Pekerja menyelesaikan pembangunan PLTU Unit 9 dan 10 di Suralaya, Cilegon, Banten, Kamis (5/4). Untuk mengantisipasi tren kenaikan harga minyak dunia serta menjamin stabilitas energi dalam negeri, Menteri Keuangan memastikan akan menambah anggaran APBN 20 | ANTARA FOTO
23 Sep 2021, 09:18 WIB

Harga Minyak Dunia Naik & PGN Uji harga Gaskita

Stok minyak bumi di Amerika mempengaruhi harga minyak dunia. Gaskita merupakan produk baru PGN.

JAKARTA -- Harga minyak lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) setelah stok minyak mentah AS turun ke level terendah dalam tiga tahun. Penyebabnya adalah aktivitas penyulingan pulih dari kerusakan akibat badai baru-baru ini. Sementara permintaan bahan bakar meningkat sejalan dengan pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman November terdongkrak 1,74 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi ditutup di 72,23 dolar AS per barel. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November melonjak 1,83 dolar AS atau 2,5 persen, menjadi menetap di 76,19 dolar AS per barel.

Meskipun angka ekonomi AS terhuyung-huyung baru-baru ini dari, permintaan bahan bakar secara keseluruhan telah pulih ke tingkat pra-pandemi. Produk yang dipasok selama empat minggu terakhir telah mencapai hampir 21 juta barel per hari, tidak jauh dari tertinggi 2019.

Persediaan minyak mentah AS pekan lalu merosot 3,5 juta barel menjadi 414 juta barel, terendah sejak Oktober 2018, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (22/9/2021).

Terkait

"Harga minyak mentah tetap didukung karena permintaan pulih di seluruh dunia dan persediaan terus berkurang," kata Andrew Lipow, presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Fasilitas minyak di Teluk Meksiko terus kembali berproduksi, dengan produksi mingguan naik 500.000 barel per hari dalam sepekan terakhir menjadi 10,6 juta barel per hari, kata EIA. Perusahaan minyak dan gas BP pada Rabu (22/9/2021) mengatakan keempat fasilitas lepas pantainya di wilayah tersebut telah kembali beroperasi setelah Badai Ida, dihidupkan kembali dan berproduksi pada 12 September.

Juga mendukung harga adalah kesulitan oleh anggota OPEC yang berjuang untuk meningkatkan produksi. Kenaikan harga di pasar lain seperti gas alam juga mendukung minyak, dengan kekurangan pasar energi menyebabkan krisis pasokan di Eropa dan Asia. "Mengingat berbagai faktor pendukung di ruang energi, terutama harga gas alam yang sangat tinggi ... penurunan harga saat ini kemungkinan akan berumur pendek," kata Jeffrey Halley, seorang analis di broker OANDA.

Menteri perminyakan Irak mengatakan OPEC dan sekutunya bekerja untuk menjaga harga minyak mentah mendekati 70 dolar AS per barel karena ekonomi global pulih, kantor berita milik negara INA melaporkan pada Rabu (22/9/2021). Federal Reserve AS, yang memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa (21/9/2021), mengisyaratkan kenaikan suku bunga mungkin mengikuti lebih cepat dari yang diperkirakan. Pengetatan kebijakan moneter dapat memotong toleransi investor terhadap aset-aset berisiko seperti minyak.

 

PGN uji pasar Gaskita

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, selaku gas subholding PT Pertamina (Persero), melakukan uji pasar program PGN Sayang Ibu Gaskita di wilayah Jakarta dan Tangerang, Banten. Langkah PGN tersebut sekaligus untuk memperluas pengembangan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga dan pelanggan kecil.

Uji pasar diselenggarakan di Malaka Sari, Jakarta Timur, Selasa (21/9), secara hybrid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. "Acara di Malaka ini merupakan bagian dari upaya pencapaian target jargas rumah tangga 4 juta pelanggan,” kata Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati.

Terdapat 15.479 sambungan rumah (SR) calon pelanggan gas bumi rumah tangga dengan nama merek produk Gaskita di Jakarta. Sedangkan di Tangerang terdapat sebanyak 37.929 calon pelanggan. Produk Gaskita ini ditawarkan kepada calon pelanggan dengan harga Rp 10 ribu per meter kubik.

Penentuan harga Gaskita mempertimbangkan berbagai aspek. Pertama, dari sisi pemerintah, BPH Migas bertugas menjamin ketersediaan dan jangkauan dari gas bumi. Kedua, dari sisi badan usaha, tentunya harus tetap untung. "Namun, kita akan menjaga keuntungannya itu masih dalam batas wajar. Kemudian, juga tentunya kepentingan masyarakat," ujar Erika.

Selain Erika, acara dihadiri anggota Komite BPH Migas, yakni Wahyudi Anas, Basuki Trikora Putra, dan Saleh Abdurrahman; Direktur Gas Bumi BPH Migas Sentot Harijady; Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad; dan Direktur Utama PGN M Haryo Yunianto.

Haryo menjelaskan, dengan penawaran khusus ini, pelanggan akan mendapatkan banyak manfaat. Di antaranya, pelanggan rumah tangga akan mendapatkan gratis biaya instalasi sampai jarak kompor maksimum 15 meter, gratis biaya konversi kompor dari elpiji ke gas maksimal dua tungku, dan diskon konversi pemanas air.

“Uji pasar program PGN Sayang Ibu Gaskita di Jakarta ini merupakan salah satu pola pembangunan jargas yang dapat di-copy paste di wilayah lain di Indonesia. PGN siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam proses pembangunan jargas dan mencapai target pemerintah," kata Haryo.

Keuntungan dapat dirasakan oleh pelanggan rumah tangga atau usaha kecil, seperti gratis inspeksi pipa dan peralatan sebanyak satu kali serta gratis asuransi kebakaran.

PGN juga menerapkan digitalisasi layanan dengan penggunaan teknologi sistem smart meter gas sehingga akan memudahkan dalam pemonitoran daring pemakaian gas melalui aplikasi PGN Mobile dan pencatatan meter otomatis. Gaskita dapat menjadi solusi penggunaan energi gas bumi untuk hidup yang praktis, aman, dan modern.

Gas bumi yang disalurkan PGN menggunakan pipa sampai ke dapur atau lokasi usaha. Gaskita disalurkan melalui jaringan distribusi gas pipa sehingga selalu tersedia selama 24 jam. Pemakaian gas pada rumah tangga, yaitu sekitar sekitar 4-50 meter kubik per bulan.

"Pemakaian gas dibayarkan secara bulanan sehingga membantu memudahkan pelanggan dalam perencanaan keuangan,” kata Haryo menambahkan.

Haryo mengatakan, PGN akan menyusun roadmap tambahan pelanggan jargas dan mulai tahun depan PGN juga menargetkan dapat membangun 1 juta sambungan jargas RT yang dapat memberikan manfaat, yaitu mengurangi impor LPG sebesar 144 ribu ton per tahun.

Sumber : Antara


×