungkap kondisi level assesment kabupaten/kota di Pulau Lombok jelang ajang SuperBike 2021 yang digelar November mendatang. Empat wilayah yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Lombok Barat berada di level satu. Sedangkan yang berada di level asesment dua adalah di Lombok Tengah. 

Airlangga melanjutkan, pelaksanaan PON XX Papua kemarin juga menjadi bahan referensi penyelenggaraan kegiatan besar di tengah pandemi Covid-19. Karena itu, Pemerintah akan terus memantau hingga 14 hari setelah pelaksanaan dan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi. Menurutnya, evaluasi ini diperlukan untuk mengantisipasi pelaksanaan kegiatan besar lainnya.

"Sehingga tentu kita akan mengevaluasi lagi di H+ 14 yang beberapa hari lagi, sehingga tentu ini bisa menjadi bahan referensi untuk kegiatan-kegiatan termasuk SuperBike (Mandalika) nanti," kata Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan, arahan Presiden Joko Widodo untuk persiapan Superbike 2021 di Mandalika agar vaksinasi sebelum penyelenggaraan sudah tercapai 50 persen. Airlangga melanjutkan, Pemerintah juga menargetkan minimal 70 persen masyarakat seluruh kabupaten di Pulau Lombok sudah divaksin dosis pertama.

photo
Foto udara lintasan lurus Pertamina Mandalika International Street Circuit saat matahari terbenam di KEK Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Kamis (14/10/2021). Pembelian tiket untuk event World Superbike secara resmi dibuka pada 18 Oktober 2021 secara online maupun ofline dengan syarat sudah dua kali vaksin COVID-19. - (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Menurutnya, telah diputuskan jumlah penonton untuk ajang tersebut sebanyak 25 ribu dengan syarat dua dosis sudah divaksin lengkap. Selain itu, pelaksanaan karantina untuk kru dan tim dilakukan selama 5 hari untuk peserta.

"Kemudian vaksinasi untuk masyarakat dipercepat dengan Lombok Tengah minimal 50 persen untuk dosis kedua dan penyelenggara membentuk Satgas protokol kesehatan untuk pengawasan di lokasi acara dan penyediaan masker secara gratis gratis oleh Satgas dan TNI Polri," ujar Airlangga pada konferensi pers sebelumnya.

Airlangga mengatakan, ada tiga rangkaian event dalam acara tersebut, yaitu Asia Talent cup pada tanggal 12-14 November, kemudian Indonesia Mandalika World superbike 19- 21 November dan kesiapan untuk Motobike tahun depan.

Terpisah, TNI-Polri di wilayah Nusa Tenggara Barat kini mengejar target pencapaian vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat kalangan lanjut usia (lansia) karena masih rendah. "Vaksinasi ini (lansia) rapor-nya masih merah. Rendahnya cakupan vaksinasi ini juga yang membuat Provinsi NTB kembali ke PPKM Level 3," kata Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, kemarin.

Rizal menyampaikan, dalam mengejar capaian tersebut Pulau Lombok diberi target lebih tinggi dibandingkan Pulau Sumbawa, yaitu vaksinasi dosis pertama sedikitnya 70 persen dan dosis kedua 50 persen. Sementara untuk Pulau Sumbawa, vaksinasi dosis pertama sedikitnya 50 persen pada awal November nanti.

"Kalau Pulau Lombok droping vaksinnya sudah diprioritaskan pusat. Pulau Sumbawa ini yang belum. Masalahnya memang 34 provinsi se-Indonesia ini juga semuanya minta vaksin," ujarnya. 

Sumber : Antara


×