Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di jalan raya Tanjung, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis (1/4/2021). Pemerintah memperpanjang pemberian stimulus keringanan tagihan listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha industri, bisnis | ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
23 Oct 2021, 09:43 WIB

PLN Akuisisi EMI

Erick menilai bergabungnya EMI akan mempercepat target dekarbonisasi PLN.

JAKARTA  — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) resmi mengakuisisi PT Energy Management Indonesia (EMI) sebagai anak usaha yang khusus mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dan dekarbonisasi. PLN menargetkan dekarbonisasi sebesar 117 juta ton karbon dioksida sampai 2025.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, keikutsertaan EMI akan mendukung inisiatif dekarbonisasi menuju ekonomi hijau di Indonesia sekaligus merealisasikan rencana umum energi nasional (RUEN) yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menyebutkan, PLN menargetkan dekarbonisasi sebesar 117 juta ton karbon dioksida sampai 2025.

Zulkifli menyampaikan, PLN berkomitmen mencapai target tersebut melalui pembangunan pembangkit EBT sebesar 5 gigawatt (GW) pada 2024 dan peningkatan co-firing biomassa di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan target 1,8 GW pada 2025. Termasuk juga, penggantian pembangkit diesel dengan energi terbarukan sebesar 0,6 GW.

Dalam pelaksanaan dekarbonisasi tersebut, Zulkifli mengatakan, EMI akan turut dan berkontribusi sebesar 3,29 juta ton karbon dioksida. Selain itu, EMI akan berperan dalam dekarbonisasi 4,19 juta ton karbon dioksida di luar PLN.

Terkait

"Sebagai energy service company, EMI akan berperan membantu pemerintah pusat dan daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pengusaha swasta, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun masyarakat," kata Zulkifli saat peluncuran EMI ke dalam PLN Group di Jakarta, Jumat (22/10).

 

Zulkifli menjelaskan, EMI akan bertugas dalam menyusun kebijakan dan masterplan, menyusun solusi engineering untuk konservasi, mengembangkan EBT skala kecil, dan perencanaan serta implementasi solusi terkini infrastruktur bisnis dan ritel yang ramah lingkungan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PLN (pln_id)

Dengan bergabungnya EMI sebagai anak perusahaan PLN, Zulkifli berharap, empat sasaran utama perseroan dapat tercapai, yaitu energi EMI dengan PLN, peningkatan kapasitas dan kapabilitas, ekspansi bisnis konservasi ke pasar eksternal, dan penciptaan nilai keseluruhan ekosistem energi nasional.

PLN memproyeksikan EMI akan memperoleh pendapatan sebesar Rp 8 triliun pada 2025 atau secara akumulatif sebesar Rp 13 triliun dengan keberhasilan transformasi sebagai perusahaan jasa energi terkemuka di Indonesia.

"Kami sampaikan permohonan dukungan dari seluruh stakeholder bagi EMI untuk mewujudkan visi sebagai energy service company nasional dan pilihan konsumen Asia Tenggara untuk mempercepat program dekarbonisasi nasional menuju ekonomi hijau Indonesia," ujar Zulkifli.

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut positif bergabungnya EMI ke PLN setelah pemerintah secara resmi mengalihkan seluruh saham seri B negara pada EMI ke PLN.

"Saya menyambut baik karena di bawah transformasi itu ada yang namanya restructuring, penggabungan model bisnis, perbaikan atau penggabungan. Hari ini kita juga membuktikan, kita terus melakukan efisiensi dengan bergabungnya EMI ke dalam ekosistem PLN," kata Erick.

 
Hari ini kita juga membuktikan, kita terus melakukan efisiensi dengan bergabungnya EMI ke dalam ekosistem PLN.
 
 

Erick meminta perubahan model bisnis EMI menjadi bagian auditing sistem untuk energi hijau. Ia mengatakan, dekarbonisasi tidak hanya menjadi upaya menurunkan emisi, tetapi juga menjadi peluang menumbuhkan ekonomi yang mebawa keuntungan bagi bangsa.

Kementerian BUMN, lanjut Erick, telah menargetkan pengurangan emisi karbon dioksida sebesar 29 persen pada 2030 sekaligus kontribusi pada program dekarbonisasi lebih dari 300 juta ton karbon dioksida, yang pelaksanaannya melalui berbagai program di beberapa BUMN, termasuk salah satunya adalah PLN.

Kementerian BUMN telah mempersiapkan PLN untuk segera melakukan refocusing yang tidak hanya pada pembangkit, fosil diubah menjadi energi terbarukan, tetapi juga memperbaiki transmisi. Menurut Erick, refocusing tidak hanya di power, fosil diubah menjadi energi terbarukan, tetapi juga transmisi akan kami perbaiki karena ada hubungan dengan energi terbarukan dan tentu retail sistem yang kami harapkan ini tepat sasaran.

"Efisiensi harus terus dilakukan tentu program pemerintah harus tepat sasaran. Karena ini, saya berharap dengan eco-lifestyle yang berkembang kita mendorong transformasi PLN,” kata Erick.

 
Efisiensi harus terus dilakukan tentu program pemerintah harus tepat sasaran.
 
 

PLN mencatat konsumsi listrik mencapai 187,78 terawatt jam (TWh) atau naik 4,42 persen pada kuartal III 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 181,63 TWh.

Perekonomian sudah mulai bangkit dengan adanya vaksin dari pemerintah membuat tren pandemi mulai menurun membuat sektor rumah tangga, bisnis, dan industri kembali beraktivitas normal.

Berdasarkan data PLN, pertumbuhan konsumsi listrik sektor industri yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri tekstil sebesar 15 persen, diikuti besi dan baja sebesar 10 persen, semen dan kimia sebesar 8 persen, makanan dan minuman serta plastik sebesar 7,0 persen.


×