Belanja daring (ilustrasi) | Pixabay
10 Jun 2021, 15:00 WIB

Kian Cerdas dan Mudah Bertransaksi Daring

Belanja, berdonasi, dan berinvestasi kini bisa dilakukan lewat lokapasar.

Akhir-akhir ini ramai beredar video viral mengenai konsumen lokapasar (e-commerce) yang menolak membayar paket yang dibeli dengan pilihan Bayar di Tempat (Cash on Delivery). Penyebabnya, barang yang datang dianggap tak sesuai dengan pesanan, kemudian meluapkan kekesalannya kepada kurir.

Menanggapi ini, lokapasar Shopee mengatakan, pihaknya berkomitmen mendengarkan masukan pengguna dan memastikan keamanan seluruh metode pembayaran, termasuk COD. “Sebagai aksi preventifnya, tim kami secara rutin selalu mengedukasi pengguna mengenai bagaimana cara melakukan pembelian menggunakan COD” kata Kepala Kebijakan Publik Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo.

Dalam situs resminya, Shopee menyediakan halaman khusus berisi penjelasan cara belanja menggunakan metode Bayar di Tempat, termasuk aturan bahwa pembeli harus membayar ke kurir sebelum menerima atau membuka paket.

Selain itu, pembeli yang menolak membayar atau tidak ada di tempat saat kurir mengirim paket dua kali dalam 60 hari akan diblokir dari sistem pembayaran COD. “Harapannya, dengan berbagai upaya yang telah kami lakukan, semakin banyak pengguna yang teredukasi dan dapat berbelanja onlinedengan aman dan nyaman,” kata Radityo.

Terkait

External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, lokapasar Tokopedia menghadirkan fitur Bayar di Tempat untuk mempermudah pengalaman lebih banyak masyarakat dalam bertransaksi daring.

Menurut Ekhel, fitur ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat bisa merasakan kemudahan bertransaksi daring. “Ini sekaligus menjaga kelangsungan bisnis para pegiat usaha di Indonesia terutama di tengah pandemi,” kata Ekhel.

Saat ini boleh dibilang lokapasar kian kreatif menawarkan berbagai kemudahan transaksi di dunia maya. Bahkan tidak hanya urusan berbelanja, mereka juga menyiapkan kemudahan untuk berdonasi lewat dunia maya.

Langkah itu pula yang ditempuh OVO yang menggaungkan kampanye dan inspirasi #RaihIkhlas yang menyediakan fitur-fitur layanannya, seperti pembayaran digital termasuk juga fitur donasi, OVO Proteksi, dan OVO Invest.

Platform pembayaran digital dan layanan keuangan ini berupaya mendukung masyarakat pada saat ini melalui kemudahan solusi pembayaran, investasi, dan asuransi digital. “Ini termasuk juga kemampuan untuk menyalurkan sedekah secara online,” kata Harumi Supit, Head of Corporate Communication OVO.

Fitur Asisten Belanja

Layanan kemudahan bertransaksi daring juga ditawarkan oleh GoMart. Layanan belanja daring di aplikasi Gojek kini semakin lengkap dengan perluasan layanan dan fitur yang dihadirkan untuk terus menjadi andalan masyarakat. 

GoMart saat ini tampil dengan berbagai peningkatan layanan yang semakin mempermudah hidup masyarakat di masa pandemi. Hal ini dapat terlihat dari penambahan pilihan toko atau merchant serta produk terutama makanan hewani dan nabati segar dan berkualitas.

Selain itu, terdapat pula perluasan jangkauan layanan ke berbagai kota besar di Indonesia. Hal lainnya terdapat peningkatan kualitas layanan dengan menghadirkan asisten belanja berpengalaman Emak Jago dan pembaruan fitur.

Kehadiran Emak Jago inilah yang siap membantu pelanggan memastikan kesegaran dan kualitas terbaik dari bahan makanan, terutama produk segar merupakan bukti keseriusan GoMart dalam menjawab tantangan yang dihadapi pengguna. Asisten belanja Emak Jago juga telah dilengkapi dengan pelatihan yang memadai untuk melayani kebutuhan belanja mulai dari menerima pesanan hingga memilih bahan segar di supermarket dan //hypermarket// yang menjadi merchant GoMart.

Selain itu, GoMart melakukan pembaruan stok harian yang hingga empat kali secara otomatis di aplikasi pelanggan. Dengan fitur ini, pelanggan bisa langsung mengetahui saat produk yang ingin dibeli habis atau tidak tersedia di toko yang dituju.

