Isolasi Mandiri di Hotel (Ilustrasi) | Pexels/Pixabay
12 Aug 2021, 12:08 WIB

Menyulap Ruang Akomodasi

Sejumlah ruang akomodasi di perhotelan dikonversi menjadi kamar bagi warga untuk isolasi mandiri.

Lonjakan kasus positif Covid-19 mendorong Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam beberapa pekan ini. Hal tersebut dipastikan membuat industri perhotelan makin sepi pengunjung.

Untuk itulah, sejumlah ruang akomodasi di perhotelan dikonversi menjadi kamar bagi warga untuk isolasi mandiri (isoman). Sebelumnya, ada istilah staycation bagi liburan warga yang menginap di hotel-hotel terdekat sebagai wisata yang aman.

Kini, ada beberapa kalangan yang menggunakan istilah baru untuk ajang menginap di hotel bagi warga untuk isoman, yaitu staysafecation. Meski demikian, tidak semua hotel menerapkan terobosan yang menyulap kamar-kamarnya untuk jadi tempat isoman.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, misalnya, telah menetapkan 15 syarat minimal bagi hotel, wisma, dan penginapan yang ingin beralih menjadi tempat isoman sementara bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan. Peraturan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 980 Tahun 2020 itu tentang Prosedur Pengelolaan Isolasi Terkendali Dalam Rangka Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Terkait

Syaratnya adalah hotel atau penginapan itu harus menyediakan kamar isolasi dilengkapi kamar mandi. Kamar itu disarankan tidak berkarpet dan sirkulasi udara di ruangan harus baik dan nyaman atau secara alami lewat jendela. 

Tempat-tempat itu harus menyediakan fasilitas laundry dan jumlah kamar minimalnya 50 unit dengan fasilitas Wi-Fi di setiap kamar. Hotel juga harus menyediakan menu sehat tiga kali sehari, memiliki ruang pengolahan bahan makanan yang memadai, serta penyediaan makanan tidak prasmanan.

Hotel atau penginapan juga harus bekerja sama dengan klinik kesehatan untuk menangani, memantau, dan me laksanakan proses rujukan ke rumah sakit, dan pemulangan pasien. Hotel disyaratkan memiliki jejaring kerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19, puskesmas, TNI, dan Polri, demikian bunyi aturan yang tercantum dalam Kepgub No 980 tahun 2020.

Syarat selanjutnya, hotel harus menyediakan kerja sama dengan pihak ketiga terkait pengelolaan limbah medis Covid-19. Lalu menyediakan sarana atau aktivitas dukungan psikososial bagi pasien serta halaman yang cukup untuk olahraga.

Salah satu hotel yang banting setir menawarkan paket isoman adalah Hotel Ibis Senen, Jakarta Pusat. Setidaknya ada dua paket yang ditawarkan, yaitu paket isoman medis dan non-medis. “Untuk paket non-medis, Ibis Senen menyediakan makan tiga kali sehari dan jasa laundry. Untuk paket non-medis, minimum isolasinya di tujuh malam,” kata staf hotel Ibis Senen, Zizi, saat dihubungi Republika, Ahad (25/7).

Adapun paket isoman medis, kata dia, disediakan untuk 14 hari. Fasilitasnya adalah makan sehari tiga kali, kunjungan dokter, pemberian obat dan vitamin, jasa laundry, hingga tes swab PCR saat kepulangan. “Kami juga memberikan fasilitas tambahan, seperti senam pagi dan berjemur,” kata Zizi. Namun, paket-paket itu bisa dipesan lewat telepon bagi mereka yang punya hasil PCR positif dan KTP.

Sementara untuk mendukung penyediaan fasilitas kesehatan di hotel dan penginapan dengan paket isoman, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyediakan sejumlah jalur. Dia pun berkolaborasi dengan perusahaan penyedia big data Arogrya.ai dalam memproyeksikan permintaan oksigen di hotel.

photo
Gedung apartemen Waterfall by Crown Grup (ilustrasi) - (Dok Crown Group)

“Ini urusan bersama. Membela masyarakat yang membutuhkan hadir dengan penuh keberpihakan. Kebetulan Arogya.ai ini bisa membantu kita memetakan beberapa hal yang sangat diperlukan, terutama terkait data. Ini bagian dari konsep 3G: Gercep, Geber, Gaspol,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.

Untuk memenuhi kebutuhan oksigen di lokasi isoman, dia mendorong ekosistem ekonomi digital dalam mencari mitra yang bersedia membantu mengatasinya. Arogya.ai memiliki simulasi capaian berapa jumlah masyarakat di Indonesia dan seluruh dunia yang sudah divaksin. “Agar kita bisa menyadari untuk menyentuh segala lini, paling tidak ada 34 juta masyarakat di sektor parekraf yang kita bisa mobilisasi”.

