Petugas keamanan memeriksa syarat bagi pasien Covid-19 yang akan menjalani perawatan di Asrama Haji Pondok Gede yang mulai dioperasikan sebagai rumah sakit darurat Covid-19 di Jakarta, Ahad (11/7/2021). Data terakhir mencatat persentase tempat tidur yang | Prayogi/Republika.

Nasional

15 Jul 2021, 03:45 WIB

Wagub: BOR di Jakarta Capai 94 Persen

Data terakhir mencatat persentase tempat tidur yang digunakan sudah melebihi 90 persen.

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur isolasi maupun ruang ICU bagi pasien Covid-19 di Ibu Kota hampir penuh. Ariza menyebut, data terakhir mencatat persentase tempat tidur yang digunakan sudah melebihi 90 persen.

“Ini kalau lihat data, tempat tidurnya sudah (terisi) mencapai 91 persen, ruang ICU sudah mencapai 94 persen. Ini angkanya sudah tinggi sekali rata-ratanya,” kata Ariza saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan, Rabu (14/7).

Ariza menuturkan, pemerintah pun terus berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Mulai dari menambah rumah sakit rujukan bagi pasien yang terpapar virus Covid, jumlah tenaga kesehatan, obat-obatan, tempat tidur, hingga tabung oksigen.

Namun, menurut dia, semua hal ini akan menjadi sia-sia jika tidak mendapat dukungan masyarakat, yakni disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Betapa pun baiknya, cepatnya, pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas, semua tidak ada artinya kalau tidak didukung oleh masyarakat,” ujar dia.

photo
Seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan, tidur di ruang isolasi di Rumah Sakit Darurat Pangkalan Marinir Jakarta, Sabtu (10/7/2021). Rumah sakit darurat yang telah beroperasi sekitar tiga minggu ini mampu menampung 500 pasien dari militer maupun umum yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan yang merupakan rujukan dari RSAL Mintohardjo Jakarta akibat tingginya tingkat penularan Covid-19. - (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Ariza berharap, dalam waktu dekat akan ada penambahan lagi ribuan nakes dan ribuan tempat tidur yang akan disiapakan. “Sekali lagi mohon dukungan semua warga untuk disiplin, patuh, taat menjalankan protokol kesehatan, melaksanakan PPKM Darurat,” ujar dia.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera mengikuti program vaksinasi yang dilakukan di berbagai lokasi di Jakarta. Sebab, kata Ariza, saat ini pemberian vaksin tidak lagi dibatasi domisili dan usia. Ariza pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Sementara, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di masing-masing daerah untuk menambah jumlah tempat tidur bagi pasien covid-19 supaya persentase tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) bisa menurun.

"Salah satu indikator sebuah daerah terkena kebijakan PPKM Darurat adalah persentase BOR yang tinggi. Karena itu kita minta RSUD untuk menambah jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 agar BOR-nya kembali turun," kata Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy, saat meninjau kesiapan RSUD Padang Panjang dalam pelaksanaan PPKM Darurat, Rabu (14/7).

photo
Pekerja membersihkan kamar di Asrama Haji Tabing, Padang, Sumatra Barat, Jumat (8/7/2021). Pemkot Padang menyiapkan tempat karantina baru pasien Covid-19 setelah lonjakan kasus sepekan terakhir, salah satunya di Asrama Haji Tabing Padang. - (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Wagub Sumbar mengatakan untuk RSUD di Padang Panjang BOR-nya sudah di atas 90 persen. Hal itu disebabkan Padang Panjang merupakan daerah perlintasan sehingga pasien yang masuk banyak berasal dari luar daerah.

Tetapi dengan kebijakan penambahan tempat tidur bagi pasien Covid-19 diharapkan BOR di Padang Panjang turun sehingga bisa lepas dari penerapan PPKM Darurat pada 20 Juli 2021. Selain tingkat keterisian tempat tidur di RSUD, Audy juga meninjau kesiapan ketersediaan oksigen di masing-masing rumah sakit.

Ia menyebut saat ini untuk pengiriman oksigen liquid dari Jawa sudah mulai dibatasi. Karena itu, pasokan oksigen untuk Sumbar akan bergantung ke Riau. "Di sini ada enam supplier oksigen namun untuk langkah antisipasi kita juga akan berkoordinasi dengan pemasok di Riau," ucap Audy.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran mengatakan, pihaknya akan menerapkan semaksimal mungkin asesmen yang diberikan oleh Pemprov Sumbar agar daerah itu bisa lepas dari PPKM Darurat. "BOR tadi sudah ada solusi. Kita juga akan tingkatkan capaian vaksinasi agar Padang Panjang bisa secepatnya lepas dari PPKM Darurat," katanya.


×