Head of Groceries Gojek, Tarun Agarwal, mengatakan, sejak diluncurkan kembali pada 2019 lalu, lewat kerja sama dengan Alfa Group, GoMart telah menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama pandemi, kami melihat pergeseran perilaku masyarakat dalam berbelanja groceries secara online menjadi lebih reguler, di mana mereka semakin mengandalkan layanan GoMart.Untuk merespons perubahan perilaku ter sebut, kami secara bertahap berevolusi mengembangkan dan memperluas layanan serta fitur, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan belanja mingguannya secara online,” kata dia. 

 

 

Lokapasar kian kreatif menawarkan berbagai kemudahan transaksi di dunia maya.

 

Jika Memilih Belanja dengan COD

photo
Belanja daring - (Pixabay)

Konsumen yang berbelanja dan memilih Bayar di Tempat (COD) sebagai metode transaksi harus mematuhi aturan-aturan.Apa sajakah?

1. Pahami dulu aturan yang ditetapkan

Misalnya, hanya mendapat pesanan bila sudah menyelesaikan pembayaran kepada kurir.

2. Ada biaya tersendiri

Pembayaran menggunakan metode COD biasanya dikenakan biaya dua persen dari total traksaksi.

3. Produk tertentu

Pembayaran menggunakan metode COD saat ini hanya berlaku untuk produk tertentu yang bertanda khusus, diberikan oleh //seller// pilihan, serta wilayah pengiriman tertentu.

4. Ada kesepakatan dengan penjual jika produk tak sesuai

Barang juga bisa dikembalikan bila ada kesepakatan dengan penjual. Pengguna bisa memilih alasan pengembalian sesuai kondisi, tapi disarankan untuk menghubungi penjual lewat fitur chat dan pastikan pesanan masih dalam masa garansi.

5. Ada bukti

Konsumen harus memiliki bukti kuat dalam mengajukan pengembalian. Konsumen tidak bisa mengembalikan barang dengan alasan berubah pikiran atau tidak lagi tertarik, kecuali bila ada kesepakatan dengan penjual. Penjual bisa menolak permintaan pengembalian bila penjual punya alasan yang kuat.

6. Tidak protes pada kurir

Jika ada masalah dengan produk yang dikirimkan, konsumen diarahkan untuk mengajukan komplain pada penjual, bukan pada kurir. Sesuai deskripsi kerja, kurir hanya bertugas untuk mengantarkan barang. (antara)

Akomodasi Tingginya Minat Belanja

Dengan pertumbuhan kelas menengah yang dinamis, permintaan akan barang kebutuhan sehari-hari, terus meningkat pesat. Tahun ini, Taiwan Trade Mission to Indonesia yang digelar pada 8 juni 2021, menghadirkan 18 delegasi dari industri yang berorientasi pada konsumen. 

Ajang ini hadir untuk untuk menyediakan produk berkualitas tinggi yang membantu mitra bisnis Indonesia untuk dapat memenuhi permintaan tersebut.

Menurut Director of aiwan Trade Center Jakarta, Tony Lin, salah satu jenis produk bisnis yang bisa didapatkan dalam Taiwan Trade Mission to Indonesia kali ini adalah bubble tea. “Bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis minuman yang tengah menjadi tren ini, delegasi perwakilan perusahaan Taiwan, seperti Creation Food dan Sun Foods dapat menyediakan berbagai jenis bahan minuman dan pilihan rasa yang bisa menjadi pilihan tepat dalam bermitra di tahun ini,” ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima Republika, Kamis (10/6).

Selain itu, Lin melanjutkan, delegasi dari merek barang konsumen terkemuka Taiwan, KNH Enterprise dan Mao Bao, juga hadir menyediakan produk-produk berkualitas lainnya, seperti serbet non-anyaman, popok, dan deterjen antibakteri. Perusahaan-perusahaan ini memberikan peluang besar bagi peritel Indonesia untuk dapat memberikan ragam pilihan produk terbaru dan memperkaya lini produknya.

Taiwan Trade Mission tahun ini juga memiliki delegasi dari perusahaan yang memasok produk bayi, seperti perlengkapan makan bayi, kereta dorong bayi, dan tas ramah lingkungan untuk ibu dan bayi. Ajang kali ini juga memberikan kesempatan bagi perusahaan -perusahaan di Tanah Air untuk berinteraksi dengan banyak pemasok produk konsumen Taiwan yang bisa menjadi pilihan mitra di masa depan. 

 
Salah satu tren minuman yang tengah naik daun saat ini, ada bubble tea
TONY LIN, Director of aiwan Trade Center Jakarta.
 
 

 


×