Sejumlah langkah tersebut, menurut dia, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sebab, dia menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional, termasuk parekraf. 

Mengatasi Kelesuan dengan Inovasi

Langkah mengonversi hotel menjadi tempat isolasi mandiri (isoman) memang tidak berlaku bagi semua hotel atau penginapan. Cara tersebut hanya bagi hotel-hotel yang memang melakukan terobosan menyulap kamar- kamar akomodasi wisatanya menjadi tempat isoman.

Bagi hotel-hotel yang tidak melakukan terobosan tersebut, kondisinya memang sepi pengunjung. Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono menyebutkan, hanya empat sampai lima persen hotel di Jakarta yang menjadi tempat isoman.

Hal itu berarti, kata dia, ada 95 persen hotel di Jakarta yang tidak melakukan menjadikan fasilitasnya untuk isoman. Itu sebabnya, mereka tidak menerima dampak positif dari kebijakan konversi tersebut. “Yang ikut isoman ya ada dampak positifnya, tapi persentase hotel yang ikut isoman kan kurang dari 5 persen dari seluruh hotel di Jakarta. Jadi, bagi hotel lain tetap lesu selama PPKM,” kata Sutrisno saat dihubungi Republika, Jumat (23/7).

Sutrisno mengatakan, kebijakan PPKM yang diberlakukan di Jawa-Bali telah berdampak pada penurunan tingkat hunian kamar, khususnya di hotel-hotel non-program karantina. Diperkirakan terjadi penurunan tingkat hunian kamar rata-rata lima hingga 10 persen. 

Dalam kondisi sulit seperti sekarang, dia meminta para pelaku bisnis perhotelan untuk terus berinovasi. Misalnya, dia menambahkan, dengan menyiapkan paket-paket staycation keluarga, juga paket-paket menginap di hotel dengan mengedepankan aspek kesehatan sebagai nilai jual.

“Kami dari PHRI juga meminta pemerintah memberikan berbagai kelonggaran untuk sektor perhotelan. Karena, kalau keadaannya begini terus, dua atau tiga pekan ke depan kemungkinan banyak hotel yang tutup,” ujar Sutrisno.

 
Ketika PPKM diterapkan, terjadi berbagai pembatalan pesanan, baik kamar maupun kegiatan yang sudah terencana dan terjadwal sebelumnya.
SUTRISNO IWANTONO, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta 
 
 

 

 

Sentuhan Indonesia di Negeri Kangguru

photo
Waterfall by Crown Group - (Dok Crown Group)

Diakui atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas area publik melalui keunggulan desain arsitektur atau perkotaan, Waterfall by Crown Group yang dirancang oleh SJB dianugerahi City of Sydney Lord Mayor Prize di NSW Architecture Awards 2021 yang diumumkan baru-baru ini di Sydney.

Tahun ini, ada lima proyek yang terpilih untuk Penghargaan oleh Graeme Jarn, Direktur Perencanaan Kota, Pengembangan & Transportasi Kota Sydney.

Waterfall by Crown Group adalah pengembangan hunian senilai Rp 4 triliun yang terdiri dari 331 unit apartemen yang dibangun di empat menara hunian. Keempat menara ini, saling terhubung dengan menara pahatan setinggi 22 lantai yang elegan yang terlihat secara introspektif di penghijauan alami botani tropis yang luar biasa dan taman air yang tenang.

Menara hunian ini terinspirasi oleh lebatnya hutan hujan tropis di Kalimantan dan resor khas Bali. Waterfall by Crown Group adalah mahakarya desain dari praktik arsitektur pemenang penghargaan yang kreatif, SJB dan menghadirkan nuansa hijau yang menyegarkan ke lanskap perkotaan di mana ia berada.

Sentuhan “Indonesia” tersebut merupakan daya tarik utama bukan hanya untuk pasar Indonesia tetapi juga pasar domestik Australia atas menara hunian yang dikenal sebagai “The Greenest High-rise Residential Complex in Waterloo, Sydney.

CEO sekaligus Founder Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan, inti dari pembangunan air terjun buatan manusia setinggi 22 meter ini, mencirikan karakter seperti oasis dari kawasan tersebut. Termasuk juga membantu menciptakan suasana yang tenang dan damai.

Menambah suasana indah adalah taman tropis yang rimbun, kolam laguna, dan kanopi bambu yang luar biasa yang berfungsi sebagai pintu masuk sensorik yang ramah ke dalam pengembangan hunian.

Walikota Clover Moore dalam sambutannya mengungkapkan, air terjun setinggi sembilan lantai, trotoar umum yang dibangun di sekitar pohon ara dewasa, dan perpanjangan area pembangunan ke Taman Rope Walk merupakan tiga alasan mengapa Waterfall by Crown Group menjadi tambahan yang bagus untuk kawasan Waterloo.


×